Category Archive : Berita Utama

KSMO Tingkat Provinsi di MTs Negeri Gresik Berjalan Lancar
KSMO Tingkat Provinsi di MTs Negeri Gresik Berjalan Lancar

KSMO Tingkat Provinsi di MTs Negeri Gresik Berjalan Lancar

Kab. Gresik (MTsN Gresik) – Pagi yang cerah. Terlihat wajah peserta didik penuh ceriah dan semangat saat berdatangan di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik. Mereka datang dari berbagai lembaga Pendidikan sebagai peserta terpilih untuk mewakili madrasah tempat mereka belajar dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO). KSMO yang berlangsung hari ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur secara online.

KSMO diikuti oleh peserta didik mulai dari tingkat MI/MTs/MA se Provinsi Jawa Timur. Untuk tingkat MTs, pelaksanaan serentak dilaksanakan hari ini, Senin, (26/10). Titik lokasi pelaksanaan KSMO di Kabupaten Gresik berada di tiga lokasi yaitu, MTs Negeri Gresik, MTs Kanjeng Sepuh Sidayu, dan MTs YASMU Manyar.

Dalam ajang KSMO tingkat MTs mata pelajaran yang dilombakan meliputi IPA, IPS, Matematika, Bahasa Inggris, PAI dan bahasa Arab. KSMO ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk berprestasi dan menumbuhkan semangat berkompetisi yang sehat antar madrasah di Jawa Timur.

“Terkait tempat, MTs Negeri Gresik selalu siap karena dari segi sarana madrasah memiliki tiga ruang lab dengan jumlah PC/Laptop 40 di masing-masing ruangan. Sedangkan dari segi jaringan atau perangkat lainnya, fasilitas sudah mencukupi dan memadai untuk pelaksanaan KSMO. ”Ujar Sutrisno selaku teknisi Lab Komputer MTs Negeri Gresik.

Untuk peserta KSMO, di lokasi MTs Negeri Gresik berasal dari KKMTs 01 meliputi; Kec. Duduksampeyan, Kec. Benjeng, Kec. Balungpanggang, Kec. Cerme, Kec. Menganti, Kec. Kedamean, Kec. Wringinanom, dan Kec. Driyorejo.

Dalam pelaksanaan KSMO, sesuai jadwal, terbagi atas tiga gelombang. Gelombang pertama di mulai pukul 07.00-09.30 WIB untuk mata pelajaran Matematika dan IPA. Gelombnag kedua di mulai pukul 10.30-12.30 WIB untuk mata pelajaran Bahasa Arab dan PAI. Dan gelombang ketiga di mulai pukul 13.30-15.30 WIB untuk mata pelajaran Bahasa Inggris dan IPS.

Amel, salah satu peserta didik kelas 9 A MTs Negeri Gresik sebagai perwakilan di KSMO pada mata pelajaran Bahasa Arab, awalnya merasa grogi dan tegang saat mengerjakan soal online. Dia mengaku, KSMO ini kali pertama Ia ikuti. Amel sudah mempersiapkan dirinya dengan mengikuti bimbingan baik (luring) ,maupun (daring). Meskipun waktu yang diberikan cukup singkat, tapi saya dan teman-teman sudah memperispakan semaksimal mungkin. “Semoga hasilnya tidak mengecewakan.” Kata Amel.

Kegiatan KSMO yang berlangsung hari ini di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik tetap memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. (abd)

MTs Negeri Gresik Gelar Peringatan Bulan Bahasa 2020 (Luring dan Daring)
MTs Negeri Gresik Gelar Peringatan Bulan Bahasa 2020 (Luring dan Daring)

MTs Negeri Gresik Gelar Peringatan Bulan Bahasa 2020 (Luring dan Daring)

Kab. Gresik (MTsN Gresik) – Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik kembali menggelar Peringatan Bulan Bahasa. Peringatan Bulan Bahasa tahun 2020 ini kali kedua di selenggarakan oleh MTs Negeri Gresik.

Peringatan Bulan Bahasa tahun 2020 ini mengambil tema “ Pintar dan Bijak Berbahasa, Cermin Bangsa Berbudaya”. Mengajak seluruh warga Madrasah untuk lebih bijak dalam menggunakan bahasa. Karena dengan berbahasa yang benar menunjukkan karakter bangsa yang berbudaya.

Waka Kesiswaan, Ibu Lucky mengatakan, peringatan Bulan Bahasa kali ini diikuti oleh perwakilan dari masing-masing kelas 7, 8, dan 9. Bahasa yang dikompetisikan tidak hanya kategori Bahasa Indonesia, tetapi Bahasa Daerah dan Bahasa Asing juga di ikutkan.

“Peringatan Bulan Bahasa tahun di MTs Negeri Gresik diselenggarakan di masa Pandemi Covid-19. Teknis yang digunakan dalam kegiatan lomba tersebut bersifat luring (luar jaringan) dan daring (dalam jaringan), yang bersifat Luring peserta dan dewan juri di satu tempat tetap memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan covid-19, ” ungkap Ibu Lucky.

Kegiatan lomba Bulan Bahasa yang diselenggarakan oleh panitia mulai tanggal 19 s.d 27 oktober 2020 meliputi Luring (luar jaringan) dan Daring (dalam jaringan).

Syuban Muhadi selaku ketua panitia mengatakan lomba yang di gelar oleh panitia yaitu; kategori Bahasa Indonesia (Luring) adalah Bercerita, untuk (Daring) Baca Puisi. Sedangkan kategori Bahasa Arab (Luring) adalah Pidato, untuk (Daring) membuat Poster berbahasa Arab. Adapun kategori Bahasa Inggris (Daring) adalah bernyanyi dan membaca berita berbahasa Inggris, judul lagu dan teks berita ditentukan oleh panitia. Lomba yang terakhir dari kategori Bahasa Jawa (Daring) adalah menyanyi campursari berbahasa jawa dan membaca Geguritan, judul lagu dan teks ditentukan oleh panitia.

“Peringatan Bulan Bahasa di MTs Negeri Gresik menjadi ajang berkarya dan berekspresi, serta sebagai ajang peningkatan kualitas berbahasa baik bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, maupun Bahasa Asing (Arab dan Inggris) bagi peserta didik MTs Negeri Gresik,” ungkap Pamuji selaku Kepala Madrasah.

Hari ini, Selasa, (27/10) berlangsung Puncak kegiatan lomba dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dengan menampilkan lomba kategori Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia secara Luring. Bertempat di kelas 7 D kategori Bahasa Arab dengan diikuti 30 peserta perwakilan setiap kelas. Dalam pidato Bahasa Arab, Intonasi, kefasihan, mimik, dan kelancaran menjadi kriteria penilaian. Begitu juga Bahasa Indonesia, Bercerita, dengan tema suka duka pembelajaran di masa Pandemi Covid-19. Setiap peserta harus menguasai tema dengan didukung Intonasi, gerakan tubuh (body language) juga kelancaran untuk bisa tampil maksimal.

Ayu Qona’ah, salah satu peserta perwakilan kelas 8 A mengaku sangat senang dengan lomba pidato Bahasa Arab. Meskipun bahasa Asing, tapi bagi Ayu Bahasa Arab bukan bahasa yang sulit. Asal di tlateni dan belajar sungguh-sungguh pasti bisa. “ kalah menang tidak masalah, yang terpenting bisa tampil maksimal tanpa ada perasaan grogi atau blank di depan,” kata Ayu. (abd)

Puncak Peringatan HSN 2020, MTs Negeri Gresik Gelar Istighosah Secara Virtual
Puncak Peringatan HSN 2020, MTs Negeri Gresik Gelar Istighosah Secara Virtual

Puncak Peringatan HSN 2020, MTs Negeri Gresik Gelar Istighosah Secara Virtual

Kab. Gresik (MTsN Gresik) – Dalam rangkaian acara puncak peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada hari Kamis, 22 Oktober 2020 Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menyelenggarakan kegiatan Istighasah dan Do’a bersama. Istighosah dan do’a bersama tersebut di tayangkan secara virtual.

Peringatan berlangsung di Gedung Pendidikan Islam (GPI) dengan di ikuti oleh seluruh dewan guru dan karyawan dan berjalan dengan khidmat.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mengusung tema “Santri Sehat Indonesia Kuat”. Yang memiliki makna berdasarkan kondisi yang di alami oleh Dunia Internastional, tak terkecuali Indonesai, saat ini tengah dilanda pandemi global Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Dengan peringatan Hari Santri Nasional ini diharapkan kewasapadaan lebih diperhatikan, terlebih menjaga kedisiplinan dan tetap menjaga protokol kesehatan guna meminimalisir penyebaran Virus Covid-19. Dengan menerapkan protokol kesehatan maka Indonesia akan kuat dari terpapar Virus Corona.

Dalam puncak Peringatan Hari Santri Nasional ini merupakan penutup dari rangkaian kegiatan lomba yang diselenggarakan oleh Panitia HSN 2020 yaitu lomba Kaligrafi secara Luring (luar jaringan) dan lomba Pildacil secara Daring (dalam jaringan). Semangat peringatan Hari Santri Nasional tahun ini menjadi spirit bagi Madrasah untuk menjadi lebih baik.

Pamuji, selaku Kepala Madrasah menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh dewan guru dan karyawan atas terlaksananya kegiatan Puncak Peringatam Hari Santri Nasional, meskipun pelaksanaan di tengah masa pandemic, hal itu tidak menyurutkan semangat bapak dan ibu guru untuk menjalankan program-program madrasah. Kerja keras kita dan kerja cerdas yang kita lakukan semoga membawa Madrasah Tsnawiyah Negeri Gresik semakin baik.

Moh. Ayisyudin, selaku Ketua Panitia menjelaskan, dari Live Streaming youtube, peserta didik mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari awal sampai akhir. Sebagai pengganti KBM pada hari ini, peserta didik diwajibkan login dan hadir secara online di situs Live Streaming youtube (Official MTs Negeri Gresik). Dengan begitu, peserta didik meskipun tidak datang di Madrasah mereka masih bisa mengikuti kegiatan Istighosah dan Do’a bersama melalui virtual. (abd)

Songsong HSN 2020 MTs Negeri Gresik Gelar Lomba Kaligrafi
Songsong HSN 2020 MTs Negeri Gresik Gelar Lomba Kaligrafi

Songsong HSN 2020 MTs Negeri Gresik Gelar Lomba Kaligrafi

Gresik (MTsN Gresik) – menyongsong peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tanggal 22 Oktober 2020, Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menggelar aneka perlombaan. Dua kategori Perlombaan yang diadakan bersifat Daring (dalam jaringan) dan Luring (luar jaringan). Lomba yang bersifat Daring adalah Pildacil dan yang bersifat Luring adalah Kaligrafi.

Kaligrafi bukan sesuatu yang asing lagi, kaligrafi sudah familiar, terlebih di lingkungan Madrasah. Kaligrafi merupakan salah satu ilmu seni menulis dengan indah dan menarik. Kaligrafi adalah tulisan khat Arab yang mendapat sentuhan seni hingga melahirkan tulisan lebih indah dan enak di pandang mata.

Seperti saat ini, sedang berlangsung lomba Kaligrafi. Peserta dari perwakilan tiap-tiap kelas datang ke madrasah dengan membawa peralatan yang dibutuhkan untuk mengikuti lomba kaligrafi. Sabtu, (17/10).

Terbagi dalam dua ruang kelas, peserta lomba Kaligrafi menampilkan karya terbaiknya. Mereka berlomba-lomba untuk menulis Kaligrafi dengan tema yang sudah di tentukan oleh panitia.

Moh. Ayisyudin selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwasanya untuk lomba Kaligrafi, peserta harus menuliskan tema yang sudah di tentukan. Tema-tema tersebut di ambilkan dari kata-kata mutiara berbahasa Arab. Jadi, peserta tinggal membuat tulisannya seindah mungkin dengan menggunakan khat bebas.

Teknik penilaian dalam lomba Kaligrafi tersebut adalah; kebenaran bacaan dan tulisan, kekayaan imajinasi (kreativitas), tata warna (komposisi warna), kebersihan dan kerapian.

Vera, perwakilan kelas 9F mengaku sangat senang dengan menulis Kaligrafi. Dia mengaku tidak hanya kali ini mengikuti lomba Kaligrafi untuk perwakilan kelas. “Yang penting happy pak.” Katanya.

Begitu juga dengan peserta lainnya, terlihat mereka begitu sangat menikmati goresan tintanya di atas kertas A3. Dengan di bubuhi degradasi dan komposisi warna menambah keindahan tulisan.

Waka Kesiswaan, Ibu Lucky menambahkan, lomba kaligrafi ini diadakan selain meramaikan Peringatan Hari Santri Nasional, juga untuk menyaring atau menseleksi bakat peserta didik dalam bidang seni kaligrafi. Nantinya akan di ikutkan dalam perlombaan tingkat Kabupaten bisa maupun Provinsi. Bibit-bibit baru dalam bidang kaligrafi nantinya akan di bina lebih lanjut.

Lomba kaligrafi yang berlangsung di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19. (Abd)

Perpisahan Mahasiswa PPL UINSA di MTs Negeri Gresik
Perpisahan Mahasiswa PPL UINSA di MTs Negeri Gresik

Perpisahan Mahasiswa PPL UINSA di MTs Negeri Gresik

Kab. Gresik (MTsN Gresik) – selesai sudah perjalanan 12 Mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Surabaya (UINSA) dalam melaksanakan kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik. Selama dua bulan mereka belajar pembelajaran secara Online dengan didampingi oleh guru pamong. Mereka membuat perangkat pembelajaran, KBM melalui E-Learning, dan belajar membuat video pembelajaran. Selama kurun waktu yang telah meraka lewati, banyak pengalaman yang sudah mereka dapatkan di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik.

Kondisi yang bisa dibilang kurang bersahabat bagi Mahasiswa PPL UINSA dikarenakan di saat pelaksanaan PPL mereka dihadapkan pada masa pandemic. Tentunya mereka tidak bisa bertatap muka dengan peserta didik, hanya melalui Zoom dan Video Call. Meskipun demikian, dari kondisi tersebut mereke justru mendapatkan tantangan positif untuk bisa melaksanakan KBM secara Online dengan memaksimalkan beberapa apliksasi sebagai media pembelajaran seperti aplikasi Kinemater, Camtasia, dst.

Dengan berat hati, Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik, Rabu (14/10) melepas rombongan mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA). Kegiatan pelepasan dan ramah tamah ini dilaksanakan di ruang kepala. DPL mahasiswa Sutini, selaku pihak dari UINSA mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf telah diterima serta dibimbing dalam pelaksanaan PPL. Kerja sama antara UINSA dan MTs Negeri Gresik merupakan bukan yang pertama, tetapi sudah berjalan dengan baik di tahun-tahun sebelumnya dalam pembinaan menjadi guru pamong bagi mahasiswa PPL.

Kegiatan perpisahan sekaligus ramah tamah ini berjalan dengan lancar. Kegiatan ini juga dihadiri oleh guru pamong yang membimbing proses PPL. Ada Dua guru pamong MTs Negeri Gresik yang mendampingi proses ini yaitu Moh. Ayisyuddin guru SKI dan Mamnu’ah guru al-Qur’an Hadits. Perpisahan ini diharapkan para mahasiswa yang telah melakukan PPL di MTs Negeri Gresik dapat mempelajari hal-hal nyata tentang pembelajaran sekolah dan mengambil pelajaran dari kegiatan PPL untuk menjadi pendidik yang berintegritas. Pelepasan diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dari Mahasiswa UINSA kepada MTs Negeri Gresik. (abd)

Bimtek Guru Akidah Akhlak MTsN Gresik Jadi Titik Koneksi
Bimtek Guru Akidah Akhlak MTsN Gresik Jadi Titik Koneksi

Bimtek Guru Akidah Akhlak MTsN Gresik Jadi Titik Koneksi

Kab. Gresik (MTsN Gresik) – Memasuki hari kedua pelaksanaan kegiatan Bimtek Implementasi Pembelajaran berdasarkan Kurikulum (KMA 183-184) dan Implementasi E-Learning jenjang MTs (Pembelajaran Akidah Akhlak) yang berlangsung di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik terlihat peserta masih antusias dan aktif.

Kamis,(15/10) Kegiatan Bimtek ini diselenggarakan oleh direktorat KSKK Kementerian Agama RI yang dilaksanakan secara serentak untuk zona Jawa Timur, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Banten dan Bali. Untuk titik koneksi MTs Negeri Gresik bimtek mapel Akidah Akhlak jenjang madrasah Tsanawiyah diikuti oleh guru Akidah Akhlak Se-KKM 01 wilayah Gresik Selatan (Duduksampeyan, Benjeng, Cerme, Balungpanggang, Menganti, Kedamean, dan Driyorejo).
Sesuai jadwal, selama dua hari peserta mendapatkan materi yang disajikan secara virtual dengan menggunakan aplikasi Zoom meeting. Hari pertama materi yang disampaikan adalah; Revolusi Pembelajaran di Madrasah, Teknik Mendesain Adaptasi Kurikulum Akidah Akhlak MTs pada masa darurat, Perencanaan Penilaian mata pelajaran Akidah Akhlak MTs pada masa darurat maupun normal, Esesnsi KI/KD dalam KMA 183 mata pelajaran Akidah Akhlak MTs, Pendekatan Pembelajaran Abad 21 dalam Pembelajaran PAI.

Sedangkan materi yang disampaikan di hari kedua meliputi; Menerjemahkan kelenturan KMA 183 dalam membuka ruang kreasi dan inovasi guru dalam melayani keberagaman bakat dan minat siswa, Teknik mendesain perencanaan pembelajaran mata pelajaran Akidah Akhlak MTs (pembelajaran jarak jauh berbasis E-Learning), Mengoperasikan LMS E-Learning Madrasah, dan strategi melahirkan keunggulan madrasah pada KMA 184 dan 183 tahun 2019.
Moh. Mushofan selaku Waka bidang Kurikulum menjelaskan bahwasanya kegiatan Bimtek ini sangat bermanfaat bagi guru mapel Akidah Akhlak. Mengingat materi yang disampaikan berkaitan dengan kondisi sekarang yakni penerapan dan desain pembelajaran jarak jauh berdasarkan KMA 183-184.

“Meskipun pembelajaran berlangsung di masa darurat (pandemic), guru tetap dituntut untuk bisa menyajikan pembelajaran dengan berbagai macam metode terbaru dan strategi dan menyenangkan. Dengan demikian lima unsur konten dalam pembelajaran bisa tersampaikan sebagaimana yang di sampaikan dalam materi bimtek yaitu; mengajar tepat sasaran, materi tersampaikan, kompetensi terlampaui, pembelajaran tuntas, dan kepuasan bathin (bahagia).” Terang Mushofan.

Fahimul Ilmi, salah satu peserta Bimtek mengungkapkan bahwasanya kegiatan ini sangat bagus dan positif. Meskipun di laksanakan secara Zoom meeting, akan tetapi materi yang diberikan bisa di tangkap dan dipahami. Dan yang paling seru adalah penerapan desan pembelajaran jarak jauh. Guru harus bisa menciptakan kreatifitas dan inovatif dengan penggunaan berbagi macam aplikasi atau media pembelajaran, khususnya guru mapel Akidah Akhlak.
Kegiatan bimtek ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. (abd)

Penyemprotan Desinfektan di MTs Negeri Gresik oleh BPBD Kabupaten Gresik
Penyemprotan Desinfektan di MTs Negeri Gresik oleh BPBD Kabupaten Gresik

Penyemprotan Desinfektan di MTs Negeri Gresik oleh BPBD Kabupaten Gresik

Kab. Gresik (MTsN Gresik) sebuah upaya dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap covid-19 terus dilaksanakan oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik. Salah satunya dilakukan penyemprotan desinfektan menyeluruh di lingkungan madrasah.

Meskipun KBM tatap muka di liburkan di madrasah, tetapi kondisi di lingkungan madrasah tidak sepi. Ada beberapa guru dan karyawan yang piket setiap harinya. Hari ini, Senin, (13/04) ada kegiatan yang dilakukan di madrasah yaitu penyemprotan desinfektan.

Kali ini, petugas penyemprotan dari Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik. “Terima kasih atas perhatian dan bantuannya. Semoga kita semua sehat, senantiasa di bawah lindunganNya. Demikan pula semoga pandemi covid-19 segera berakhir.” Ungkap Dhoni Fakhruddin, Waka bidang Sarpras.

Penyemprotan dilakukan secara menyeluruh di lingkungan madrasah diantaranya di ruang kelas, kamar mandi, ruang guru, perpustakaan, tempat parkir serta seluruh ruangan yang ada di lingkungan madrasah.

Ahmad Jamil, selaku kepala madrasah sangat mengapresiasi pelaksanaan penyemprotan desinfektan yang dilakukan oleh tim dari BPBD Kabupaten Gresik. “Semoga kegiatan ini dapat mencegah penularan virus Corona-19. Dan lingkungan MTs Negeri Gresik aman dari wabah Covid-19.” Ungkap Ahmad Jamil.

MTs Negeri Gresik Adakan Pembinaan Pengembangan Pembelajaran dan Penilaian Hasil Belajar
MTs Negeri Gresik Adakan Pembinaan Pengembangan Pembelajaran dan Penilaian Hasil Belajar

MTs Negeri Gresik Adakan Pembinaan Pengembangan Pembelajaran dan Penilaian Hasil Belajar

Untuk memberi pemahaman kepada guru di MTs Negeri Gresik tentang perubahan perangkat pembelajaran (RPP), maka diselanggarakan kegiatan MGMP dengan topik “Pembinaan tentang SK Dirjen Pendis No. 5164, 5163, dan 5162 tahun 2018 tentang RPP, Pengembangan Pembelajaran dan Penilaian Hasil Belajar. Kegiatan ini menghadirkan Pengawas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik Akhamd Yahya. Pembinaan berlangsung di Gedung Pendidikan Islam (GPI) dengan diikuti oleh seluruh dewan guru baik ASN maupun Honorer. Jum’at, (20/03)

Dalam pembinaan tersebut, Akhmad Yahya memberikan penjelasan dan arahan tentang perubahan perangkat pembelajaran yang semula dibuat beberapa lembar oleh guru menjadi satu lembar. Beliau menjelaskan, mengapa RPP sekarang dibuat menjadi satu lembar

Pertama; pembelajaran efektif dan efesien. Artinya dengan membuat RPP satu lembar guru semakin mudah untuk melakukan proses pembelajaran. Kemudian komponen apa saja yang ada di RPP satu lembar itu? Beliau menjelaskan bahwsanya di RPP satu lembar hanya tertulis – selain identitas instansi – terdapat empat komponen yaitu; Kompetensi Dasar (KD), Tujuan Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran (KBM), dan Penilaian. Keempat komponen tersebut yang muncul di format RPP satu lembar.

Kedua; guru kosentrasi pada pembelajaran. Artinya semakin sedikit RPP yang dibuat maka guru akan lebih fokus banyak di kegiatan pembelajaran bersama peserta didik. Karena selama ini guru disibukkan dengan RPP yang begitu banyak halamannya sehingga waktu untuk menyampaikan materi kurang maksimal. Karena esensi dari RPP adalah bagaiamana rencana yang dibuat itu bisa terlaksana dengan maksimal dengan menggunakan langkah-langkah pembelajaran yang efektif dan efesien.

Ketiga; pembelajaran substantif, tidak administratif. Hal ini yang menjadi target oleh Nadim Makarim Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagai upaya agar guru tidak fokus pada administrasi pembelajaran. Intensitas guru di sekolah seharusnya lebih banyak bersama peserta didik, bukan sibuk dengan administrasi. Oleh karenanya, RPP dibuat satu lembar adalah untuk harmonisasi tugas guru dan kewajiban peserta didik bisa berjalan dengan baik. Materi tersampaikan dan munculnya karakter peserta didik dari hasil pembelajaran yang dialami.

Pada intinya, seorang guru harus siap menerima segala perubahan. Perlu adanya sikap yang arif dan bijaksana dalam menghadapi segala hal. Karena perubahan pasti ada disetiap saat. Perhatian dan bimbingan bagi peserta didik harus diutamakan dari yang lainnya. Agar peserta didik memiliki karakter maka mari kita sebagai guru membangun jiwa dan bandanya dengan tetap fokus pada pembelajaran yang efektif efesien serta memberi tauladan yang baik. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW. yang di utus oleh Allah SWT. kepada umatya dengan membawa dua karakter yaitu Profesional dan Integritas dengan diberikan empat sifat Shidiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh. Itulah fungsi dan peranan pendidik. (abd)

Pembelajaran Daring di MTs Negeri Gresik Berjalan Mulus
Pembelajaran Daring di MTs Negeri Gresik Berjalan Mulus

Pembelajaran Daring di MTs Negeri Gresik Berjalan Mulus

Dalam kegiatan pembelajaran ada metode yang harus digunakan dan dikuasai oleh guru. Penggunaan metode dimaksudkan untuk menentukan langkah-langkah dan mempermudah pembelajaran yang berlangsung serta menghasilkan output yang sesuai dengan kompetensi dasar di tiap-tiap mata pelajaran bagi peserta didik.

Pembelajaran bisa dilakukan dengan menggunakan metode langsung artinya pendidik (guru) dan pembelajar (peserta didik) berada di satu tempat secara bersamaan. Akan tetapi pembelajaran juga bisa dilaksanakan dengan menggunakan metode daring (online) di mana pendidik (guru) dan pembelajar (peserta didik) tidak berada di satu tempat. Mereka bertemu di dunia maya (online) dengan menggunakan aplikasi yang bisa menghubungkan keduanya dalam kegiatan pembelajaran (KBM).

Karena situasi yang tidak memungkinkan bagi guru dan peserta didik untuk melaksanakan kegiatan belajar sebagaiamana bisanya. Kegiatan pembelajaran bisa dilaksanakan dengan menggunakan metode daring (online). Hal itu sebagaimana surat edaran dari Pemerintah melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik untuk melaksanakan KBM daring karena adanya virus Corona (Covid-19) yang berkembang saat ini. Sehingga hal itu, untuk pencegahannya lembaga pendidikan harus mengalihkan pembelajaran dengan cara daring (online).

Karena kondisi tersebut, Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik melaksanakan kegiatan pembelajaran (KBM) daring (online). KBM daring sudah dilaksanakn mulai hari Rabu, (18/03) sampai dua pekan ke depan.

Dalam teknisnya, sebagaimana yang dijelaskan oleh Wakil kepala bagian Kurikulum, Muhammad Zainuri, KBM tetap dilaksanakan seperti biasa. Guru memberikan materi kepada peserta didik sesuai jam pelajaran. KBM tetap berlangsung selama 10 jam di mulai pukul 7.15-14.55.

Media yang dipakai untuk penyampaian materi kepada peserta didik adalah aplikasi Google Form. Dari hasil workshop pembuatan Google Form hari Senin, (16/03) guru sudah bisa menguasai dan menggunakannya.

Kamis, (20/03) adalah hari kedua bagi MTs Negeri Gresik melaksanakan KBM daring. Sesuai jam pelajaran, guru mengirimkan tugas kepada peserta didik yang berada di rumah. Peserta didik diharuskan untuk online untuk menerima tugas dari bapak dan ibu guru. Beragam tugas yang diberikan kepada peserta didik. Ada yang hanya memberikan materi, soal-soal, dan ada juga yang memberikan keduanya materi dan soal.

Untuk pengiriman materi mata pelajaran, wali kelas memasukan nomor WA guru mapel ke group kelas, selanjutnya menunggu jam pelajaran guru mapel akan mengirimkan materi melalui link (google form) peserta didik membuka dan mengerjakan.

Tutuk Maziyatum M, guru mata pelajaran IPA sekaligus wali kelas 8 mengaku sangat terbantu dengan aplikasi Google Form sebagai media untuk kegiatan belajar daring. (online). “Setelah membuat materi dan soal-soal langsung bisa di share ke anak-anak link-nya. Akan tetapi setelah dipelajari dan dipraktekkan ternyata ada beberapa kelemahan. Yang paling krusial adalah paket data, jaringan, dan sinyal bagi keduanya baik guru maupun peserta didik. Karena yang namanya Online ya data dan jaringan harus lancar”. Ungkapnya.

“Dari aplikasi Google Form ini, saya  bisa melihat anak-anak baik yang sudah mengerjakan maupun belum. Di tampilan Google Form ada fitur Questions dan Responses. Terkait tugas mengerjakan soal, saya bisa memantau langsung dari fitur Questions. Dari beberapa soal yang dimunculkan akan ketahuan jawaban dari setiap anak. Ini sangat bagus buat penilaian. Sedangkan untuk mengetahui seberapa banyak peserta didik yang sudah mengerjakan soal, bisa di lihat di fitur Responses. Identitas peserta didik akan muncul langsung dan seterusnya. Ini luar biasa.” Ungkap Fahimul Ilmi guru mapel Akidah Akhlak.

Muhammad Zainuri, merasa bersyukur atas apa yang sudah dilakukan oleh bapak ibu guru. “Hari ini kita sudah belajar sekaligus menjadi user pembelajaran daring (online). Hal ini merupakan perkembangan di bidang kompetensi SDM bagi guru di MTs Negeri Gresik.” terang Zainuri. “Semoga ke depan bisa lebih baik lagi. Ungkapnya.” Tambah Dia. (abd)