Penulis: Husnul Abid

Deretan prestasi datang lagi dari peserta didik MTs Negeri Gresik. Kali ini mereka berhasil memperoleh juara di berbagai macam event kompetisi yang diselenggarakan baik tingkat Nasional, Provinsi, dan Daerah.

Pada ajang Invent SAC (Sport and Art Competition) yang diselenggarakan pada tanggal 2 s.d 4 Maret, oleh Pimda TS Surabaya, bertempat di Maspion Square Surabaya, lima peserta didik yang bergabung dalam Ekstrakurikuler Pencak Silat meraih prestasi gemilang tingkat SMP se-Jawa Timur.

Peserta didik tersebut adalah; Alif Fachry Abdullah, kelas 9-I, juara 1 Seni Tunggal. Dwi Hawa Lestari, kelas 9-D, juara 2 Seni Tunggal. Nasafa Dwi Aulia, kelas 7-F, juara 2 Seni Tunggal. Nihayatus Sa’adah, kelas 9-I, juara 3 Tanding golongan B. Davarico Marvell Saputra, kelas 7-G, juara 3 Tanding kelas F.

Selanjutnya, pada ajang “Day of Speaking” yang diselenggarakan oleh SMA Plus Darussalam Ciamis, Jawa Barat, pada tanggal 5 Maret 2023, Peserta didik MTs Negeri Gresik mengikuti lomba pada cabang Story Telling. Atas nama Avrillia Diva Candini, kelas 8-A, meraih juara 1.

Berikutnya, prestasi datang dari Program unggulan Tahfidz al-Qur’an. Di bawah bimbingan Ustadz Moh. Zainul Ulumil Izzah, dua peserta mengikuti ajang lomba Tahfidz pada Ajang Gebyar Prestasi 2023 tingkat SMP/MTs sederajat. Event tersebut diselenggarakan pada tanggal 5 Maret 2023, oleh “Anies Production”, bertempat di Gresmall. Dua peserta didik tersebut adalah, Faradiba Az-zahra, kelas 7-G, juara 3. Dan Amira Azzalia Alyssa Putri, kelas 7-B, juara 2.

Prestasi yang diraih peserta didik MTs Negeri Gresik mendapat apresiasi yang setinggi-tingginya dari kepala madrasah bapak Pamuji. “Selamat dan Sukses, Anak-anak jangan cepat puas atas prestasi yang diraih di event yang diikuti, terus upgrade kemampuan diri untuk meraih yang lebih baik lagi di event-event selanjutnya”. Kata Pamuji. (Humas)

Meraih hasil yang terbaik, dan dinobatkan menjadi peserta terbaik, memang menjadi impian bagi seluruh peserta didik yang mengikuti even perlombaan. Pasalnya, dengan raihan tersebut, membuatnya merasa bangga dan rasa kepercayaan dirinya semakin tinggi atas predikat yang dimilikinya.

Hal ini, dijumpai pada kegiatan MATIC 2023, yang diselenggarakan oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik pada cabang Olimpiade. Di mana peserta bersaing dengan 140 peserta lainnya untuk membuktikan dirinya menjadi yang terbaik.

Bergelut dengan waktu, memecahkan masalah, dan mencari jawaban dari setiap butir soal yang diberikan. Tentu hal ini membuat peserta harus benar-benar pintar dan cerdas. Peserta MATIC pada Cabang Olimpiade ini, dipertemukan dalam satu tempat, di Gedung Pendidikan Islam (GPI). Secara kompetensi, tentunya mereka adalah pilihan yang terbaik di lembaganya masing-masing. Tetapi, di tempat ini, mereka akan menunjukkan siapa yang paling terbaik dari yang terbaik (Best of the best).

Menggunakan “Computer Based Test” (CBT) menggunakan smartphone, soal dikerjakan secara mandiri. Soal olimpiade yang berjumlah 100 butir, gabungan dari mata pelajaran PAI dan mapel Umum, dikerjakan dalam durasi 90 menit.

“Alhamdulillah, peserta sudah paham teknis mengerjakannya dengan menggunakan HP, soal dapat di akses oleh peserta melalui link yang dibagikan”. Ungkap Masfufah, saat mendampingi kegiatan Simulasi Olimpiade.

Sebanyak 140 peserta cabang Olimpiade, nantinya akan di ambil juara 1,2, dan 3, juga harapan 1,2, dan 3.”

Bagi peserta juara 1,2, dan 3 nanti bisa langsung di terima di MTs Negeri Gresik pada PPDB tahun ajaran 2023-2024. Mengingat peserta yang mengikuti MATIC 2023 ini adalah siswa yang duduk di bangku kelas 6, tahun ini akan lulus.” Kata Moh. Zainuri, selaku ketua pelaksana.

Sementara itu, Abdul Aziz, selaku Waka Kesiswaan berharap peserta yang juara nantinya, adalah benar-benar peserta pilihan yang terbaik. Nantinya setelah diterima di MTs Negeri Gresik akan di saring dan diberikan bimbingan untuk bisa diikutkan dalam berbagai macam olimpiade sesuai bidang yang dimiliknya. (Humas)

Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik melangsungkan acara pembukaan ajang “Matsanegres Integrated Competition” (MATIC) 2023. Pembukaan MATIC 2023 yang berlangsung di halaman madrasah, dengan diikuti oleh seluruh peserta lomba. Secara simbolis, pembukaan dilakukan dengan pelepasan balon oleh Pamuji selaku kepala madrasah.

Turut menyambut dan memeriahkan, penampilan dari Drumband Giri Sangkala Nada dan PASKIBRAKA, membuat suasana momentum pembukaan di halaman berlangsung meriah.

“Wow, penampilan dari PASKIBRAKA memukau, keren sekali” Ucap salah satu peserta lomba.

Ajang MATIC 2023 adalah kegiatan tahunan, yang diselenggarakan dalam rangka menjalin silaturahmi antar lembaga serta menyaring bibit-bibit unggul peserta didik.

MATIC 2023 yang berlangsung selama tiga hari ke depan, di mulai tanggal 28 Februari s.d 2 Maret 2023, merupakan kegiatan yang digelar oleh MTs Negeri Gresik kali kedua, dengan diikuti oleh 38 sekolah tingkat SD/MI. Untuk Kategori lomba ada tiga cabang, Futsal, Tartil, dan Olimpiade.

Moh. Zainuri, selaku ketua panitia penyelenggara menyebutkan bahwa, secara teknis, untuk cabang Olimpiade diikuti peserta sebanyak 140 siswa. Cabang Tartil diikuti sebanyak 84 peserta terbagi atas putra 30 dan 54 putri. Sedangkan untuk Cabang Futsal diikuti sebanyak 36 Tim, setiap Tim terdiri dari 12 pemain dan 2 Official.

Dalam sambutannya, Pamuji berpesan kepada seluruh peserta lomba untuk menjujung Sportivitas dalam pertandingan yang akan berlangsung.

“Kalah dan menang itu sudah hal biasa, yang terpenting adalah, tunjukkan totalitas dalam bertanding”. Pesan Pamuji.

Selain itu, beliau juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta lomba MATIC 2023, bagi anak yang meraih juara, bisa masuk ke MTs Negeri Gresik tanpa tes, artinya diterima melalui jalur prestasi.

Ucapan terimakasih, ia sampaikan kepada seluruh panitia, yang sudah bekerja keras dalam mensukseskan even MATIC 2023.

“Tetap kawal kegiatan MATIC 2023 ini sampai selesai, mohon untuk bisa menertibkan dan menjaga lingkungan madrasah dengan baik.” Tutupnya. (Humas)

Sebuah harapan besar terwujud. kali ini, datang dari Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Madrasah Tsanawiyah, pada Kementerian Agama Kabupaten Gresik tahun 2023. Sebuah ajang bergengsi, mempertemukan peserta didik berbakat dalam bidang olahraga dan seni antar madrasah, yang dihelat dua tahunan ini, kembali digelar.

Alhamdulillah, pada PORSENI Tingkat Kabupaten tahun 2023 ini, MTs Negeri Gresik berhasil meraih 15 Tropi Kejuaraan. Sehingga, dari pemerolehan itu, MTs Negeri Gresik dinobatkan menjadi juara umum (PORSENI) tingkat Kabupaten tahun 2023.

Kemenangan ini, mempertahankan juara umum pada (PORSENI) tingkat KKMTs 01 yang gelar pada tanggal 25 Januari 2023 bulan lalu.

Dari perolehan pertandingan yang telah berlangsung, Sabtu, 25 Februari 2023 di Kecamatan Sidayu. Berikut torehan prestasi peserta didik MTs Negeri Gresik di ajang (PORSENI) tingkat Kabupaten Gresik tahun 2023. Juara 3 lari 400 m Pa, Juara 3 lari 400 m Pi, Juara 2 lari 100 m Pi, Juara 1 Tolak Peluru Pi, Juara 1 Tenis Meja ganda Pa, Juara 3 Bola Voli Putri, Juara 2 Futsal, Juara 1 Bulutangkis Tunggal Pi, Juara 1 Bulutangkis Tunggal Pa, Juara 3 Pencak Silat Tunggal Pi, Juara 3 Vlog Pa, Juara 2 Vlog Pi, Juara 1 BT ganda putri, Juara 1 BT ganda putra, Juara 1 Bola Voli putra.

Dari 15 Prestasi yang diraih, ada 7 cabang olahraga yang akan mewakili Kontingen Kabupaten Gresik pada (PORSENI) tingkat Provinsi mendatang. Pasalnya, untuk maju ke tingkat Provinsi, hanya diambil Juara 1 dalam setiap cabang.

Persembahan terbaik ini, Pamuji, selaku kepala madrasah berharap, semoga hasil yang didapatkan menjadi motivasi untuk lebih keras lagi meraih hasil yang lebih baik. Juga menjadi contoh bagi peserta didik lainnya untuk turut serta dalam memberikan prestasi yang terbaik bagi madrasah.

“Selamat dan Sukses atas prestasi yang diraih”. Ucap Pamuji kepada peserta, saat menyambut kedatangannya di madrasah.

Sementara itu, Abdul Aziz selaku Waka Kesiswaan, mengucapkan beribu-ribu terimakasih kepada para Pembina, Official, dan peserta didik, serta doa bapak lbu dewan guru dan keluarga besar MTs Negeri Gresik, atas perjuangannya mengantarkan, hingga mempersembahkan yang terbaik.

“Semoga PORSENI tingkat Provinsi nanti diberikan kemudahan dan kelancaran.” Pinta Abdul Aziz penuh harap. (Humas)

Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menggelar Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Agung Muhammad SAW. Peringatan diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, dan karyawan, bertempat di Gedung Sport Center (GOR), Jum’at, 24 Februari 2023.

Isra’ dan Mi’raj merupakan momentum sakral yang ditandai oleh perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju ke Masjid Aqsha sampai ke Sidratul Muntaha (Mustawa). Perjalanan tersebut, akhirnya memperoleh perintah yaitu shalat Lima waktu sehari semalam.

Mengingat, begitu pentingnya peristiwa Isra’ dan Mi’raj. Maka, keluarga besar Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik ingin menambah pengetahuan dan wawasan, serta ngalap barokah dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW, agar dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sehingga madrasah dalam melaksanakan pembelajaran dan membentuk karakter peserta didik berjalan dengan baik.

Menata fikr dan hati agar siap menerima hidayah dan maunah dari Allah SWT, suasana larut dalam lantunan do’a-do’a dan shalawat ketika Istighosah berlangsung bersama Ustadz Malikus Soleh, Ach. Nuril Huda, dan Moh. Zainul Ulumil Izzah.

Sebuah peringatan pastinya tidak lepas dari tausiyah, sebagai siraman Ruhani bagi jiwa-jiwa yang haus akan ilmu. Oleh karenanya, dalam peringatan Isra’dan Mi’raj ini, Panitia penyelenggara menghadirkan K.H Mughni dari Duduksampeyan. Dengan harapan, ngaji bersama beliau bisa menambah wawasan dan pengetahuan baru bagi keluarga besar MTs Negeri Gresik, khususnya peserta didik.

Dalam ngajinya, K.H Mughni menyampaikan bahwa, Adab harus dimiliki terlebih dahulu, kemudian ilmu.

Ngaji yang berlangsung bersama K.H Mughni pagi itu, ada pesan moral yang penting yang bisa di ambil dan dijadikan pedoman bagi keluarga besar MTs Negeri Gresik, khususnya peserta didik. Pesan moral tersebut adalah, bahwasanya Adab harus diutamakan sebelum berilmu. Artinya bahwa sebelum mempelajari lebih banyak ilmu, maka diharuskan memiliki adab, belajar tentang adab. Dikarenakan ilmu bisa mudah dipelajari dan diperoleh manakala sudah mengetahui adabnya.

Lebih lanjut, alumni Pondok Pesantren Langitan tersebut menekankan, “termasuk adab kepada guru, diantaranya adalah bersungguh-sungguh mencari ilmu dari guru, patuh terhadap nasehat guru, memuliakan guru, menunaikan kewajiban murid terhadap guru, sabar dengan sisi manusiawi sang guru, selalu menjadi budi pekerti di depan guru”.

Pentingnya beradab sebelum berilmu menegaskan bahwa adab harus lebih dahulu dipelajari. Sebab saat kita sudah menguasainya maka akan lebih mudah untuk mempelajari ilmu. (Humas)

Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menggelar kegiatan Ekspo “Business Day” dalam rangka implementasi proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Profil Pelajar Rohmatan Lil Alamin P5P2RA bagi peserta didik kelas 7. Kegiatan ini digelar di GOR, dengan didampingi oleh wali kelas masing-masing.

Implementasi (P5P2RA) ini telah dirumuskan dalam Kurikulum Merdeka di MTs Negeri Gresik, dengan tema Pengolahan Empon-empon menjadi produk layak jual. Senin, (20/02/2023)

Kegiatan Ekspo “Business Day” ini, menjadi rangkaian terakhir dari tahapan implementasi P5P2RA tema kearifan lokal menjaga warisan leluhur sub tema mengenal dan mengolah empon-empon menjadi produk siap jual.

Selain itu, Ekspo “Business Day” P5P2RA tersebut, merupakan bentuk penerapan dari peserta didik dalam mempresentasikan apa yang sudah mereka pelajari pada beberapa pertemuan, yaitu, penyemaian bibit, mengenal jenis empon-empon dan manfaatnya, dan sebaginya.

Tahapan demi tahapan dalam implementasi P5P2RA sudah dilewati, kemudian peserta didik mencoba untuk mengolahnya menjadi suatu produk yang bermanfaat untuk kesehatan dan menjadi produk layak jual bernilai ekonomis.

“Banyak manfaat dari pengolahan empon-empon, dan bisa menjadi nilai ekonomis. Ini sebuah inovasi, bagaimana peserta didik diajarkan untuk mengolahnya menjadi produk berdaya jual tinggi.” Kata Pamuji.

Turut hadir dan menjadi Nara sumber, dalam kegiatan Ekspo “Business Day”, ibu Fitrotul Choiriyah, selaku Pengawas madrasah.

Nilai yang bisa kita ambil dari pembelajaran P5P2RA, menurut ibu Pipit (sapa’an akrab), “pertama; beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME yakni bersyukur banyak ditemukan empon-empon di wilayah Indonesia bahwa di Indonesia. kedua; bernalar kritis yakni dari begitu banyak jenis empon-empon, memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Ketiga; mandiri, yakni peserta didik belajar mengenal kearifan lokal dengan menjalani proses mulai awal sampai akhir, termasuk menyiapkan kegiatan Ekspo. keempat; kreatif yakni peserta didik belajar mengolah empon-empon menjadi produk layak jual dan berjiwa kewirausahaan.” Terangnya.

Sementara itu, Waka Kurikulum, Moh. Mushofan menerangkan, dalam implementasi Pengolahan Empon-empon menjadi produk layak jual dan bernilai ekonomis, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh peserta didik.

“Tahapan tersebut adalah, pencucian, pencacahan, pengolahan, pengemasan, dan pemasaran.” Terang beliau.

Setelah semua tahapan selesai, maka produk dari pengolahan empon-empon siap untuk dipasarkan. Dalam hal ini, dibentuklah Ekspo atau bazar untuk memasarkan produk olahan dari empon-empon, kegiatan ini dinamakan Wirausaha. (Humas)

Kab. Gresik (Humas) – Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menyelenggarakan apel pagi. Kegiatan apel dalam rangka memperingati HUT Badan Narkotika Nasional (BNN) ke-21. Apel pagi diikuti oleh seluruh dewan guru, karyawan, dan peserta didik pada Selasa, 14 Februari 2023.

Kegiatan apel pagi ini diisi dengan menyayikan lagu Mars BNN gema anti Narkoba bersama-sama. Pasalnya, saat peserta didik menyanyikan lagu Mars BNN gema anti Narkoba akan direkam dalam video dan dikirimkan ke channel BNN sebagai bentuk untuk mendapatkan Rekor MURI. Pada kesempatan semua jenjang pendidikan diminta untuk menyanyikan lagu Mars BNN, dalam rangka memperingati HUT BNN ke-21.

Urwati, selaku Pembina Apel menyampaikan terkait masalah narkoba dan obat-obatan terlarang. Momentum peringatan HUT BNN ke-21 tahun 2023 ini sangat baik untuk memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba.

Pembina UKS tersebut, menyebutkan bahwa, dampak pemakaian narkoba dan obat-obatan terlarang diantaranya adalah munculnya halusinasi, di mana penggunanya dapat merasakan kecemasan dan ketakutan yang berlebihan, hilangnya tingkat kesadaran, kerusakan organ tubuh, dan kematian (over dosis).

Begitu besar dampak negatif yang ditimbulkan, oleh karenya, ia meminta kepada seluruh peserta didik agar bijak menyikapinya, jangan coba-coba menggunakan narkoba dan obat-obatan terlarang.

 “Stop Narkoba,” terangnya.

Selain itu, Urwati mengungkapkan tanggal 14 Februari, di mana di tanggal ini, dikenal dengan “Valentine Day”. Perlu diketahui, Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menyatakan tidak memperbolehkan anak-anak ikut merayakan Hari Valentine karena Valentine Day bukan budaya Islama. “Anak-anak harus bijak menyikapinya, jangan sampai terpengaruh oleh budaya luar yang bisa merusak akhlak,” tutup Urwati.

Kab. Gresik (MTsN) – Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menyelenggarakan Ziarah Auliya’. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 9 pada Senin, 13 Februari 2023.

Destinasi Ziarah Auliya’ ini ada empat tujuan, yaitu Sunan Giri, Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, dan Syaichona Cholil Bangkalan.

Muhammad Zainuri, selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa, tujuan kegiatan Ziarah Auliya’, selain program tahunan untuk kelas 9, juga sebagai wasilah memperoleh barokah dari para Wali. Pasalnya, beberapa bulan ke depan peserta didik kelas 9 akan melaksanakan ujian madrasah. Oleh karenanya, penting membekali peserta didik dengan siraman kerohanian melalui Ziarah Auliya’. Sehingga nantinya akan siap lahir dan batin. 

“Ngalap barokah para wali menjadi salah satu usaha batin agar anak-anak memperoleh kelancaran dan kesuksesan serta kemudahan dari Allah SWT,” ungkapnya.

Sementara itu, Waka Kesiswaan, Abdul Aziz mengungkapkan bahwa, persiapan keruhanian peserta didik kelas 9, dalam menyongsong ujian madrasah tidak selesai di kegiatan Ziarah Auliya’. Masih ada rangkain khusus yang akan dilaksanakan berikutnya yaitu kegiatan istighosah bersama. Kegiatan ini akan dilaksanakan Insya Allah pada bulan berikutnya. 

Pamuji selaku kepala madrasah berpesan agar anak-anak kelas 9, menjaga kesehatan dengan baik, karena di bulan-bulan ini, banyak rangkaian kegiatan yang harus diikuti. Mohon anak-anak bisa mengikuti dengan baik.

Kab. Gresik (Humas) – Siswa-siswi MTsN Gresik berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang MACHO 2023 yang diadakan oleh MAN 2 Gresik pada 9 Februari 2023. Intan Alindya Wardhani (7A) dan Aurel Choirunnisa (7B) meraih Juara 2 dalam kategori ganda putri bulutangkis, sedangkan Rasya Irsyadul Mufid (9B) meraih juara 2 dalam kategori bulutangkis ganda putra.

Kegiatan MACHO (MAN 2 Gresik Championship Open) merupakan ajang pembinaan dan pencarian bakat olahraga bagi para siswa di Gresik dan sekitarnya. Siswa-siswa MTsN Gresik berhasil menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang mumpuni dalam olahraga bulutangkis, sehingga berhasil meraih prestasi yang membanggakan.

Prestasi yang diraih oleh Intan, Aurel, dan Rasya patut diapresiasi, mengingat mereka berhasil bersaing dengan peserta dari lembaga pendidikan lain di Gresik dan sekitarnya. Melalui keberhasilan ini, diharapkan dapat memotivasi dan menginspirasi siswa-siswi MTsN Gresik lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan keterampilan olahraga yang dimiliki.

Kepala MTsN Gresik, Pamuji, mengucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih oleh Intan, Aurel, dan Rasya. Ia berharap agar keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi MTsN Gresik lainnya untuk mengembangkan potensi diri di bidang olahraga maupun bidang lainnya.

“Prestasi ini patut diapresiasi dan harus menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berkembang dalam segala bidang, termasuk dalam olahraga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Gresik, Moh. Ersat, juga turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh siswa-siswa MTsN Gresik. Ia berharap agar prestasi ini dapat terus dipertahankan dan diikuti oleh siswa-siswi MTsN Gresik lainnya di masa yang akan datang.

“Saya berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi MTsN Gresik untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa yang akan datang,” katanya.

Kantin sehat menjadi salah satu area di lingkungan madrasah yang patut mendapatkan perhatian khusus. Tidak sekadar menjual makanan minuman yang lezat, kehadiran kantin sehat harus dipastikan menyediakan makanan dan minuman yang sehat, baik makanan utama yang bergizi seimbang atau makanan selingan.

Untuk mewujudkan kantin sehat, satuan pendidikan dapat melaksanakan sejumlah kegiatan seperti mengadakan penyuluhan higiene sanitasi pangan dan penyuluhan makanan bergizi seimbang untuk food handler.

Upaya terus dilakukan oleh MTs Negeri Gresik, sebagai Madrasah Adiwiyata Mandiri. Oleh karenanya, melalui Pokja Kantin bersama UKS, MTs Negeri Gresik menyelenggarakan pembinaan Kantin Sehat bekerja sama dengan UPT. Puskesmas Metatu dalam memberikan edukasi dan pembinaan. Sabtu, (24/12)

Pembinaan Kantin Sehat bertempat di Ruang Perpustakaan, dengan peserta terdiri dari anggota Pokja Kantin, Pembina UKS, dan ibu-ibu pengelola kantin sehat.

Khuroiroh, Amd.Kep, dalam pembinaannya, menjelaskan “kantin madrasah adalah sebagai salah satu pusat jajanan bagi anak, merupakan hal penting yang acap kali luput dari perhatian berbagai pihak. Padahal, sebagian waktu anak selama bertahun-tahun, dihabiskan di lingkungan madrasah. Sayangnya, banyak terlihat jajanan, yang tidak sehat. Apalagi, berharap dapat meningkatkan gizi sang anak. Berbagai bahan pewarna, proses pengolahan, yang tidak sehat, packaging, yang tidak memadai, merupakan fenomena umum, yang banyak terjadi di tempat jajanan anak sekolah.

“Kantin MTs Negeri Gresik Alhamdulillah sudah memenuhi kriteria sebagai Kantin Sehat, namun tetap perlu adanya pembinaan secara berkelanjutan, untuk memaksimalkan peran Kantin, sebagai penyedia makana bergizi bagi peserta didik. Terangnya.

Seluruh peserta, dalam pembinaan Kantin Sehat tersebut mendapat Sertifikat dari UPT. Puskesmas Metatu.