Tag Archive : Berita MTsN Gresik

Songsong HSN 2020 MTs Negeri Gresik Gelar Lomba Kaligrafi
Songsong HSN 2020 MTs Negeri Gresik Gelar Lomba Kaligrafi

Songsong HSN 2020 MTs Negeri Gresik Gelar Lomba Kaligrafi

Gresik (MTsN Gresik) – menyongsong peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tanggal 22 Oktober 2020, Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menggelar aneka perlombaan. Dua kategori Perlombaan yang diadakan bersifat Daring (dalam jaringan) dan Luring (luar jaringan). Lomba yang bersifat Daring adalah Pildacil dan yang bersifat Luring adalah Kaligrafi.

Kaligrafi bukan sesuatu yang asing lagi, kaligrafi sudah familiar, terlebih di lingkungan Madrasah. Kaligrafi merupakan salah satu ilmu seni menulis dengan indah dan menarik. Kaligrafi adalah tulisan khat Arab yang mendapat sentuhan seni hingga melahirkan tulisan lebih indah dan enak di pandang mata.

Seperti saat ini, sedang berlangsung lomba Kaligrafi. Peserta dari perwakilan tiap-tiap kelas datang ke madrasah dengan membawa peralatan yang dibutuhkan untuk mengikuti lomba kaligrafi. Sabtu, (17/10).

Terbagi dalam dua ruang kelas, peserta lomba Kaligrafi menampilkan karya terbaiknya. Mereka berlomba-lomba untuk menulis Kaligrafi dengan tema yang sudah di tentukan oleh panitia.

Moh. Ayisyudin selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwasanya untuk lomba Kaligrafi, peserta harus menuliskan tema yang sudah di tentukan. Tema-tema tersebut di ambilkan dari kata-kata mutiara berbahasa Arab. Jadi, peserta tinggal membuat tulisannya seindah mungkin dengan menggunakan khat bebas.

Teknik penilaian dalam lomba Kaligrafi tersebut adalah; kebenaran bacaan dan tulisan, kekayaan imajinasi (kreativitas), tata warna (komposisi warna), kebersihan dan kerapian.

Vera, perwakilan kelas 9F mengaku sangat senang dengan menulis Kaligrafi. Dia mengaku tidak hanya kali ini mengikuti lomba Kaligrafi untuk perwakilan kelas. “Yang penting happy pak.” Katanya.

Begitu juga dengan peserta lainnya, terlihat mereka begitu sangat menikmati goresan tintanya di atas kertas A3. Dengan di bubuhi degradasi dan komposisi warna menambah keindahan tulisan.

Waka Kesiswaan, Ibu Lucky menambahkan, lomba kaligrafi ini diadakan selain meramaikan Peringatan Hari Santri Nasional, juga untuk menyaring atau menseleksi bakat peserta didik dalam bidang seni kaligrafi. Nantinya akan di ikutkan dalam perlombaan tingkat Kabupaten bisa maupun Provinsi. Bibit-bibit baru dalam bidang kaligrafi nantinya akan di bina lebih lanjut.

Lomba kaligrafi yang berlangsung di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19. (Abd)

Bimtek Guru Akidah Akhlak MTsN Gresik Jadi Titik Koneksi
Bimtek Guru Akidah Akhlak MTsN Gresik Jadi Titik Koneksi

Bimtek Guru Akidah Akhlak MTsN Gresik Jadi Titik Koneksi

Kab. Gresik (MTsN Gresik) – Memasuki hari kedua pelaksanaan kegiatan Bimtek Implementasi Pembelajaran berdasarkan Kurikulum (KMA 183-184) dan Implementasi E-Learning jenjang MTs (Pembelajaran Akidah Akhlak) yang berlangsung di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik terlihat peserta masih antusias dan aktif.

Kamis,(15/10) Kegiatan Bimtek ini diselenggarakan oleh direktorat KSKK Kementerian Agama RI yang dilaksanakan secara serentak untuk zona Jawa Timur, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Banten dan Bali. Untuk titik koneksi MTs Negeri Gresik bimtek mapel Akidah Akhlak jenjang madrasah Tsanawiyah diikuti oleh guru Akidah Akhlak Se-KKM 01 wilayah Gresik Selatan (Duduksampeyan, Benjeng, Cerme, Balungpanggang, Menganti, Kedamean, dan Driyorejo).
Sesuai jadwal, selama dua hari peserta mendapatkan materi yang disajikan secara virtual dengan menggunakan aplikasi Zoom meeting. Hari pertama materi yang disampaikan adalah; Revolusi Pembelajaran di Madrasah, Teknik Mendesain Adaptasi Kurikulum Akidah Akhlak MTs pada masa darurat, Perencanaan Penilaian mata pelajaran Akidah Akhlak MTs pada masa darurat maupun normal, Esesnsi KI/KD dalam KMA 183 mata pelajaran Akidah Akhlak MTs, Pendekatan Pembelajaran Abad 21 dalam Pembelajaran PAI.

Sedangkan materi yang disampaikan di hari kedua meliputi; Menerjemahkan kelenturan KMA 183 dalam membuka ruang kreasi dan inovasi guru dalam melayani keberagaman bakat dan minat siswa, Teknik mendesain perencanaan pembelajaran mata pelajaran Akidah Akhlak MTs (pembelajaran jarak jauh berbasis E-Learning), Mengoperasikan LMS E-Learning Madrasah, dan strategi melahirkan keunggulan madrasah pada KMA 184 dan 183 tahun 2019.
Moh. Mushofan selaku Waka bidang Kurikulum menjelaskan bahwasanya kegiatan Bimtek ini sangat bermanfaat bagi guru mapel Akidah Akhlak. Mengingat materi yang disampaikan berkaitan dengan kondisi sekarang yakni penerapan dan desain pembelajaran jarak jauh berdasarkan KMA 183-184.

“Meskipun pembelajaran berlangsung di masa darurat (pandemic), guru tetap dituntut untuk bisa menyajikan pembelajaran dengan berbagai macam metode terbaru dan strategi dan menyenangkan. Dengan demikian lima unsur konten dalam pembelajaran bisa tersampaikan sebagaimana yang di sampaikan dalam materi bimtek yaitu; mengajar tepat sasaran, materi tersampaikan, kompetensi terlampaui, pembelajaran tuntas, dan kepuasan bathin (bahagia).” Terang Mushofan.

Fahimul Ilmi, salah satu peserta Bimtek mengungkapkan bahwasanya kegiatan ini sangat bagus dan positif. Meskipun di laksanakan secara Zoom meeting, akan tetapi materi yang diberikan bisa di tangkap dan dipahami. Dan yang paling seru adalah penerapan desan pembelajaran jarak jauh. Guru harus bisa menciptakan kreatifitas dan inovatif dengan penggunaan berbagi macam aplikasi atau media pembelajaran, khususnya guru mapel Akidah Akhlak.
Kegiatan bimtek ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. (abd)

Penyemprotan Desinfektan di MTs Negeri Gresik oleh BPBD Kabupaten Gresik
Penyemprotan Desinfektan di MTs Negeri Gresik oleh BPBD Kabupaten Gresik

Penyemprotan Desinfektan di MTs Negeri Gresik oleh BPBD Kabupaten Gresik

Kab. Gresik (MTsN Gresik) sebuah upaya dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap covid-19 terus dilaksanakan oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik. Salah satunya dilakukan penyemprotan desinfektan menyeluruh di lingkungan madrasah.

Meskipun KBM tatap muka di liburkan di madrasah, tetapi kondisi di lingkungan madrasah tidak sepi. Ada beberapa guru dan karyawan yang piket setiap harinya. Hari ini, Senin, (13/04) ada kegiatan yang dilakukan di madrasah yaitu penyemprotan desinfektan.

Kali ini, petugas penyemprotan dari Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik. “Terima kasih atas perhatian dan bantuannya. Semoga kita semua sehat, senantiasa di bawah lindunganNya. Demikan pula semoga pandemi covid-19 segera berakhir.” Ungkap Dhoni Fakhruddin, Waka bidang Sarpras.

Penyemprotan dilakukan secara menyeluruh di lingkungan madrasah diantaranya di ruang kelas, kamar mandi, ruang guru, perpustakaan, tempat parkir serta seluruh ruangan yang ada di lingkungan madrasah.

Ahmad Jamil, selaku kepala madrasah sangat mengapresiasi pelaksanaan penyemprotan desinfektan yang dilakukan oleh tim dari BPBD Kabupaten Gresik. “Semoga kegiatan ini dapat mencegah penularan virus Corona-19. Dan lingkungan MTs Negeri Gresik aman dari wabah Covid-19.” Ungkap Ahmad Jamil.

MTs Negeri Gresik Adakan Pembinaan Pengembangan Pembelajaran dan Penilaian Hasil Belajar
MTs Negeri Gresik Adakan Pembinaan Pengembangan Pembelajaran dan Penilaian Hasil Belajar

MTs Negeri Gresik Adakan Pembinaan Pengembangan Pembelajaran dan Penilaian Hasil Belajar

Untuk memberi pemahaman kepada guru di MTs Negeri Gresik tentang perubahan perangkat pembelajaran (RPP), maka diselanggarakan kegiatan MGMP dengan topik “Pembinaan tentang SK Dirjen Pendis No. 5164, 5163, dan 5162 tahun 2018 tentang RPP, Pengembangan Pembelajaran dan Penilaian Hasil Belajar. Kegiatan ini menghadirkan Pengawas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik Akhamd Yahya. Pembinaan berlangsung di Gedung Pendidikan Islam (GPI) dengan diikuti oleh seluruh dewan guru baik ASN maupun Honorer. Jum’at, (20/03)

Dalam pembinaan tersebut, Akhmad Yahya memberikan penjelasan dan arahan tentang perubahan perangkat pembelajaran yang semula dibuat beberapa lembar oleh guru menjadi satu lembar. Beliau menjelaskan, mengapa RPP sekarang dibuat menjadi satu lembar

Pertama; pembelajaran efektif dan efesien. Artinya dengan membuat RPP satu lembar guru semakin mudah untuk melakukan proses pembelajaran. Kemudian komponen apa saja yang ada di RPP satu lembar itu? Beliau menjelaskan bahwsanya di RPP satu lembar hanya tertulis – selain identitas instansi – terdapat empat komponen yaitu; Kompetensi Dasar (KD), Tujuan Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran (KBM), dan Penilaian. Keempat komponen tersebut yang muncul di format RPP satu lembar.

Kedua; guru kosentrasi pada pembelajaran. Artinya semakin sedikit RPP yang dibuat maka guru akan lebih fokus banyak di kegiatan pembelajaran bersama peserta didik. Karena selama ini guru disibukkan dengan RPP yang begitu banyak halamannya sehingga waktu untuk menyampaikan materi kurang maksimal. Karena esensi dari RPP adalah bagaiamana rencana yang dibuat itu bisa terlaksana dengan maksimal dengan menggunakan langkah-langkah pembelajaran yang efektif dan efesien.

Ketiga; pembelajaran substantif, tidak administratif. Hal ini yang menjadi target oleh Nadim Makarim Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagai upaya agar guru tidak fokus pada administrasi pembelajaran. Intensitas guru di sekolah seharusnya lebih banyak bersama peserta didik, bukan sibuk dengan administrasi. Oleh karenanya, RPP dibuat satu lembar adalah untuk harmonisasi tugas guru dan kewajiban peserta didik bisa berjalan dengan baik. Materi tersampaikan dan munculnya karakter peserta didik dari hasil pembelajaran yang dialami.

Pada intinya, seorang guru harus siap menerima segala perubahan. Perlu adanya sikap yang arif dan bijaksana dalam menghadapi segala hal. Karena perubahan pasti ada disetiap saat. Perhatian dan bimbingan bagi peserta didik harus diutamakan dari yang lainnya. Agar peserta didik memiliki karakter maka mari kita sebagai guru membangun jiwa dan bandanya dengan tetap fokus pada pembelajaran yang efektif efesien serta memberi tauladan yang baik. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW. yang di utus oleh Allah SWT. kepada umatya dengan membawa dua karakter yaitu Profesional dan Integritas dengan diberikan empat sifat Shidiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh. Itulah fungsi dan peranan pendidik. (abd)

Pembelajaran Daring di MTs Negeri Gresik Berjalan Mulus
Pembelajaran Daring di MTs Negeri Gresik Berjalan Mulus

Pembelajaran Daring di MTs Negeri Gresik Berjalan Mulus

Dalam kegiatan pembelajaran ada metode yang harus digunakan dan dikuasai oleh guru. Penggunaan metode dimaksudkan untuk menentukan langkah-langkah dan mempermudah pembelajaran yang berlangsung serta menghasilkan output yang sesuai dengan kompetensi dasar di tiap-tiap mata pelajaran bagi peserta didik.

Pembelajaran bisa dilakukan dengan menggunakan metode langsung artinya pendidik (guru) dan pembelajar (peserta didik) berada di satu tempat secara bersamaan. Akan tetapi pembelajaran juga bisa dilaksanakan dengan menggunakan metode daring (online) di mana pendidik (guru) dan pembelajar (peserta didik) tidak berada di satu tempat. Mereka bertemu di dunia maya (online) dengan menggunakan aplikasi yang bisa menghubungkan keduanya dalam kegiatan pembelajaran (KBM).

Karena situasi yang tidak memungkinkan bagi guru dan peserta didik untuk melaksanakan kegiatan belajar sebagaiamana bisanya. Kegiatan pembelajaran bisa dilaksanakan dengan menggunakan metode daring (online). Hal itu sebagaimana surat edaran dari Pemerintah melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik untuk melaksanakan KBM daring karena adanya virus Corona (Covid-19) yang berkembang saat ini. Sehingga hal itu, untuk pencegahannya lembaga pendidikan harus mengalihkan pembelajaran dengan cara daring (online).

Karena kondisi tersebut, Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik melaksanakan kegiatan pembelajaran (KBM) daring (online). KBM daring sudah dilaksanakn mulai hari Rabu, (18/03) sampai dua pekan ke depan.

Dalam teknisnya, sebagaimana yang dijelaskan oleh Wakil kepala bagian Kurikulum, Muhammad Zainuri, KBM tetap dilaksanakan seperti biasa. Guru memberikan materi kepada peserta didik sesuai jam pelajaran. KBM tetap berlangsung selama 10 jam di mulai pukul 7.15-14.55.

Media yang dipakai untuk penyampaian materi kepada peserta didik adalah aplikasi Google Form. Dari hasil workshop pembuatan Google Form hari Senin, (16/03) guru sudah bisa menguasai dan menggunakannya.

Kamis, (20/03) adalah hari kedua bagi MTs Negeri Gresik melaksanakan KBM daring. Sesuai jam pelajaran, guru mengirimkan tugas kepada peserta didik yang berada di rumah. Peserta didik diharuskan untuk online untuk menerima tugas dari bapak dan ibu guru. Beragam tugas yang diberikan kepada peserta didik. Ada yang hanya memberikan materi, soal-soal, dan ada juga yang memberikan keduanya materi dan soal.

Untuk pengiriman materi mata pelajaran, wali kelas memasukan nomor WA guru mapel ke group kelas, selanjutnya menunggu jam pelajaran guru mapel akan mengirimkan materi melalui link (google form) peserta didik membuka dan mengerjakan.

Tutuk Maziyatum M, guru mata pelajaran IPA sekaligus wali kelas 8 mengaku sangat terbantu dengan aplikasi Google Form sebagai media untuk kegiatan belajar daring. (online). “Setelah membuat materi dan soal-soal langsung bisa di share ke anak-anak link-nya. Akan tetapi setelah dipelajari dan dipraktekkan ternyata ada beberapa kelemahan. Yang paling krusial adalah paket data, jaringan, dan sinyal bagi keduanya baik guru maupun peserta didik. Karena yang namanya Online ya data dan jaringan harus lancar”. Ungkapnya.

“Dari aplikasi Google Form ini, saya  bisa melihat anak-anak baik yang sudah mengerjakan maupun belum. Di tampilan Google Form ada fitur Questions dan Responses. Terkait tugas mengerjakan soal, saya bisa memantau langsung dari fitur Questions. Dari beberapa soal yang dimunculkan akan ketahuan jawaban dari setiap anak. Ini sangat bagus buat penilaian. Sedangkan untuk mengetahui seberapa banyak peserta didik yang sudah mengerjakan soal, bisa di lihat di fitur Responses. Identitas peserta didik akan muncul langsung dan seterusnya. Ini luar biasa.” Ungkap Fahimul Ilmi guru mapel Akidah Akhlak.

Muhammad Zainuri, merasa bersyukur atas apa yang sudah dilakukan oleh bapak ibu guru. “Hari ini kita sudah belajar sekaligus menjadi user pembelajaran daring (online). Hal ini merupakan perkembangan di bidang kompetensi SDM bagi guru di MTs Negeri Gresik.” terang Zainuri. “Semoga ke depan bisa lebih baik lagi. Ungkapnya.” Tambah Dia. (abd)

Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Monev Pelaksanaan UAMBN-BK di MTs Negeri Gresik
Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Monev Pelaksanaan UAMBN-BK di MTs Negeri Gresik

Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Monev Pelaksanaan UAMBN-BK di MTs Negeri Gresik

(MTsN Gresik) Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik Moh. Qoyyim pada hari Senin tanggal 16 Maret 2020 melaksanakan monitoring dan evaluasi terkait pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional-Berbasis Komputer (UAMBN-BK) tahun pelajaran 2019/2020 di MTs Negeri Gresik.

Dalam kesempatan itu, Kasi Bimas yang menjabat Plt Kepala Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik mengatakan, monitoring dan evaluasi dilaksanakan untuk memastikan pelaksanaan UAMBN-BK tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) berjalan kondusif, lancar dan tidak terkendala, sebab pelaksanaan UAMBN-BK itu merupakan salah satu dasar dalam penentuan kelulusan siswa. Oleh karenanya semua persiapan harus benar-benar maksimal.

Terkait pelaksanaan UAMBN-BK tahun pelajaran 2019/2020 di MTs Negeri Gresik, kepala MTs Negeri Gresik menyampaikan bahwa pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional-Berbasis Komputer (UAMBN-BK) tahun pelajaran 2019/2020 di MTs Negeri Gresik diikuti 310 peserta yang terbagi dalam 3 sesi dengan menggunakan 3 lab. Pada sesi pertama di mulai pada pukul 7.15 s.d 9.15, sesi dua di mulia pukul 10.15 s.d 12.15, dan sesi tiga di mulai pukul 12.55 s.d 14.55. untuk mata pelajaran UAMBN-BK hari pertama Al-Qur’an Hadits, hari kedua Fiqih, dan hari ketiga SKI.

Selain itu, Moh. Qoyyim juga menyampaikan bahwa UAMBN-BK merupakan hajat Nasional, sehingga harus benar-benar dipersiapkan secara maksimal dengan harapan nilai siswa dapat lebih baik lagi dalam pelaksanaan UAMBN-BK ini, ujarnya. Ditambahkannya, agar pelaksanaan UAMBN-BK bisa berlangsung sukses tanpa kendala hingga pelaksaan UAMBN-BK selesai pada Rabu 18 maret 2020 dipastikan baik pada jaringan internet dan listrik PLN semuanya aman dan tidak ada gangguan, bahkan untuk memastikan jaringan listrik aman telah disediakan satu unit genset sebagai antisipasi apabila terjadi listrik PLN padam.

Dari hasil monitoring dan evaluasi Plt Kepala Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik Moh. Qoyyim, menyampaikan bahwa pelaksanaan UAMBN-BK  di MTs Negeri Gresik tidak ada kendala, beliau bangga karena sarana PC atau Laptop yang disediakan cukup memadai terbukti setiap siswa memegang satu komputer, beliau juga berdo’a untuk para peserta ujian semoga seluruh siswa bisa mengikuti UAMBN-BK sampai selesai dan berhasil meraih nilai maksimal sehinga semua siswa dapat lulus ujian.

“Terkait dengan virus Corono (Covid-19) madrasah mengambil langkah sebagai bentuk pencegahan bagi peserta didik kelas 9 yang sedang melaksanakan UAMBN-BK dengan cara mencuci tangan sebelum masuk ke madrasah dan pulang dari madrasah.” Ungkap Moh. Zainuri.

Ahmad Jamil, kepala MTs Negeri Gresik saat mendampingi di ruang ujiian (Lab) menyampaikan ucapan terimakasih banyak atas kunjungan bapak Moh. Qoyyim selaku Plt. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik di MTs Negeri Gresik. Melihat langsung kondisi pelaksanaan UAMBN-BK, sehingga hasil dari kunjungannya bisa menjadi masukan untuk bahan evaluasi madrasah terhadap pelaksanaan UAMBN-BK ke depannya. (Abd)

MGMP: Workshop “Google Form” Sebagai Alternatif Pembelajaran Daring di MTs Negeri Gresik
MGMP: Workshop “Google Form” Sebagai Alternatif Pembelajaran Daring di MTs Negeri Gresik

MGMP: Workshop “Google Form” Sebagai Alternatif Pembelajaran Daring di MTs Negeri Gresik

(MTsN Gresik) dalam rangka menyiapkan pembelajaran Daring bagi peserta didik di MTs Negeri Gresik, Wakil Kepala bidang Kurikulum, Mohammad Zainuri menyelenggarakan Workshop pembuatan Google Form sebagai pembelajaran daring (online) bagi peserta didik selama dua minggu ke depan. Tujuan Pembuatan Google Form, menurutnya, adalah untuk menindaklanjuti dari surat edaran dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik dengan nomor: B.638/Kk.13.19.2/PP.00.03/2020 terkait penanggulangan bencana non Alam (Covid-19) yang fokus pada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berbasis daring (online). Hal itu dimaksud sebagai tindakan preventif terhadap virus Corona (Covid-19) yang berkembang saat ini. Peserta didik tetap belajar di rumah dengan mengikuti pembelajaran sebagaimana biasa akan tetapi metode yang digunakan menggunakan daring atau pembelajaran online.

Selasa, (17/03) berlangsung di ruang Lab. IPA, seluruh dewan guru mnegikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) pembuatan Google Form. Kegiatan workshop di pandu langsung oleh guru mapel TIK, bapak Hodri, Ahmad Azkia, dan Hendra Prasetya. Secara teknis, dalam prakteknya terkait akses Google Form di awali dengan membuat akun (Gmail). Guru yang belum memiliki akun harus membuat terlebih dahulu.
Sedangkan untuk penyusunannya, user (guru) tinggal mengikuti langkah-langkah yang sudah tersedia. Seperti membuat keterangan responden baik nama, kelas, nomor absen. Selanjutnya mengisi form dengan pertanyaan dan jawaban untuk soal bentuk pilihan ganda. Kemudian user tinggal mengatur teknis soal secara kondisional seperti skoring, token, apa yang boleh dilihat oleh responden (siswa), dan tidak lupa membuat linknya untuk bisa diakses oleh peserta didik nantinya.

Siti Nur Hamidah, guru IPA, mengaku awalnya agak rumit dengan beberapa langkah yang harus Ia ikuti. Tetapi setelah di pandu oleh Instruktur, bu Mida langsung bisa memahami dengan baik dan bisa membuat soal di aplikasi Google Form. “Ini sangat menarik dan cukup mudah penggunaannya”, ungkapnya.
Moh. Mushaffan, Waka Kesiswaan menambahkan, bahwasany effek dari munculnya virus Corona (Covid-19) selain berdampak Negatif, juga memunculkan sisi positif bagi kompetensi guru. “Melek IT, juga bisa dibilang ini sebuah inovasi dalam pembelajaran. Guru bisa membuat Google Form sebagai media pembelajaran online untuk peserta didik.” Katanya.

Selain itu, Kepala madrasah, Ahmad Jamil sangat mengapresiasi kegiatan MGMP kali ini. “Di samping guru bisa menggunakan aplikasi online Google Form, anak-anak tetap bisa belajar di rumah dengan materi yang dikirim melalui link. Anak-anak tinggal masuk linknya dan mempelajari materi serta mengerjakan soal-soal yang sudah ada.” Ungkapnya.

“Semoga peserta didik tetap berada di rumah dengan mengikuti KBM Online. Beliau berharap kepada seluruh dewan guru hususnya Wali kelas untuk selalu memotivasi dan mengingatkan agar anak-anak tidak keluyuran baik di siang maupun malam hari. Hal itu sebagai tindakan pencegahan terhadap virus Corona (Covid-19). Semoga Allah memberikan pertolongan pada kita semua, keluarga besar MTs Negeri Gresik.” Tambahnya (abd)

Cegah Covid-19, MTs Negeri Gresik Gelar Senam Cuci Tangan
Cegah Covid-19, MTs Negeri Gresik Gelar Senam Cuci Tangan

Cegah Covid-19, MTs Negeri Gresik Gelar Senam Cuci Tangan

(MTsN Gresik) “sehat itu mahal”, kalimat singkat terlontar dari wakil kepala bidang Kehumasan MTs Negeri Gresik bapak Santiaji sebelum pelaksanaan kegiatan senam bersama. Sekitar 1000 peserta didik Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menggelar senam cuci tangan di halaman madrasah. Jumat, (13/3).
Kegiatan senam cuci tangan Ini merupakan upaya sekolah mengedukasi para siswanya untuk hidup sehat termasuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19). Peserta didik melakukan senam gerakan cuci tangan sesuai anjuran WHO (world health organization).

Dengan dipandu langsung oleh Guru PenjasOrkes bapak Sutoyo, Taufiq, dan Doni F. peserta didik bersama dewan guru serta karyawan memeragakan cara mencuci tangan dari mulai telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, ujung jari, ibu jari.  Selain untuk memudahkan memahami cara mencuci tangan yang baik, kegiatan ini juga ditujukan untuk mengajak para peserta didik senantiasa menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Usai melaksanakan senam cuci tangan, dilanjutkan dengan mencuci tangan langsung menggunakan sabun dan air mengalir. Setelah itu, dengan arahan dari bapak Doni F. Peserta didik melakukan kerja bhakti bersama membersihkan lingkungan madrasah dengan didampingi oleh bapak ibu guru.

Nadia Ayu, merasa bangga karena madrasahnya aktif dalam kegiatan kebersihan. Menurutnya, kebersihan menjadi bagian terpenting dalam hidup apalagi sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.  “Kegiatan ini bermanfaat untuk saya. Selain menjadi pengetahuan kebersihan, juga mengantisipasi penyakit,” ungkapnya.  Menurut Nadia yang duduk di bangku kelas 9 B mengaku, telah membiasakan cuci tangan sebelum dan sesudah makan, juga ketika pulang berpergian.

Wakil kepala bidang Kesiswaan, Moh. Mushoffan menyampaikan, MTs Negeri Gresik adalah Madrasah Sehat dan Peduli Lingkungan. Dalam perjalanannya, MTs Negeri Gresik banyak menorehkan prestasi dibidang Kesehatan/UKS begitu juga Kader-kader-nya. Lomba Lingkungan Sekolah Sehat (L2SS) tingakt Provinsi pernah dijuarai oleh MTsN Gresik. Sehinggah daripada itu – sebagai wujud perilaku hidup sehat – Madrasah rutin menggelar senam cuci tangan. Kebiasaan tersebut menjadi bagian penting bagi murid ketika sebelum dan sudah makan khususnya.  “Ada kegiatan PHBS cuci tangan dan sebagainya. Kami pihak sekolah menanamkan pola tersebut, dengan menyediakan sabun dan air bersih yang selalu ada setiap saat. Kami gencar dalam kegiatan seperti ini untuk memberikan kebersihan dilingkungan sekolah yang nantinya bisa diterapkan di rumahnya masing-masing,” ungakp Moh. Mushoffan.

Selain itu, ibu Ummu Syaffaah selaku Pembina UKS berharap peserta didik menerapkannya tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumahnya masing-masing. “Harapannya pola hidup bersih di sekolah maupun di rumah itu menjadi kebutuhan mereka, sehingga menjadi kebiasaan,” tuturnya. (abd)

Yuk Melek Hukum Kejari Kab. Gresik Gelar Edukasi Hukum di MTs Negeri Gresik
Yuk Melek Hukum Kejari Kab. Gresik Gelar Edukasi Hukum di MTs Negeri Gresik

Yuk Melek Hukum Kejari Kab. Gresik Gelar Edukasi Hukum di MTs Negeri Gresik

Kab. Gresik (MTsN Gresik) –  bentuk inovasi yang digalakkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gresik adalah melakukan trip field ke sekolah-sekolah. Trip field ini dikenal dengan istilah “Jaksa Masuk Sekolah” (JMS). JMS adalah  program yang sifatnya rutin saat ini sedang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Gresik. Kedatangan Tim dari Kejaksaan Negeri didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik melalui Kasi PendMa bapak Moh. Nasim.

JMS penting dilaksanakan karena program JMS dianggap sangat signifikan terhadap sosialisasi ke sekolah-sekolah dan ini merupakan program Kejaksaan Agung RI dan jajaran korps Adhyaksa diseluruh wilayah Indonesia yang lahir berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor : 184/A/JA/11/2015 tanggal 18 November 2015 tentang Kejaksaan RI mencanangkan program Jaksa Masuk Sekolah.

Selain itu, Program JMS merupakan program pencegahan dan inovasi serta komitemen Kejaksaan RI dalam meningkatkan kesadaran hukum kepada warga negara khususnya masyarakat yang statusnya sebagai pelajar baik di tingkat Dasar, Menengah, dan Atas.

Rabu, (26/02) pada kesempatan ini Tim dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Gresik telah melaksanakan kegiataan JMS ke peserta didik MTs Negeri Gresik diikuti sekitar 360 peserta dari seluruh kelas 9 dan anggota pengurus OSIS. Adapun kegiatan JSM ini bertujuan untuk pembelajaran dan penyuluhan hukum kepada peserta didik agar mereka memahami tentang hukum dan hukuman.

Sebelum pelaksanaan sosialisasi, ketika berada di sela-sela waktu kunjungan berlangsung. Tim Adiwiyata bersama Tim Kejari dengan didampingi oleh Kasi PendMa bapak Moh. Nasim melakukan penanaman pohon di kawasan hutan juga pelepasan bibit ikan di kolam yang berada di belakang madrasah. Kegiatan penanaman pohon di lingkungan madrasah ini merupakan bentuk pembiasaan pelestarian terhadap lingkungan. Mengingat MTs Negeri Gresik telah menyandang Adiwiyata Mandiri. Sehingga dari pada itu, Tim Adiwiyata memiliki program “One Guest One Tree”  artinya ketika ada tamu khusus berkunjung ke MTs Negeri Gresik maka mereka akan diajak untuk melakukan penanaman pohon sebagai partisipasi terhadap pelestarian lingkungan. “kita harus terapkan budaya cinta dan peduli terhadap lingkungan kepada siapapun. Hal Ini merupakan bentuk komitmen kita bersama” ungkap Abdul Azizi selaku ketua Tim Adiwiyata.

Mengusung tema “Kenali Hukum Jauhi Hukuman”  JMS hadir untuk mengenalkan hukum serta bahaya seperti tindakan pencurian, korupsi, narkoba, tawuran, penyalahgunaan Media Sosial (Medsos) dst. dengan tujuan menjauhi hukuman. “Termasuk bahaya tentang maraknya narkoba yang saat ini bisa ditemukan pada permen narkoba. Kami ingin edukasi generasi penerus agar dapat menjauhi kenakalan remaja dan mengenali hukum, sehingga masa depan tidak terganggu,” papar Tim.

Sementara itu, Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik Ahamd Jamil sangat mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Kejari Kabupaten Gresik yang telah sempat mengadakan penyuluhan edukasi hukum kepada peserta didik kami.

“Kita berharap dengan adanya kegiatan ini anak-anak dapat mengerti dan sadar betapa bahaya berprilaku buruk baik bagi diri sendiri maupun orang lain, sehingga bisa menyebabkan pidana,”akhirnya. (Abd)

MTs Negeri Gresik Selenggarakan Rapat Kerja (Review dan Evaluasi) RKT/RKAM, SOP, dan GERAMM
MTs Negeri Gresik Selenggarakan Rapat Kerja (Review dan Evaluasi) RKT/RKAM, SOP, dan GERAMM

MTs Negeri Gresik Selenggarakan Rapat Kerja (Review dan Evaluasi) RKT/RKAM, SOP, dan GERAMM

(MTsN Gresik) Untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan, Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menggelar Rapat Kerja (RAKER). Kegiatan Raker ini sebagai bahan untuk mereview dan mengevaluasi serta menindak lanjuti dari program-program yang sudah terencana dan terprogram. Santiaji, Waka Humas serta penanggung jawab kegiatan Raker menjelaskan bahwasanya, “kegiatan Raker diikuti oleh seluruh keluarga besar MTs Negeri Gresik terdiri dari unsur guru, pegawai, karyawan, dan komite. Pelaksanaanya berlangsung selama dua hari satu malam dari tanggal 31 Januari s.d 1 Februari 2020. Bertempat di Puncak Villa Resort Pacet, Mojokerto.” Selain itu, “Dalam kegiatan Rapat Kerja (review dan evaluasi) serta tindak lanjut ini, ada tiga tema yang menjadi topik bahasan. Pertama; Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kerja Anggaran Madrasah (RKAM), kedua; Standar Operasional Prosedur (SOP), dan yang ketiga; Program Gerakan Membangun Mandrasah (GERAMM). 

Beranjak dari tujuan kegiatan Rapat Kerja yang diselenggarakan, salah satu aspek penting untuk mewujudkan madrasah yang efektif, efisien dan akuntabel dalam rangka perbaikan kinerja manajemen dan kualitas pelayanan publik adalah dengan memperbaiki proses penyelenggaran administrasi melalui penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Administrasi. Karena SOP merupakan serangkaian instruksi tertulis yang dibakukan mengenai berbagai proses penyelenggaraan administrasi di madrasah. Rapat Kerja dibuka oleh kepala madrasah Ahmad Jamil. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat atas terlaksananya kegiatan Rapat Kerja (review dan evaluasi). “Diharapkan pasca dari Raker ini ada program-program innovasi yang bisa meningkatkan mutu pendidikan sekaligus pelayanan di MTs Negeri Gresik. “Mari kita bersama-sama berjuang untuk menjadikan nama MTs Negeri Gresik unggul di masyarakat. Hal ini tentunya juga ada peranan dari seluruh keluarga besar MTs Negeri untuk istiqamah dalam do’a agar cita-cita madrasah bisa terlaksana dengan baik”. Ungkap Ahamd Jamil.

Di kesempatan berikutnya, H. Abdu Munif selaku ketua Komite MTs Negeri Gresik dalam sambutannya memberi pengarahan kepada peserta Rapat Kerja untuk memanfaatkan waktu singkat ini semaksimal mungkin. Mengingat begitu padatnya agenda yang harus dibahas dan di selesaikan. Selain itu, beliau juga memberi penegasan bahwa untuk kegiatan Rapat Kerja, tidak diperkenankan hanya dibuat sebagai ceremonial saja. Melainkan harus dijadikan sebagai acuan dan evaluasi agar semakin baik. Ungkapnya. Dari hasil pemaparan setiap Tim dari masing-masing kategori baik RKT/RKAM, SOP, dan GERAMM, ada beberapa program yang akan dilaksanakan ke depannya. Seperti pada aspek RKT/RKAM, meskipun kegiatan di RKT/RKAM sudah diprogramkan di awal tahun pembelajaran pada semester ganjil, akan tetapi masih perlu adanya revisi untuk kegiatan yang bisa dilaksanakan di semester genap.

Sebagaimana yang disampaikan oleh bendahara madrasah bapak Utomo, “ada juknis revisi dari Kanwil yang baru sehingga ada tambahan kegiatan yang masih boleh dilaksanakan seperti ekstra Keagamaan.” Kemudian pada aspek Standar Operasional Prosedur (SOP), Tim mereview dan mengevaluasi kembali dari produk yang sudah dihasilkan seperti SOP Ka.TU, SOP Guru, SOP UKS, SOP Kepala Lab, SOP BK, SOP Perpustakaan, dst. Dari hasil yang sudah dibahas ada beberpa point di SOP yang perlu untuk dikembangkan lebih lanjut. Seperti SOP Lab IPA, ditemukan banyak peralatan yang harus dibuatkan SOP secara terperinci dan detail. Jelas bu Mida selaku Kepala Lab IPA sekaligus Tim SOP.

Pada aspek GERAMM – baik Gelem, Gefa, Gemi, Gemes – sudah memiliki baik produk maupun program yang sudah direncanakan dan terealisaikan dengan baik. Seperti di Gerakan Madrasah Interpreunership/Innovasi (GEMI). Produk unggulan atau Innovasi yang sudah berjalan yaitu Tata Boga dari bahan Kelor, mengingat di MTs Negeri Gresik budidaya Kelor sudah dilaksanakan. Madrasah sudah membuat banyak resep makanan dari Kelor seperti Puding Kelor. Meskipun keberadaan GERAMM di MTs Negeri Gresik sudah terealisasi akan tetapi masih butuh sentuhan lagi guna tercapainya madrasah yang Unggul dan Innovatif dari berbagai aspek. Begitu juga dengan RKT/RKAM dan SOP yang sudah dibuat akan menjadi maksimal pelaksanaannya jika selalu direview dan dievaluasi bersama-sama. (abd)