Penulis: Husnul Abid

MTsN Gresik – Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi dirinya masing-masing. Beragam potensi yang dimiliki anak, dan tentunya potensi tersebut berbeda satu anak dengan anak lainnya. Demikian pula, kelebihan anak yang satu berbeda dengan kelebihan yang dimiliki oleh anak lainnya.

Melalui tes IQ ini maka nantinya Potensi anak yang melibatkan aspek-aspek seperti minat, bakat, keterampilan sosial, emosional, dan juga kemampuan kognitif akan terdeteksi.

Beberapa latar belakang diselenggarakannya tes IQ bagi calon peserta didik baru kelas 7, pertama untuk mengetahui tingkat kecerdasan dan kemampuan peserta didik, kedua untuk mengetahui bakat dan minat belajar, ketiga untuk mengetahui daya kemampuan serap peserta didik, dan keempat adalah untuk mengetahui tingkat kecerdasan IQ awal peserta didik sehingga memudahkan dalam pembuatan rancangan pembelajaran setiap Tahun Pelajaran.

Secara teknis, tes Intelligence Quotient (IQ) diikuti oleh 350 (tiga ratus lima puluh) – ada beberapa anak yang ikut susulan- dilaksanakan di ruang kelas dengan didampingi oleh Tim Psycho Plus Consulting and Assessment Centre dari Bina Psikologi Surabaya, sebagai Lembaga mitra dalam mensukseskan kegiatan Tes IQ di MTsN Gresik.

Menurut Abdul Aziz selaku Waka Kesiswaan, bahwa hasil dari penyelenggaraan tes Intelligence Quotient (IQ) pada akhirnya diharapkan dapat membantu untuk menemukan sekaligus mempersiapkan model pembelajaran serta menetapkan berbagai kebijakan jika terdapat peserta didik yang memiliki tingkat Intelligence dengan pencapaian rata-rata yang dapat diketahui saat awal masuk di madrasah.

Lebih lanjut, menurutnya “Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, Tes IQ ini juga bias dijadikan bahan penilaian Diagnostik (diagnostic assesmen) atau tes awal bagi peserta didik. Sehingga dalam kegiatan pembelajaran di awal tahun pelajaran baru, guru akan lebih mudah mengetahui kemampuan, bakat dan minat peserta didik.” Terang Abdul Aziz.

Hal senada ditegaskan pula oleh Farida Hanum selaku Guru BK sekaligus Koordinator Tes IQ. Menurutnya tes yang diselenggarakan ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mempersiapkan proses pembelajaran khususnya bagi peserta didik baru di MTsN Gresik.

“Kami menyadari, bahwa tes Intelligence Quotient (IQ) yang dilakukan oleh madrasah ini, bukanlah satu-satu cara yang dapat memberikan gambaran terkait mempersiapkan model pembelajaran bagi peserta didik, namun paling tidak hasil yang diperoleh dari tes IQ tersebut mampu memberikan gambaran untuk melangkah mempersiapkan sesuatu yang terbaik bagi peserta didik baru, khususnya di MTsN Gresik.” Tutupnya. (Humas)

MTsN Gresik – Prestasi di bidang olahraga kembali ditorehkan oleh peserta didik MTsN Gresik. Kali ini datang dari peserta didik kelas 8-D, M. Dava Rizqi Riswanda.

Dava, sapaan akrab salah satu atlet yang dimiliki oleh MTsN Gresik. Hobi yang disukainya bisa mengantarkannya pada kesuksesan. Selain belajar menimba ilmu di madrasah, ia memanfaatkan hobinya dalam bidang olahraga untuk menambah pengalaman dan meraih prestasi. Hal itu sudah dibuktikan berkali-kali pada setiap kejuaraan yang diikutinya.

Kali ini Dava berhasil meraih juara di dua ajang yang berbeda. Kedua ajang yang diikutinya berhasil membawa Dava meraih prestasi dan mengharumkan nama madrasah.

Di ajang Kejuaraan Atletik Antar Club se-Kabupaten Gresik, Dava meraih Juara 1 Estafet Mix 4×400 m dan Juara 3 Lari 800 m.

Kemudian di ajang Kejuaraan Atletik Blitar Open Tingkat Provinsi Jawa Timur, Dava meraih Juara 1 Lari Estafet 4×400 m Pa.

Prestasi yang didapat Dava mendapat apresiasi setinggi-tingginya dari kepala Madrasah bapak Pamuji. Beliau bangga dan berterima kasih atas usaha yang sudah dilakukan untuk berkompetisi dan bersaing dengan peserta lainnya, sehingga dinobatkan menjadi juara.

“Selamat atas prestasi Dava di bidang Olahraga Lari. Semoga prestasi seperti ini bisa memotivasi teman-teman agar bisa mengikuti jejak Dava dalam. Bidang Olahraga.” Ungkapnya.

Sementara itu, Abdul Aziz selaku Waka Kesiswaan memotivasi kepada seluruh peserta didik yang memiliki Hobi di bidang Olahraga untuk bisa menyalurkannya bersama teman-teman yang sudah berhasil meraih prestasi. Pak Aziz, sapaan akrabnya juga meminta agar Hobi yang dimiliki bisa dikembangkan, tidak hanya sekedar seruan-seruan saja. Memanfaatkan Hobi menjadi Prestasi adalah langkah yang positif bagi pelajar sekarang ini.

“Ayo anak-anak, buktikan bahwa kalian memang bisa dan layak menyandang predikat sebagai Siswa berprestasi di MTsN Gresik.” Tutupnya, penuh harapan. (Humas)

MTsN Gresik – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gresik kembali mengukir prestasi tingkat Provinsi. Kali ini dalam ajang ESALION (English, Sport, Art, And Islami Competition) tahun 2024 dengan tema “Strive to be a winner strive to be of value”, yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 8 Gresik.

Dalam ajang Esalion tersebut terdapat 3 cabang yang dilombakan, yaitu Tahfiz, English Speech, dan Futsal Esalion Cup. Event tersebut dilaksanakan secara online (daring) dan offline (tatap muka) mulai dari tanggal 20 s.d 29 April 2024. Peserta didik mengirimkan karya terbaiknya lewat video presentasi one-take-shoot untuk kategori Tahfiz dan Speech. Setelah lolos babak seleksi online, peserta berkompetisi secara offline di SMA Muhammadiyah 8 Gresik.

Ajang Esalion tahun 2024 tersebut diikuti oleh perwakilan peserta didik SMP sederajat tingkat Gerbangkertasusila. Berkah kegigihannya, peserta didik MTsN Gresik Faradiba Azzahro dari kelas 8-G meraih juara 1 kategori English Speech.
Dengan judul pidatonya “Forming the character of teenagers for better future”.

Kepala MTsN Gresik, Pamuji, S.Pd, M.Pd., menyambut gembira atas prestasi anak didiknya yang berhasil meraih penghargaan tingkat Provinsi di ajang ESALION (English Speech, Sport, Art, And Islamic Competition) tahun 2024, serta berharap agar seluruh peserta didik bisa menguasai bahasa Inggris baik aktif maupun pasif, tetap semangat belajar menuntut ilmu dan terus meraih prestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Sementara itu Abdul Aziz, Selakau Waka Kesiswaan berharap agar prestasi di bidang English Speech ini tidak hanya ditingkat Provinsi, namun bisa ke lebih tinggi, Nasional dan Internasional.

“Tidak ada yang mustahil untuk kita raih, asal kita bersungguh-sungguh dan mempersiapkan dengan maksimal.” Ungkapnya penuh optimis. (Humas)


MTsN Gresik – Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menggelar ujian tahfiz Al-Qur’an untuk siswa kelas 7 Tahun Pelajaran 2022/2023, yang berlangsung di madrasah. Ujian tahfiz ini bertujuan untuk melihat tingkat capaian peserta didik dalam mengikuti program tahfiz khususnya bagi kelas 7-D yang telah mereka ikuti selama dua semester ini.

Abdul Aziz, selaku Waka Kesiswaan MTsN Gresik mengatakan bahwa program kelas tahfiz merupakan salah satu program unggulan yang ada di MTs Negeri Gresik. Di tahun sebelumnya sudah ada program Tahfiz, namun peruntukan untuk kelas unggulan Tahfiz baru berjalan di tahun pelajaran 2023-2024 ini.

“Kelas Tahfiz bagi kelas 7-D ini merupakan program unggulan yang kami evaluasi di akhir semester Genap tahun pelajaran 2023-2024. Jadi, dalam pelaksanaannya kami menyerahkan sepenuhnya kepada Tim Pembimbing dan pengajar kelas Tahfiz untuk melakukan penilaian terhadap peserta yang mengikuti kelas Tahfiz.” Ungkap Abdul Aziz

Pelaksanaan ujian Tahfiz diikuti sebanyak 34 peserta didik dan berlangsung selama satu pekan secara terjadwal. Di mulai pada Hari Kamis, 16 s.d 22 Mei 2024. Satu hari terdapat 7 peserta mengikuti ujian Tahfiz di ruang Tahfiz.

Dewi Rahmawati Zahara, salah seorang Pembimbing sekaligus pengajar kelas Tahfiz mengatakan bahwa, peserta didik mengikuti ujian Tahfiz Al-Qur’an juz 30 dan juz 1. Ujian Tahfiz Al-Qur’an tersebut sesuai dengan jumlah juz yang sudah dihafal selama dua semester ini.

“Program kelas Tahfiz untuk kelas 7-D ini memang tidak ada target berapa juz yang harus dihafal peserta didik. Namun dalam dua semester atau satu tahun, program unggulan Tahfiz dari kelas 7-D ini minimal hafal 1 juz yaitu juz 30. Kalaupun hafal dua juz yaitu juz 1 itu capaian yang istimewa”. Jelas Rara, sapaan akrabnya.

Pamuji, selaku Kepala Madrasah MTs Negeri Gresik mendukung penuh kegiatan ujian Tahfiz Al-Qur’an tersebut.

“Kegiatan Tahfiz Al-Qur’an ini adalah salah satu bentuk sarana untuk mewujudkan generasi yang unggul dan berakhlak mulia sesuai dengan Visi dan Misi Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik,” ungkapnya

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Sutoyo menyampaikan, bahwasanya dalam ujian Tahfiz akan terlihat seberapa jauh kemampuan peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an. Guru PJOK tersebut berharap, potensi peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an tidak berhenti di kelas 7 saja, namun bisa dilanjutkan di kelas 8 dan 9 nanti.

Lebih lanjut Sutoyo mengungkapkan bahwa, menghafal Al-Quran sejak dini menjadi bagian dari pendidikan karakter, sebab dengan pendidikan Al Quran, peserta didik akan menjadi generasi yang tidak hanya cerdas saja, tapi juga mengetahui dasar-dasar agama.

Alhamdulillah ujian Tahfiz bagi kelas 7-D berjalan lancar. Semoga Allah Swt memberikan keberkahan, kemudahan dan keistiqomahan dalam menambah hafalan dan muroja’ahnya dan anak-anak tumbuh menjadi generasi Islam yang kokoh menyampaikan syiar Islam dan mencintai Al Quran, Aamiiin,” harapnya. (Humas)

MTsN Gresik – Sederhana, namun anggun dan bernilai, Group Tari Sekar Arum MTsN Gresik kembali menorehkan prestasi. Kali ini, prestasi yang diraih dalam ajang Matig Art Week yang diselenggarakan oleh SMK Muhammadiyah 3 Gresik.

Ajang Matig Art Week merupakan sebuah ajang tahunan, juga sebuah kompetisi seni dan budaya yang diselenggarakan untuk mewadahi bakat dan kreativitas peserta didik. Lomba yang dikompetisikan diantaranya adalah Menyanyi Solo, Tari Kreasi, Lukis, dan Pantomim, yang diikuti oleh peserta didik tingkat SMP sederajat tingkat Kabupaten Gresik

Abdul Aziz, selaku Waka Kesiswaan mengungkapkan bahwa, Group Tari Sekar Arum dari MTsN Gresik tampil apik dan rancak, tampilannya sangat memukau dan mendapat sambutan hangat dari para penonton dan khususnya Tim Juri. Dari penilaiannya, akhirnya Group Tari Sekar Arum berhasil menyabet juara 2 pada event Matig Art Week yang diadakan oleh SMK Muhammadiyah 3 Gresik. Sabtu, (09/03).

Tak hanya itu, Group tari yang terdiri dari Gendis Kaifa Aufa Annasya kelas 7-B, Dwi Maulidatul Husna kelas 8-J, dan Aurelia Vicky Azzahra kelas 7-H, ini berhasil menyabet Best Kostum dalam ajang bergengsi yg diadakan tiap tahun tersebut.

Koordinator kegiatan ekstrakurikuler Tari, Siti Fathonah merasa sangat kagum dan bangga atas prestasi yang diraih oleh anak-anak sebagai hasil buah kesabaran dan ketelatenan selama berlatih.

Lebih lanjut, ibu Fathonah berharap prestasi yang diraih oleh peserta didik yang bergabung di ekstrakurikuler Tari ini bisa menjadi motivasi bagi peserta ekstrakurikuler lainnya untuk bisa berprestasi seperti mereka.

Sementara itu, kepala madrasah bapak Pamuji memberikan apresiasi langsung kepada Group Tari, yang sudah memberikan tampilan terbaiknya, sehingga dinobatkan menjadi juara 2 dan penghargaan Best Kostum. Hal ini tentu membuat madrasah harum dan bangga atas prestasi yang diraihnya.

“Selamat dan sukses, semoga prestasi ini terus di tingkatkan lagi ke depannya, dalam ajang yang berbeda tentunya, tetap semangat dan terimakasih kepada seluruh warga madrasah yang sudah memberikan bimbingan dan support untuk peserta didik MTsN Gresik.” Tutup Pamuji. (adz/Humas)

MTs Negeri Gresik-  sehat itu penting! Kali ini, Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik melalui UKS bekerja sama dengan UPT. Puskesmas Metatu-Benjeng mengadakan skrining anemia bagi peserta didik putri kelas VII pada hari Kamis, 29 Februari 2024.

Skrining anemia ini bertujuan untuk mendeteksi anak-anak yang mungkin mengalami anemia atau kurang darah. Sehinggah skrining anemia ini yang dilakukan ini sangatlah penting untuk mencegah anemia pada anak, khususnya remaja putri.

Pembina UKS MTsN Gresik, ibu Urwati, mengatakan bahwa Skrining anemia dilakukan karena remaja putri mengalami mentsruasi yang menyebabkan remaja putri seringkali kehilangan darah yang cukup banyak. Kondisi ini, jika tidak diimbangi dengan asupan gizi yang baik, maka dapat menyebabkan remaja putri terkena anemia.

Berdasarkan hasil skrining, Tim UPT. Puskesmas Metatu menemukan beberapa temuan keluhan kesehatan anemia pada remaja putri kelas VII, namun tidak berdampak fatal bagi kesehatan peserta didik. Dengan diberikan obat dan vitamin akan meredahkan dan menghilangkan keluhan yang dialami, sehingga peserta didik akan kembali sehat dan bugar kembali.

Marisa, peserta didik kelas 7C mengaku sangat senang dengan kegiatan skrining. Dengan adanya skrining saya dan teman-teman bisa mengetahui kondisi kesehatan kami, karena tidak sedikit anak-anak yang mengalami keluhan kesehatan, seperti sering merasa lemas saat sedang belajar”. Ungkapnya

Sementara itu, bapak Pamuji selaku kepala madrasah juga menghimbau kepada orang tua untuk selalu memperhatikan kesehatan anak-anaknya dengan memberikan asupan makanan yang bergizi dan mengajak mereka berolahraga secara teratur, agar peserta didik tidak sering lemas saat mengikuti kegiatan belajar di madrasah.

Kegiatan Skrining merupakan salah satu program madrasah melalui UKS untuk mewujudkan madrasah sehat. Madrasah sehat adalah madrasah yang menunjang kesehatan siswa, khususnya remaja putri baik fisik, mental, maupun sosial. (Humas)

 

MTsN Gresik – Jumat pagi, 1 Maret 2024, bulan suci Ramadhan tinggal beberapa hari, seluruh warga Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik serentak mengadakan BEBESIK di lingkungan madrasah.

BEBESIK merupakan istilah lokal yang berarti bersih-bersih dan merupakan sebuah tradisi turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat lokal untuk menyambut datangnya bulan penuh berkah. Jika biasanya tradisi ini dilakukan di area pemakaman namun kali ini dilakukan di sekitar lingkungan madrasah.

Seluruh guru, karyawan dan peserta didik terlibat dalam membersihkan area kelas, halaman, taman, hutan dan kebun buah. Pamuji, Kepala MTs. Negeri Gresik mengatakan bahwa tradisi bebesik merupakan kearifan lokal yang perlu dilestarikan karena didalamnya mengandung makna filosofi mendalam.

BEBESIK di sini tidak hanya membersihkan lingkungan tempat tinggal, namun lebih luas yakni mempersiapkan kebersihan hati dan fikiran untuk melaksanakan Ibadah yang mulia yakni puasa Ramadhan.

Di tempat terpisah, Iwan Hadi S selaku ketua Adiwiyata menyatakan bahwa kegiatan Bebesik yang bertepatan dengan Jumat bersih, kali ini akan tetap dipertahankan tidak hanya saat momen tahunan namun secara berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan belajar yang bersih asri dan kondusif. (adz/Humas)

MTsN Gresik – Peserta didik kelas IX Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gresik mengikuti Asesmen Bakat Minat (ABM) Tahun 2024, yang digelar Pusmendik (Pusat Asesmen Pendidikan) Kemendikbudristek secara online.

Pelaksanaan ABM ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas IX sejumlah 349 anak. Dijadwalkan berlangsung selama empat hari dari tanggal 27 Februari s.d 01 Maret 2024, bertempat di Laboratorium Komputer.

Dilansir dari situs Pusmendik Kemendikbudristek disebutkan, ABM merupakan asesmen yang mengukur potensi siswa yang dirancang untuk memprediksi kemampuan seseorang pada bidang-bidang khusus dan minat seseorang berdasarkan ketertarikannya pada suatu jenis kegiatan atau pekerjaan tertentu.

Sehingga, pelaksanaan Asesmen Bakat Minat (ABM) merupakan sebuah evaluasi yang bertujuan untuk membantu siswa mengidentifikasi bakat, minat, dan potensi mereka dalam berbagai bidang. Hal ini merupakan langkah yang penting dalam membantu siswa memilih jalur pendidikan yang sesuai dengan tujuan karier mereka.

Lebih lanjut, dalam Petunjuk Teknis ABM 2024, Asesmen Bakat dan Minat bagi peserta didik kelas IX disajikan sejumlah materi yang bisa mengukur aspek tertentu. Adapun aspek yang menjadi materinya meliputi kemampuan verbal, penalaran umum, kuantitatif, dan spasial.

Kepala madrasah bapak Pamuji turut mengapresiasi atas kelancaran pelaksanaan ABM dan mengimbau kepada peserta didik kelas IX yang mengikuti ABM Tahun 2024, agar dapat memanfaatkan dengan baik kegiatan asesmen tersebut untuk mengetahui potensi dan minat yang dimiliki.

“Asesmen Bakat Minat (ABM) merupakan langkah yang sangat penting untuk membantu peserta didik MTsN Gresik dalam memahami potensi mereka dan merencanakan masa depan mereka. Sehingga peserta didik bisa menentukan langkah untuk meneruskan belajar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi”.Ujarnya.

Waka Kurikulum, Moh. Mushaffan, mengatakan bahwa pelaksanaan ABM telah dilaksanakan dengan lancar dan tertib. “Alhamdulillah, kegiatan ABM berjalan lancar. Ada 349 peserta didik yang mengikuti ABM ini. Peserta didik kelas IX sangat antusias mengikuti kegiatan asesmen ini, dan nantinya siswa akan mendapatkan laporan hasil asesmen,” jelasnya.

Dari hasil pelaksanaan ABM ini, peserta didik  kelas IX berharap bahwa hasil asesmen ini akan membantu mereka dalam memilih jurusan yang sesuai saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, bagi lembaga diharapkan juga bisa memberikan panduan berharga bagi peserta didik dan guru dalam memberikan saran pendidikan yang tepat untuk setiap siswa sesuai dengan minat dan bakat mereka. (Humas)

MTsN Gresik – peserta didik MTs Negeri Gresik kembali menebarkan prestasi. Prestasi yang didapat kali ini diraih dari Ajang “MAN I Gresik Integrated Compettion” MAGIC III 2024, yang diselenggarakan oleh MAN I Bungah, Gresik.

Dalam sebuah ajang perlombaan yang diikuti oleh peserta didik MTs Negeri Gresik, tidak luput dari perolehan juara. Hal ini membuktikan bahwa peserta didik memang memiliki potensi dalam bidang yang di miliki masing-masing.

Di ajang MAGIC III 2024, berbagai macam perlombaan digelar, termasuk cabang olahraga seperti Tenis Meja, Bulutangkis, Catur, dan Bola Voli. Selain itu, terdapat juga cabang seni seperti Kaligrafi, Desain Grafis, dan Baca Puisi.

Dari semua cabang lomba yang diikuti oleh peserta didik MTs Negeri Gresik, alhamdulillah, dengan penuh kegembiraan mereka meraih juara. Hasil terbaik yang diperoleh tentunya tidak luput dari peran serta motivasi dan support dari pembimbing, dewan guru, dan do’a orang tua.

Berikut perolehan juara peserta didik MTs Negeri Gresik pada acara Awarding di ajang MAGIC III 2024 MAN I Bungah pada Senin, 22 Februari 2024

  1. Juara 2 Volly Ball Tim Putra
  2. Nauval Riziq (9A), Juara 3 Olimpiade IPA
  3. Alifya Yeza (8B), Harapan 3 Lomba Puisi
  4. Keysha Dwi Ramadhani (9A). Juara 2 Lomba Pidato Bahasa Arab
  5. Avrilia Diva Candini (9A), Juara 1 Lomba Story Telling

Prestasi yang diraih ini mendapat apresiasi langsung dari kepala madrasah bapak Pamuji. Menurutnya, peserta didik MTsN Gresik semuanya memiliki potensi. Hanya saja mereka terkadang kurang begitu percaya diri. MTs Negeri Gresik selalu mensuport dan memberikan bimbingan untuk peserta didik yang berpotensi.

“Semoga prestasi yang diraih ini bisa menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya dan mau bergabung dalam kegiatan Ekstrakurikuler”. Tuturnya.

Senada dengan apa yang disampaikan Kepala Madrasah, Abdul Aziz selaku Waka Kesiswaan juga selalu mendorong dan memotivasi peserta didik MTs Negeri Gresik aagr aktif di kegiatan Ekstarkurikuler yang sudah disiapkan madrasah.

“Ayo, anak-anak MTsN Gresik bisa tunjukkan potensi kalian, dan mari bergabung di kegiatan Eksrakurikuler”. Tutup Abdul Aziz. (Humas)

MTsN Gresik – Peserta didik berbakat dari MTs Negeri Gresik, Nadin Kaiffa Gendis Anastasia, telah berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam dunia seni tari tradisional. Kepiawaian dan dedikasinya dalam seni tari tradisional telah membawanya meraih gelar juara 1 dalam ajang Perlombaan Tari Tradisional dan Kreasi Nusantara Tingkat Kabupaten Gresik.

Sebuah ajang perlombaan bergengsi diselenggarakan oleh Ethnic Organizer di Gressmall lt.II Gresik pada Ahad (18/02/2024) minggu yang lalu, menjadi panggung bagi Nadin untuk menunjukkan kemampuannya. Dengan penampilan yang memukau, Nadin berhasil menarik perhatian para juri dan penonton sehingga membawanya meraih predikat juara 1 di kategori tari tradisional, yakni Tari Jaipong Group.

Nadin (sapa’an akrab), peserta didik berprestasi dari kelas 7-B MTsN Gresik, sudah menunjukkan bahwa bakat seni tidak hanya muncul di bidang teknologi dan informatika. Dengan keberhasilannya ini, Nadin membuktikan bahwa seni tradisional tetap memiliki tempat yang istimewa dalam dunia kreativitas.

“Prestasi ini bukan hanya milik saya, tapi juga hasil kolaborasi dan dukungan dari banyak pihak. Teruslah lestarikan Kebudayaan Nusantara, Semoga dengan perolehan juara ini dapat memotivasi kepada teman-teman untuk terus melestarikan budaya tanah air,” ujar Nadin, Senin (21/02/2024).

Sementara itu, perolehan juara 1 oleh Nadin membuat Pamuji selaku kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik mengapresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, perolehan juara 1 Tari KreasiTtradisional ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan hingga ke level yang lebih tinggi.

“Kami sangat bangga melihat anak-anak kami mengukir prestasi dalam bidang seni, membuktikan bahwa kreativitas dan bakat tidak memiliki batasan. Ini juga mencerminkan kualitas pendidikan dan pengembangan potensi di lingkungan madrasah kita,” tuturnya. (Humas)