Category Archive : Berita Utama

Rapat Kerja MtSN Gresik 2021

Benjeng (MTsN Gresik) – Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik sebagai lembaga pendidikan dalam naungan Kementerian Agama tentunya banyak sekali kegiatan yang dilaksanakan mulai dari penerimaan peserta didik baru (PPDB), kegiatan Pembelajaran, kegiatan akademik maupun non akademik, kegiatan PHBN/PHBI dan seterusnya. Untuk dapat melaksanakan kegaiatan-kegiatan tersebut, maka perlu dituangkan dalam sebuah Term of Reference (TOR).

Term of Reference (TOR) adalah gambaran tujuan, ruang lingkup dan struktur sebuah kegiatan atau kepanitiaan yang telah disepakati untuk bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Untuk dapat menyusun TOR yang baik maka MTs Negeri Gresik mengadakan Rapat Kerja (Raker) penyusunan TOR dan SOP untuk Tahun Anggaran 2022. Kegiatan Raker dialaksanaka di Puri Gendis Trawas Mojokerto selama dua hari Sabtu-Minggu, 18 s.d 19 Desember 2021.

Sambutan kepala Madrasah, bapak Pamuji di acara pembukaan tersebut mengatakan, “lembaga pendidikan dalam mengelolah keuangan harus transparan dan akuntable, tidak boleh ada yang di tutupi, seluruh warga madrasah dan stake holders wajib mengetahuinya” tutur Pamuji. Oleh karenanya, agar pengelolaan keuangan terlihat transparan dan akuntable, maka dibentuklah Tim penyusun kegiatan yang terdiri dari guru dan karyawan, tentunya disertai dengan anggaran biaya yang di butuhkan.

Turut hadir dalam Raker Penyusunan TOR dan SOP, bapak Ahmad Yahya selaku Kasi Pendidikan Madrasah (PendMa) pada Kementerian Agama Kabupaten Gresik. Dalam pengarahannya, beliau menyampaikan “menuju Madrasah terbaik perlu komitmen bersama dalam pengelolaan keuangan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tusi) masing-masing,” ungkap Ahmad Yahya.

“Dalam mengelola keuangan, strategi open managemen menjadi landasan dasar yang harus dilakukan oleh lembaga pendidikan, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam suksesnya sebuah perencanaan dan pengelolaan keuangan,” tambahnya.

Secara demokratis, acara berlangsung dengan pemaparan TOR, RAB, dan SOP oleh Koordinator. Bersama-sama mengkritisi, menanggapi, dan memberikan solusi agar perencanaan yang dibuat terarah dan bisa dipertanggung jawabkan. (abd)

Gebyar Puncak Class Meeting: Sehat Bersama UKS

Benjeng (MTsN Gresik) – Class meeting merupakan agenda rutin yang dilakukan  peserta didik di MTs Negeri Gresik usai melaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS) atau menjelang penerimaan raport. Selama sepekan, peserta didik mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman baru. Dengan penuh semangat, selema sepekan itu juga peserta didik merasakan berbagai macam interaksi baik antar peserta didik dan lingkungan. Hal itu menjadi kesenangan dan keseruan tersendiri bagi anak-anak.

Puncak kegiatan Class Meeting yang berlangsung di hari ke-lima dengan rangkaian acara yaitu; senam bersama, sosialisasi Program UKS, makan bergizi bersama, penampilan Tim Paskibra Matsanegres, senam UKS, dan sparing Guru v.s Peserta didik. Seluruh kegiatan pagi ini dilaksanakan di halaman madrasah. Jum’at, (17/12)

Dalam sambutannya, Pamuji selaku kepala madrasah mengatakan “MTsN Gresik sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri harus menjaga lingkungan sehingga rangkaian kegiatan Class Meeting kemarin disisipkan kegiatan seperti kebersihan, aksi lingkungan, bisa bermanfaat. Selanjutnya anak-anak menunggu kabar terkait libur Semester Ganjil dan penerimaan raport, jangan lupa anak-anak tetap menjaga kesehatan mengingat pandemi masih ada,” ungkap Pamuji.

Menyoal program UKS, perlu diketahui bahwasanya MTs Negeri Gresik telah meraih predikat Madrasah Sehat pada ajang L2SS yang diselenggarakn oleh UKS Provinsi Jawa Timur. Integrasi nila-nilai UKS dan Adiwiyata sudah menyatu di lingkungan MTs Negeri Gresik. oleh karenanya perilaku sehat dan berbudaya peduli lingkungan tetap harus dipertahankan.

Kesehatan para peserta didik merupakan salah satu faktor terciptanya kualitas pendidikan yang maju di suatu Negara. Perbaikan gizi dan kesehatan peserta didik merupakan elemen strategis dalam usaha membangun anak usia sekolah yang sehat dan bergizi baik agar dapat menyerap pelajaran dengan lebih baik, belajar lebih nyaman, belajar lebih banyak, dan dapat tumbuh menjadi orang dewasa yang produktif

Pagi ini, anak-anak membawa bekal dari rumah, “Menu yang disiapkan untuk makan bersama adalah nasi dan lauk pauk (4 sehat 5 sempurna) dan susu. Dengan makan secara bersama-sama dengan menu yang sama, maka akan menumbuhkan rasa kebersamaan bagi siswa sehingga  para siswa lebih senang dan semangat” ungkap Elif Muti’atur Rohmah.

Sebagai optimalisasi program UKS di MTs Negeri Gresik, perlu adanya peningkatan peran serta peserta didik sebagai subjek dan bukan hanya objek. Dengan UKS ini diharapkan mampu menanamkan sikap dan perilaku hidup sehat pada dirinya sendiri dan mampu menolong orang lain. Dari pengertian ini maka UKS dikenal pula dengan child to child programme, program dari anak, oleh anak, dan untuk menciptakan anak yang berkualitas.

Dalam sosialisai yang berlangsung di halaman, ibu Urwati selaku Pembina UKS menyampaikan bahwasanya peran UKS sangat penting di madrasah. “MTsN Gresik telah menerima penghargaan lingkungan sekolah sehat Tingkat Provinsi. Segala sesuatu yg dirintis sebelum pandemi harus dijaga.” Oleh karena itu, di dalam Usaha Kesehatan Sekolah terdapat program pokok Trias UKS yang terdiri dari: 1) pendidikan kesehatan, 2) pelayanan kesehatan, 3) pembinaan lingkungan sekolah sehat. Dengan adanya Usaha Kesehatan Sekolah diharapkan terciptanya warga sekolah yang bersih, sehat, dan bergizi. “Mari kita bersama-sama mensukseskan program UKS di MTs Negeri Gresik,” tambah Urwati. (abd)

Gerakan Bakti Lingkungan di MTs Negeri Gresik

Benjeng (MTsN Gresik) – Untuk menjaga lingkungan agar tetap lestari, banyak cara yang dapat dilakukan oleh MTs Negeri Gresik. Salah satu langkah yang paling mudah adalah melakukan bakti lingkungan. Aksi tersebut Masih dalam rangkaian kegiatan Class Meeting, Kamis, (16/12).

Memasuki hari ke-empat, Elif Mutiaturrahmah, selaku ketua panitia Class Meeting mengatakan, “untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, maka keterlibatan semua unsur baik peserta didik, guru, dan karyawan, mereka bersama-sama melakukan gerakan Bakti Lingkungan”. Senada dengan ibu Elif, Abdul Aziz selaku ketua Adiwiyata menambahakn “MTs Negeri Gresik adalah Madrasah Adiwiyata Mandiri, kelangsungan pelestarian lingkungan harus tetap dipertahankan dan dibudayakan,” ungkapnya.

Agenda bakti lingkungan yang berlangsug di pagi hari ini yaitu, sosialisasi Program Adiwiyata bagi kelas 7, pembagian bungah dalam pot gantung dan tempel, didistribusikan ke 30 kelas, pengelompokkan tanaman hias dan toga berdasarkan jenisnya, pembersihan pot bekas dan sampah plastik atau barang bekas yang ada di lingkungan madrasah, labelasi tanaman hasil Sedekah Jariyah peserta didik, pengelompokkan pohon pandan wangi dan sereh, penanaman pohon belimbing di kebun buah, menghimpun kertas bekas dari ruang guru, pembersihan rumput dan gulma disekitar kolam.

Sembari kerja bakti di masing-masing titik lokasi bersama kelas 8 dan 9, berlangsung sosialisasi Program Adiwiyata di Gedung Pendidikan Islam (GPI) bagi peserta didik kelas 7. Menurut Abdul Aziz selaku Pemateri dan Ketua Adiwiyata, peserta didik kelas 7 masih perlu pengetahuan tentang Adiwiyata, mengingat peserta didi kelas 7 masuk di tahun ajaran baru 2021-2022, di mana tahun tersebut masih di hadapkan pada persoalan masa Pandemic Covid-19. Sehingga peserta didik memiliki pengetahuan tentang Adiwiyata belum menyeluruh.

Dengan gaya khas yang dimilikinya dalam menarik perhatian peserta didik, Abdul Aziz memaparkan tentang sejarah program Adiwiyata di MTs Negeri Gresik, awal proses pelaksanaan sampai menyandang predikat Adiwiyata Tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional, bahkan Mandiri. Proses yang di lalui penuh dengan perjuangan. Oleh karena itu, “MTsN Gresik dengan predikat Madrasah Adiwiyata Mandiri, mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan kita. Peduli Lingkungan bukan hanya menanam tanaman, tetapi sebuah perilaku atau sikap kita bagaiamana kita menjaga dan merawat lingkungan sebagaimana kita menjaga dan merawat diri kita masing-masing,” Kata Abdul Aziz di depan peserta didik kelas 7.

Bakti lingkungan dengan berbagai aksi seperti penanaman tanaman baik tanaman hias dan toga adalah sesuai dengan filosofi Adiwiyata yang turut menjaga keberlangsungan kehidupan Flora dengan cara menjaga, merawat dan melestarikan. Karakter inilah yang terus di tanamkan kepada seluruh warga Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik.

Kegiatan bakti lingkungan ini mendapat apresiasi dari kepala Madrasah, mengingat begitu pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan lestari, peserta didik akan nyaman belajar di Madrasah. “Semangat bakti lingkungan yang berlangsung pagi ini terlihat sebagai bentuk komitmen MTs Negeri Gresik dalam melestarikan dan peduli terhadap lingkungan,” ungap Pamuji. (abd)

MTs Negeri Gresik: Generasi Sehat, Generasi Peduli Lingkungan

Benjeng (MTsN Gresik) – Masa remaja, masa yang berapi-api, masa produktifitas, idealitas, di mana mereka dengan mudah menyerap berbagai macam informasi. Kalau masa remaja tidak bisa dimanfaatkan baik, maka dengan mudah mereka akan terjerumus pada pergaulan bebas “negatif attitude”. Karena tidak ada control dalam diri mereka. Oleh karena itu, peranan sekolah sebagai tempat belajar dan berekspresi, hampir seluruh paruh waktu mereka habiskan di sekolah dan selebihnya mereka habiskan di rumah, menjadi benteng bagi peserta didik, agar tidak mudah terjerumus dan terpengaruh oleh pergaulan bebas.

Kegiatan Class Meeting di MTs Negeri Gresik di hari ketiga adalah sosialisasi kenakalan remaja, anti narkoba dan bahaya pergaulan bebas dari BNN. Kegiatan bertempat di Gedung Pendidikan Islam (GPI) denga menghadirkan nara sumber dari BNN Kab. Gresik bapak Basuki Risdianto. Kegiatan penyuluhan diikuti oleh peserta didik kelas 7, 8, dan 9. Secara teknis, kegiatan tersebut terbagi atas tiga sesi, mengingat kondisi masih dalam Pandemic Covid-19, sehingga pelaksanaan kegiatan dilaksanakan secara terbatas dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Layaknya mengajar, pada bagian kegiatan inti pemberian stimulus, dengan cara drill materi yang akan dipelajari oleh peserta didik. Begitu juga dengan pemaparan materi tentang Pergaulan Bebas. Nara sumber menanyakan kepada peserta didik tentang macam-macam dan jenis-jenis NAPZA. Peserta didik merasa sangat antusias, terlihat ketika mereka menjawab pertanyaan dari Nara Sumber dengan suara lantang “ganja, sabu-sabu, nikotin, ekstasi, heroin”. Dengan mudah mereka menjawab pertanyaan. Memang NAPZA di kalangan pelajar sudah tidak asing lagi. Tinggal bagaimana peran sekolah, keluarga, dan masyarakat memberikan terapi kepada mereka agar tidak sampai terjerumus pada barang yang tidak layak konsumi tersebut.

Peran orangtua dan guru-guru sangat penting untuk membentengi anak-anaknya, supaya tidak terjerumus ke dalam kenakalan remaja, narkoba dan pergaulan bebas. Sebab menurut Basuki Risdianto yang akrab di sapa Anto, peran orangtua dan pihak madrasah bisa mencegah dan menanggulangi masalah tersebut.

Generasi sehat tidak boleh lepas, pelajar adalah generasi penerus Bangsa, oleh karena itu mereka harus tetap sehat tanpa Narkoba. Generasi sehat memiliki banyak aktifitas yang mendorong dirinya untuk berprilaku sehat. Salah satu bentuk aktifitas yang dilakukan adalah mencintai lingkungan. Di madrasah, mereka diajarkan merawat lingkungannya. Terlebih madrasah yang menyandang gelar Madrasah Adiwiyata Mandiri dan Madrasah Sehat, seperti MTs Negeri Gresik.

Gerakan aksi peduli lingkungan dalam rangka bakti lingkungan yang diselenggarakan oleh panitia Class Meeting MTs Negeri Gresik merupakan bentuk preventif agar peserta didik terhindar dari NAPZA. Sebuah aksi, dengan nama “Sedekah Jariyah Tanaman” mengajarkan peserta didik lebih mencintai dirinya. Tanaman yang di jariyahkan berbentuk tanaman toga dan hias, juga pupuk kompos, yang nantinya akan di taruh di depan kelas masing-masing. Tanaman juga makhluk hidup yang harus di rawat. Belajar dari perawatan tanaman, maka ada banyak hikmah yang bisa dijadikan pedoman bagi peserta didik agar tetap sehat tanpa Narkoba. “Tanaman akan mati jika diberikan obat yang salah, begitu juga kita, kalau salah mengkonsumsi makanan, maka diri kita akan terpapar,” ungkap Elif Mutiaturrahmah.

Kepala MTs Negeri Gresik Bapak Pamuji menyampaikan, ucapan terimakasih banyak kepada pihak BNN Kab. Gresik telah melaksanakan kegiatan positif dan bermanfaat bagi anak-anak kami. “Kami sangat berterimakasih dengan adanya kegiatan ini, selain akan menjadi pengetahuan bahaya pergaulan bebas, peserta didik juga mendapat penjelasan bagaimana bersikap bijak dalam menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari, agar terbentengi dari hal-hal negatif,” ucapnya.

Akhirnya, kegiatan Penyuluhan NAPZA dan Bakti Lingkungan di kegiatan Class Meeting hari ketiga ini ditutup dengan yel-yel “MTsN Gresik, Generasi Cerdas, Generasi peduli Lingkungan, Sehat Bersama, Luar Biasa, Allah Akbar, yes yes Ok! (abd)

Tingkatkan Sportivitas dan Solidaritas: Sparing Bola Voli dan Futsal MTsN Gresik dengan SMK YPI Darussalam 1 Cerme

Benjeng (MTsN Gresik) – memasuki hari kedua, kegiatan Class Meeting di MTsN Negeri Gresik kali ini mempertemukan dua Tim Bola Voli dan Futsal. Kedua tim tersebut terdiri dari Tim Bola Voli Pa dan Pi antara MTs Negeri Gresik dan SMK YPI Darussalam 1 Cerme. Tujuan kegiatan sparing ini, menurut Elif Mutiaturrahmah adalah bentuk kerjasama antar sekolah. di mana pada kegiatan ini SMK YPI Darussalam 1 Cerme mengadakan Road Show ke beberapa sekolah, dan kebetulan di MTsN Gresik mengadakan kegiatan Class Meeting. Jadi momentumnya pas, ucap ketua pelaksana Class Meeting. Selasa, (14/12)

Tepat jam 07.00 pagi, Sebelum kegiatan sparing dilaksankan, seluruh peserta didik MTs Negeri Gresik dan SMK YPI Darussalam 1 Cerme mengikuti senam bersama. Semangat dan antusias peserta didik terlihat saat mereka berkumpul di halaman madrasah. Mengikuti setiap gerakan dari instruktur dengan iringan lagu dan irama. “itung-itung sambil pemanasan sebelum bertanding,” ucap Niken salah satu Tim Bola Voli Pi Matsanegeres.

Tidak kalah menariknya, penampilan spectakuler seperti Ice Game, Akustik, Silat, Siamapore Dance yang di tampilkan dari SMK YPI Darussalam 1 Cerme juga mampu menghibur seluruh peserta di halaman madrasah. Selain itu, wujud bakti sosial dari SMK YPI Darussalam 1 Cerme, free service ganti oli sepeda motor bagi 10 guru. “yang mendapatkan ganti oli gratis hanya diperuntukkan bagi wali kelas 9 saja, karena jumlah yang diminta hanya 10, maka pas lah untuk wali kelas 9,” ungkap Moh. Zainuri selaku Waka Humas sambil senyum.

“Kegiatan sparing pada cabang Bola Voli dan Futsal ini, hal yang paling diutamakan bukanlah kalah atau menang namun hal yang paling utama adalah mempererat hubungan tali silaturrahmi, kerja sama, serta keakraban antara pemain dapat terjalin dengan baik” ujar Sutoyo guru Olahraga sekaligus pembina OSIS MTsN Gresik. Selain itu, pertandingan tersebut juga dapat digunakan untuk mengukur dan mengevaluasi hasil dari latihan yang sudah terlaksanakan selama ini.

Selain itu, kegiatan sparing mempererat silaturrahmi pertandingan persahabatan ini di gelar untuk melatih meningkatkan stamina fisik dan mempertajam kemampuan dalam mengolah permainan di lapangan bagi kedua tim Matsanegres dan SMK YPI Darussalam 1 Cerme tersebut.

Pihak SMK YPI Darussalam 1 Cerme menyampaikan ucapan terima kasih atas diterimanya kami dengan hangat oleh kepala MTs Negeri Gresik. Elif Mutiaturrahmah, selaku Ketua Panitia Class Meeting, menyebutkan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat persahabatan antar kedua sekolah dan menguji kemampuan dan mental bertanding siswa. “Sportivitas harus selalu dijunjung tinggi, menang bukan tujuan utama dari kegiatan ini, tapi lebih kepada meningkatkan rasa persaudaraan antar sekolah” ujarnya.

Ketua OSIS MTs Negeri Gresik, Alif Fachri, menyampaikan bahwa ia sangat senang dengan kegiatan ini. “Saya sangat senang karena pertandingan ini berjalan dengan lancar, begitu banyak manfaat yang didapat dari kegiatan ini, terutama bisa meningkatkan tali silaturahmi. Dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada SMK YPI Darussalam 1 Cerme karena telah datang ke sekolah kami.”

Pamuji, selaku kepala MTs Negeri Gresik mengucapkan selamat atas terselenggaranya kegiatan sparing di kegiatan Class Meeting, dengan mempertemukan Tim Matsanegres dan SMK YPI Darussalam 1 Cerme pada cabang olahraga Bola Voli dan Futsal. “semoga kerja sama antar sekolah ini tetap terjalin dengan baik, dan untuk ke depannya sparing yang selenggarakan tidak hanya pada cabang Bola Voli dan Futasal, namun pada cabang-cabang olahraga lainnya.” Ungkapnya. (abd)

Pelajar MTsN Gresik Kantongi Prestasi di MSSC

Benjeng (MTsN Gresik) – dengan bangga mempersembahkan, pelajara MTsN Gresik kantongi prestasi di ajang “Mandagres Science and Social Competition “ (MSSC). Ajang tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun MAN 2 Gresik ke-24 tahun 2021.

Ajang MSCC yang diselenggarakan oleh MAN 2 Gresik, diikuti oleh seluruh pelajar tingkat SMP/MTs se jawa Timur, di gelar secara Offline. Mata pelajaran yang dikompetisikan meliputi olimpiade Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa inggris.

Dari hasil akhir kompetisi, alhamdulillah, pelajar MTsN Gresik meraih prestasi, diantarnya; pada bidang mapel Matematika atas nama Syafiah Nur Aini kelas 9A Juara 2, Achmad Sholichul Widad kelas 8A Juara 3. Pada bidang mapel IPA atas nama Sayyidah Awwilu M. Kelas 8A juara harapan I. Pada bidang mapel IPS atas nama Naura Fitrotun Nisa kelas 8A juara 1, Putri Hilda kelas 9B juara 3. Pada bidang mapel bahasa Inggris atas nama Achmad Sholichul Widad kelas 8A Juara 1 (speech contest), Shesa Nayla Zahrani kelas 8A juara harapan 1 (speech contest), (Lillah Maghfirotul K. Kelas 9A juara 1 (story telling), Avrilia Diva Candini kelas 7A juara harapan 1 (storry telling), dan Lailatul Safitri kelas 8A juara 3 (olimpiade bahasa Inggris).

“Selamat atas prestasi yang diraih, semoga bemanfaat dan barakah, tetep semangat dan terus ukir prestasi,” kata ibu Lucky Waka Kesiswaan. Melihat capaian prestasi yang di raih anak-anaknya, Pamuji selaku kepala Madrasah mengucapkan selamat dan ucapan banyak terimakasih kepada seluruh pembina atas kerja kersanya mengantarkan anak-anak meraih prestasi.

Class Meeting, Kegiatan Public Speaking

Benjeng (MTsN Gresik) – berakhirnya pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) di MTs Negeri Gresik, maka di mulailah babak baru, sebuah kegiatan yang mempersatukan antara peserta didik. Kegiatan yang dikemas sebagai ajang eksplorasi skill, kematangan sosial, dan kepekaan terhadap lingkungan, yaitu Class Meeting.

Dengan mengusung tema “wujudkan Lingkungan Madrasah Hebat Melalui Perilaku Hijau, Bersih, dan Sehat”, semangat eksplorasi skill, Sportifitas, kematangan sosial, dan kepekaan terhadap lingkungan dan mengasyikkan di MTs Negeri Gresik berlangsung dalam minggu terakhir semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022.

Class meeting dilaksanakan selama enam hari, di mulai hari Senin, 13 s.d 17 Desember 2021, yang bertempat di halaman, ruang kelas, dan “Gedung Pendidikan Islam” (GPI). Keterlibatan peserta didik di kegiatan Class Meeting diikuti oleh peserta didik kelas 7 dan 8 dan 9.

Selain itu, Class Meeting merupakan ajang silahturahmi, menjalin persaudaraan antar siswa, yang biasanya sibuk dengan kegiatan masing-masing kelas. “Mereka, kita pertemuan antar kelas lewat kegiatan class meeting,” ungkap ibu Lucky.

Selama lima hari ke depan, kegiatan Class Meeting yang berlangsung di MTs Negeri Gresik meliputi; public speaking, sparing Futsal dan Voli (SMK Darussalam Cerme v.s MTsN Gresik), Pembinaan BNN tentang NAPZA, lomba kebersihan kelas, lingkungan madrasah bersih hijau, senam dan sarapan sehat.

Memasuki hari pertama, kegiatan Class Meeting yang berlangsung adalah public speaking. Dengan menghadirkan presenter yang sudah berpengalaman di dunia public speaking, mereka adalah Al-Habib Ramadhani dan Mulya Hany Safitry. Keduanya merupakan alumni MTs Negeri Gresik. mereka menekuni dunia public speaking semenjak di madrasah, beberapa kegiatan diikutinya sampai mengantarkan mereka menjadi presenter sukses. Seperti Habib, sapaan akrab, menjadi Presenter di TVRI.

Kegiatan yang berlangsung di GPI tersebut, peserta didik MTs Negeri Gresik medapatkan pelatihan tentang public speaking. Di sampaikan oleh Pemateri, bahwa manfaat public speaking diantaranya adalah meningkatkan rasa percaya diri, meningkatkan kualitas diri, berpikir kritis-analitis, dst.

Sambil belajar eksplorasi skill, peserta didik diberikan tips dan teknik bagaimana agar bisa menguasai public speaking. Peserta didik juga dilatih mempraktekkan untuk menjadi presenter MC, diberikan teks dan dibaca sesuai dengan gaya dan tekniknya.

“Public speaking merupakan sebuah komunikasi verbal, yang memiliki unsur 3T yaitu teratur, terukur, dan terstruktur. Sebagai contoh dalam teknik Vocal, hal yang perlu diperhatikan adalah volume, intonasi, Oh of Filler, energy, dan clarity. Begitu juga dengan unsur visual, hal yang diperhatikan adalah gesture, eye contact, ekspression, dan body movement,” Kata Habib.

Himmatun Aliyah, peserta kelas 8 B, mengaku grogi dan malu saat di minta maju untuk membaca teks MC, karena ini pertama ia belajar public speaking, begitu juga dengan beberapa peserta lain mengalami hal yang sama. Akan tetapi dengan bimbingan dan arahan dari kak Habib dan Kak Hany, perlahan-lahan banyak peserta didik yang sudah mulai percaya diri.

Dalam kegiatan public speaking yang diselenggarakan oleh MTs Negeri Gresik melalui kegiatan Class Meeting, maka point yang bisa dipetik adalah bahwasanya kemampuan public speaking bukanlah bawaan dari lahir, public speaking berarti “take action”. Maka “Pratice make perfect” adalah semboyan yang harus ditanamkan dalam diri. Semakin sering berlatih public speking, maka semakin mahir untuk beraksi. Tidak penting sedikit atau banyaknya ilmu yang dimiliki, yang terpenting adalah seberapa sering kamu membagikannya, maka ambil bagian dan jadilah diri sendiri yang menginspirasi. (abd)

MTsN Gresik Selenggarakan Aksi Sosial Penggalangan Dana untuk Semeru

MTsN Gresik Selenggarakan Aksi Sosial Penggalangan Dana untuk Semeru

Benjeng (MTsN Grrsik) – Meletusnya Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur yang terjadi pada Sabtu sore, (04/12) sekitar pukul 14:50 WIB memakan banyak korban. Musibah tersebu mengundang empati dari berbagai kalangan masyarakat. Peserta didik bersama guru Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menggelar do’a dan menggalang donasi untuk korban. Bantuan tersebut di kumpulkan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik untuk disalurkan bersama Madrasah lainya. Kamis, (10/12)

Kegiatan bakti sosial penggalangan dana untuk Semeru di MTsN Gresik dikoordinatori oleh pengurus OSIS. Sebelum pengumpulan dana, Moh. Zainuri selaku Waka Humas MTsN Gresik memberikan pengarahan dan pengertian terhadap pesrta didik di halaman madrasah, terkait musibah bencana erupsi Gunung Semeru, yang mengakibatkan memakan korban jiwa, puluhan rumah dan fasilitas umum rusak parah.

Selanjutnya pengurus OSIS berkeliling dengan membawa kotak yang bertuliskan “Donasi Untuk Semeru” dan terlihat antusias dari peserta didik memasukkan uang saku mereka ke dalam kotak yang dibawa oleh pengurus OSIS.

Aksi bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan empati mereka kepada para korban erupsi Gunung Semeru. karena saat ini para korban bencana alam di Lumajang sangat membutuhkan bantuan, akibat harta-benda mereka rusak dan hilang akibat tertimpa awan panas.

Nauva, Ketua OSIS MTsN Gresik turut prihatin terhadap warga di daerah Lumajang yang terdampak bencana erupsi gunung semeru. Banyak korban yang meninggal dan rumah-rumah mereka yang rusak. Semoga yang meninggal ditempatkan di Syurga-Nya dan korban yang masih hidup diberikan ketabahan, amin…,” ungkap Nauva.

“selain itu, aksi ini juga sebagai bentuk edukasi kepada anak didik Kami, untuk menumbuhkan rasa empati mereka. Dan pada kegiatan ini kami laksanakan pengumpulan donasi dan juga doa bersama untuk korban bencana alam erupsi gunung Semeru di Lumajang, Semoga diberikan ketabahan untuk semua para korban,” terang Pamuji, Kepala Madrasah MTsN Gresik.

Dari penggalangan dana untuk Semeru, alhamdulillah, jumlah dana yang diperoleh sejumlah 14.865.000,. Rencananya donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik yang nantinya akan disalurkan langsung ke Lumajang. (abd)

Kader UKS MTsN Gresik Raih Juara Harapan 3 di Lomba Senam UKS

Benjeng (MTsN Gresik) – Senam UKS memiliki peranan yang sangat penting bagi para kader UKS, mereka mampu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh sehingga mereka dapat menerima pelajaran dari guru dengan semangat.

Untuk mensukseskan program UKS, Tim UKS Kabupaten Gresik menyelenggarakan lomba Senam UKS bagi Kader UKS. Kegiatan lomba diikuti oleh peserta didik dari tingkat SD-SMP-SMA se Kabupaten Gresik. Dalam ajang tersebut, MTs Negeri Gresik dipercaya untuk mewakili Kecamatan Benjeng untuk mengikuti lomba Senam UKS. Tujuan diadakan lomba Senam UKS/M ini adalah sebagai wujud pembentukan pendidikan berkarakter dan bermartabat bagi peserta didik yang sehat dan cerdas menuju generasi baru.

Berlangsung di gedung Galeri Pudak Pendopo Alun-alun Gresik, Regu Senam UKS MTsN Gresik dengan nomor dada 10 tampil memukau di depan para juri. Dengan balutan kostum berwarna cantik nan menarik perpaduan warna yang serasi antara hijau dan putih menambah nilai plus penampilan Tim Senam UKS MTsN Gresik. Beberapa kriteria yang dinilai dalam penampilan Regu Senam UKS, diantaranya penampilan ekstern dan intern, teknik gerak, kreatifitas, formasi sesuai dengan kemampuan masing-masing dan lain sebagainya. Rabu, (09/12)

Tiba waktunya, diumumkan oleh Juri di depan seluruh peserta lomba, dengan ucapan alhamdulillah, regu Senam UKS MTs Negeri Gresik mewakili Kecamatan Benjeng meraih juara harapan 3 tingkat Kabupaten Gresik.

Ibu Urwati selaku Pembina UKS MTs Negeri Gresik mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan dalam mengantarkan Kader UKS mengikuti lomba Senam UKS. Dukungan dari seluruh warga MTsN Gresik, agar tidak berkecil hati meski meraih harapan 3. Tetap berpacu dalam Nada-nada Prestasi di kemudian hari. “Selamat atas prestasi kader UKS MTsN Gresik, tetap semangat dan berprestasi,” ungkap Pamuji kepala MTsN Gresik. (abd)