Penulis: Husnul Abid

Tetap Berprestasi di Masa Libur Sekolah, Pelajar MTsN Gresik Raih Medali Emas di POSI 2021

Tetap Berprestasi di Masa Libur Sekolah, Pelajar MTsN Gresik Raih Medali Emas di POSI 2021

Benjeng.MTsN Gresik – Masa liburan sekolah tidak harus dihabiskan dengan bermain, banyak hal positif yang bisa dilakuan siswa untuk mengisi masa liburannya. Kegiatan positif tersebut diantaranya adalah berpartisipasi dalam ajang Olimpiade Online.

Seperti halnya siswa satu ini, yang memiliki nama Naura Fithrotun Nisa’, siswa kelas 8A MTsN Gresik, ia sukses mempersembahkan prestasi yang gemilang di kanca Nasional.

Prestasi yang diraih yaitu, pada ajang “Kompetisi Sains Madrasah Online” (KSMO) yang diselenggarakan oleh POSI pada tanggal 20 Juni 2021, ia berhasil meraih Medali Emas di bidang mata pelajaran IPS.

Medali Emas kembali ia torehkan di IOS pada bidang mata pelajaran IPS, yang diselenggarakan oleh POSI pada tanggal 26 Juni 2021.

Dua prestasi yang ia peroleh menjadi kebanggaan madrasah, sekaligus mendapat apresiasi dari bapak Pamuji selaku kepala madrasah. “Pertahankan prestasi yang diraihnya”, kata Pamuji.

Selaku Waka Kesiswaan, ibu Lucky Liss Setya Rini merasa bangga dengan torehan prestasi yang diraih oleh Naura Fithrotun Nisa’. Dengan rasa syukur, beliau mengucapkan terimakasih kepada guru pembimbing mata pelajaran IPS, optimistis yang di bangun, dengan kesabaran dan do’a, serta support dari semua dewan guru, Alhamdulillah, berbuah manis. (Humas)

sumber gambar: www.malangtimes.com

sumber gambar : www.malangtimes.com

*Husnul Abid

“Pada dasarnya seorang guru merupakan inovator yang dituntut untuk memiliki kemampuan dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui inovasi pembelajaran”

Dalam diri manusia terdapat kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang dimiliki oleh manusia bisa digunakan untuk melakukan aktifitas dan meningkatkan aktualisasi diri atau pengembangan diri. Sebaliknya, kekurangan yang dimiliki oleh manusia bisa dijadikan sebagai proses belajar untuk menghadapi kesulitan, tantangan, dan berusaha untuk mencari solusi yang terbaik dari setiap masalah yang dihadapi. Di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna. Allah swt menganugerahkan kelebihan dan kekurangan pada setiap manusia tentunya memiliki tujuan yaitu adanya keseimbangan artinya manusia bisa saling bersinergi atas kedua hal tersebut.

Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah, maka hal yang bisa dilakukan adalah melihat potensi kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Kelebihan yang kita miliki apakah sepenuhnya sudah kita lakukan untuk menghasilkan sebuah karya, membuat kreativitas, menciptakan media, metode, atau strategi yang bermanfaat untuk orang banyak. Hal itu adalah sebuah renungan bagi kita bahkan bisa menjadi sebuah PR besar bagi kita dalam mewujudkan sebuah karya dalam diri kita. Terlebih lagi apabila kita adalah seorang pendidik (guru). Di sisi lain ada kelemahan yang kita miliki. Sebuah pertanyaan, apakah kita tetap berada di zona aman. Artinya bahwa kita tidak bertindak sesuatu untuk mengatasi kelemahan yang ada pada diri kita. Kita terlena dengan kelemahan sehingga tidak ada tindakan positif untuk merubah kelemahan menjadi sebuah peluang untuk menghasilkan karya.

Guru cermin dari pendidik dituntut untuk kaya akan pengetahuan dan ketrampilan serta memiliki sikap sesuai dengan profesinya. Guru harus profesional dalam menyelesaikan tugas dan berbagai macam persoalan di dalamnya. Kondisi seperti itu, sebagai seorang guru tentunnya harus terus belajar baik dari teman seprofesi, buku, media, orang tua, termasuk peserta didik. Dari pengalaman yang diperolehnya, seorang guru dapat mengembangkan berbagai macam ide dan kreativitas. Selain itu juga akan mengantarkan guru pada mindset berpikir positif kritis. Untuk itulah guru harus mempunyai ruang dan wadah untuk menuangkan ide dan kreativitasnya sehingga guru bisa menghasilkan sebuah karya yang berguna bagi dunia pendidikan.

Di tangan seorang guru bertumpu jutaan peserta didik dalam menggapai cita-cita dan impiannya. Oleh karena itu, seorang guru dituntut untuk bisa berkarya dan menghasikkan sebuah karya. Merekalah yang nantinya akan mengisi pelbagai kursi kepemimpinan suatu bangsa. Di tangan mereka pula perjuangan suatu bangsa akan diteruskan. Guru yang telah memikiki karya, berarti telah menunjukkan kemampuannya dalam bidang tugasnya secara profesional. Dengan karya yang dihasilkan oleh guru dapat bertutur apa yang didengar, dilihat dan dirasakannya. Dengan karyanya seorang guru selalu mengikuti perkembangan zaman, sehingga daripada itu menjadikan guru semakin kaya.

Kreatifitas dan Inovasi Guru

Kaitannya dengan Kreatifitas dan Inovasi Guru, dari keempat kompetensi (kepribadian, pedagogis, profesional, dan sosial) yang dimiliki seorang guru, kompetensi Profesionalisme menjadi hal yang krusial karena guru dituntut untuk mampu berinovasi dan berkarya. Profesionalisme merupakan sebuah kata yang tidak dapat dihindari di era Globalisasi. Dunia pendidikan sekarang ini tengah menghadapi tantang an dalam cepatnya arus Globalisasi. Dunia pendidikan dituntut agar dapat mendorong dan mengupayakan peningkatan kemampuan dasar untuk menjadi individu unggul dan memiliki daya saing yang kuat secara cepat. Guru yang profesional harus mampu melakukan terobosan dan perubahan, terutama perubahan paradigma belajar dan mengajar. Sudah saatnya guru tidak menempatkan anak didik sebagai objek pembelajaran, tetapi harus mengaktifkan mereka untuk berperan dan menjadi bagian dari proses pembelajaran. Guru tidak lagi memosisikan diri lebih tinggi daripada anak didik atau sebagai tokoh sentral, tetapi berperan sebagai fasilitator atau konsultator yang bersifat saling melengkapi. Dalam hal ini, guru dituntut untuk dapat melaksanakan proses pembelajaran yang efektif, kreatif, dan inovatif secara dinamis dan demokratis.

Dengan beragamnya ide dan tingginya kreatuvitas yang dimiliki guru hal itu bisa dijadikan sebagai motivasi bagi dirinya untuk menghasilkan karya melalui goresan pena, menulis buku, menciptakan sebuah inovasi pembelajaran, bahkan bisa melakukan pembuktian sebuah teori melalui eksperimen. Ketika seorang guru berhasil membuat karya dan kreativitas maka pengalaman dan ketrampilan dari pengetahuanya itu bisa di share untuk meningkatkan mutu tenaga pendidik.

Sebuah karya yang dihasilkan oleh seorang guru  bisa dilakukan dengan memulai untuk menuangkan permasalahan yang dihadapinya selama bekerja, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Kemudian, dari permasalahan yang ditemukan, selanjutnya guru bisa mulai menuliskan tahapan-tahapan yang harus dilakukan dengan cara menulis setiap perkembangan atas permasalahan tersebut yang dituangkan dalam cataan singkat. Setelah itu, seorang guru bisa memulai tahapan selanjutnya yaitu menuangkan dalam bentuk puisi, PTK, cerpen, opini, dan dan boleh pula karya tulis non penelitian seperti membuat makalah, artikel, buku bahan ajar,  diktat (modul), karya terjemahan, dan  buku pedoman guru.

Kemauan yang Kuat

Keterbatasan guru dalam membaca menjadi faktor utama terhadap minimnya guru berkarya melalui tulisan. Hal itu disebabkan karena guru terjebak dalam sebuah rutinitas dalam pemenuhan administrasi mengajar yang menumpuk setiap harinya. Akibatnya, guru mersakan kelelahan selepas aktivitas mengajar. Ketika sampai dirumah, hanya istrihat dan berkumpul dengan keluarga. Namun, ada juga guru yang masih tetap memiliki kemauan dan aktivitas yang tinggi untuk meluangkan waktunya untuk menulis.

Kunci kesuksesan bagi guru yang ingin berhasil dalam menulis dan berkarya dengan inovasinya adalah adanya kemauan yang tinggi. Ketika guru sudah memiliki kemauan yang tinggi, maka ia akan berusaha sekuat tenaga untuk belajar baik dari pengalaman orang lain, membaca berbagai sumber, bahkan bisa sharing dengan orang yang dianggap ahli dalam bidangnya. Hal itu bisa menjadi langkah bagi guru untuk mengatasi keterbatasannya.

Munculnya dilematis dari seorang guru menjadi persoalan baru. Setelah adanya kemauan yang kuat dalam dirinya untuk menulis, akan tetapi di sisi lain merasa kebingungan untuk menuliskan kalimat yang pertama yang akan dituangkan dalam tulisannya. Hal mendasar yang harus dilakukan adalah dengan selalu mencoba, mencoba, dan mencobanya lagi. Kesuksesan bisa berawal dari kegagalan saat mencoba. Oleh karena itu, teruslah menulis karena pada akhirnya kita akan menemukan jati diri sebagai penulis. Sebagai guru harus tetap berkarya dan berinovasi. Karya-karya yang ia tulis akan selalu dikenang dan tetap hidup sepanjang masa.

*Husnul Abid, adalah Guru Mapel Bahasa Arab pada MTs Negeri Gresik

Inovasi Media Pembelajaran Dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Selama Pandemi Covid-19

Penulis: Elif Mutiaturrohmah, S.Pd

Sistem pembelajaran jarak jauh (PPJ) yang diterapkan sejak terjadinya pandemi COVID-19 menuntut para guru untuk bisa lebih kreatif dalam mengelolah kelas agar siswa tidak merasa bosan atau jenuh belajar dirumah.

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) adalah pembelajaran dengan menggunakan suatu media yang memungkinkan terjadi interaksi antara pengajar dan pembelajar. Dalam PJJ antara pengajar dan pembelajar tidak bertatap muka secara langsung, dengan kata lain melalui PJJ dimungkinkan antara pengajar dan pembelajar berbeda tempat bahkan bisa dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh

Media pembelajaran PPJ tidak harus menekankan pada satu media saja, tetapi berbagai macam media harus bisa dikelolah oleh guru dengan tujuan siswa tidak bosan, siswa bisa lebih semangat dan ada feedback otomatis melalui berbagai media tersebut. Lantas inovasi media apa sajakah yang harus dikuasai guru selama PPJ?

PPT

Media Power Point adalah alat bantu presentasi, biasanya digunakan untuk menjelaskan suatu hal yang dirangkum dan dikemas dalam slide Power Point. Sehingga pembaca dapat lebih mudah memahami penjelasan kita melalui visualisasi yang terangkum di dalam slide. Dengan Media Power Point diharapakan semua materi yang disampiakan guru bisa diterima oleh siswa. Power Point yaitu salah satu fitur menyediakan kemampuan untuk membuat presentasi yang meliputi musik yang memainkan seluruh presentasi atau efek suarauntuk slide tertentu. Uniknya versi Power Point terbaru bisa digunakan sebagai media presentasi yang dapat memunculka nwajah guru saat menjelaskan.

Quizziz

Quizizz merupakan sebuah web tool untuk membuat permainan kuis interaktif untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas. Quizizz sekarang bisa diakses di playstore bagi pengguna android, sehingga dalam penggunaannya lebih praktis dan tentunya mobile friendly. Penggunaan quizizz sangatlah mudah, sahabat sosiologi akan dibagi ke dalam 2 bagian yaitu yang pertama adalah host (pembuat soal), pembuat soal biasanya adalah seorang guru/pengajar. Yang kedua ada user (siswa) yang bergabung (join) untuk menjawab soal-soal yang sudah dibuat oleh guru. Akses yang diberikan kepada user/siswa yang melakukan join hanya berupa pengerjaan soal dan pilihan jawaban yang harus dijawab. Selama menjawab user/siswa bisa melihat skor/nilai dalam bentuk prosentase.

Goggle sites

Google Site merupakan suatu tool yang digunakan untuk menciptakan custom website. Mirip dengan wiki, kita dapat mengembangkan situs  sendiri dalam membuat website dan isinya. Kemudian Anda dapat memilih kepada siapa saja situs tersebut dibagikan. Kita dapat menentukan siapa pemiliknya, siapa yang kita izinkan untuk mengedit dan memperbaiki situs, dan siapa yang kita izinkan untuk melihat situs. Kita dapat membatasi siapa saja yang dapat melihat situs menjadi kelompok kecil dan pribadi atau kita dapat memilih untuk mempublikasikan supaya situs mudah diakses siapa saja di dunia.

Karena situs anda disimpan “di dunia maya”, situs Anda tersedia untuk perangkat apa saja yang yang dapat mengakses internet dan dapat diakses dari mana saja yang memiliki koneksi internet tersedia. Dalam sites tersebut kita dapat membuat tombol-tombol yang bisa mengarahkan pada materi yang kita inginkan. Contoh pembuatan media melalui google sites terdapat pada link berikut: https://sites.google.com/view/elifpengukuran/definisi, https://sites.google.com/view/pelajarialatukur/halaman-muka

Microsoft Sway

Office Sway adalah program presentasi dan merupakan bagian dari rangkaian produk Microsoft Office. Sway ditawarkan untuk rilis umum oleh Microsoft pada Agustus 2015. Ini memungkinkan pengguna yang memiliki akun Microsoft untuk menggabungkan teks dan media untuk membuat situs web yang layak ditampilkan. Pengguna dapat menarik konten secara local dari perangkat yang digunakan, atau dari sumber internet seperti Bing, Facebook, One Drive, dan You Tube.

Dengan Sway, tak perlu menghabiskan banyak waktu untuk pemformatan. Mesin desain bawaan akan membantu menyempurnakan kreasi Anda. Jika desain awal tidak sesuai dengan selera atau suasana hati, maka kita dapat dengan mudah menerapkan desain lain atau sepenuhnya mengubah tata letak sesuai keinginan.

Sway gratis digunakan oleh siapa saja yang memiliki Akun Microsoft (Hotmail, Live, atau Outlook.com). Kita dapat membuat Sway yang lebih menarik dengan lebih banyak konten jika menggunakan Sway sebagai bagian dari langganan Office 365. Contoh Link Sway sebagai berikut:

https://sway.office.com/ZGAPaQbDwMUhwuVF?ref=Link

https://sway.office.com/ULF6FReEEB4zzZC0?ref=Link

You tube

YouTube adalah salah satu media social dengan situs web yang menyediakan berbagai macam video mulai dari video clip sampai film, bahkan yang paling trend saat ini adalah sebagai media pembelajarans erta video-video yang dibuat oleh pengguna You Tube itu sendiri. Untuk pembuatan Youtube kita bisa menggunakan aplikasi pembuatan video dengan Kinemaster, Catamsia, Adobe premiere pro, Filmora, Funimate, Viva Video, dan masih banyak lagi aplikasi yang bisa kita gunakan untuk pembuatan media dan kemudian kita manfaatkan share link youtube. Contoh media pembelajaran Youtube: https://youtu.be/fwu4_O7TmRI, https://youtu.be/awv7_rnpFdY,https://youtu.be/wnm2zFTf-A,https://youtu.be/J4iomsTWck8https://youtu.be/geIdAfMiB9c, dan masih banyak lainnya.

Interaktif/ Game

Media pembelajaran adalah media yang dapat digunakan dalam membuat pembelajaran lebih menarik. Sehingga pelajaran yang disampaikan dapat dengan mudah diterima oleh para siswa. Salah satu contoh dari macam-macam media pembelajaran yang sangat menarik dan dapat digunakan oleh guru pada saat PPJ adalah media pembelajaran interaktif/game.

Pembuatan media pembelajaran interaktif berbentuk game ini dapat dibuat diberbagai aplikasi seperti Adobe Flash, Adobe Illustration, Corel Draw, Articulate storyline dan lain sebagainya. Dalam pembuatannya juga diperlukan beberapa bagian yang tidak terlupakan dari game seperti karakter game, alur game, sound game, isi game, dan lain-lainnya. Media pembelajaran ini sangat menarik untuk dicoba karena dapat menarik minat siswa dalam mempelajari suatu materi yang diberikan. Tidak pula memberikan kebosanan serta dapat membantu meningkatkan daya ingat pada siswa-siswanya. Salah satu inovasi terbaru sebagai PPJ adalah menggunakan Articulate storyline.

Articulate Storyline adalah sebuah perangkat lunak yang dapat digunakan untuk membuat presentasi. Articulate storyline merupakan salah satu multimedia authoring tools yang bisa digunakan untuk membuat media pembelajaran interaktif dengan konten yang berupa gabungan dari teks, gambar, grafik, suara, animasi, dan video. Hasil publikasi articulate storyline berupa media berbasis web (html5) atau berupa application file yang bisa dijalankan pada berbagai perangkat seperti laptop, tablet, smartphone maupun handphone.

Articulate storyline ini cukup mudah dipelajari bagi para pemula yang telah memiliki dasar membuat media menggunakan Ms PowerPoint, karena fitur AS ini sangat mirip dengan fitur yang ada pada Ms PowerPoint. Sedangkan bagi pengguna yang sudah expert, bisa berkreasi menciptakan media yang lebihi nteraktif dan powerful. Contoh media interaktif ini menggunakan aplikasi articulate storyline sebagai berikut: .

Adapun isi dari media tersebut sebagai berikut:

Dan masih banyak lagi media yang bisa kita buat agar kegiatan PPJ lebih dapat bermakna dan tidak membosankan. Mudah-mudahaan artikel ini bisa kita gunakan sebagai bahan literasi untuk berinspirasi dalam berinovasi mengembangkan media pembelajaran.

*Elif Mutiaturrohmah, S.Pd, adalah Guru Mapel IPA pada MTs Negeri Gresik

Peran Orang Tua dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

sumber gambar: www.disk.mediaindonesia.com

 

*Fahimu Ilmi

Sejak bulan Maret 2020, Indonesia diresahkan oleh COVID-19 (Corona Virus Diseart-19). Akibatnya, Pemerintah Indonesia mengeluarkan peraturan tentang Pandemi untuk mencegah penularan covid-19. Adanya virus covid-19 pada tahun 2020 memberikan dampak yang luar biasa hamper pada semua bidang, salah satunya pada bidang pendidikan. Dengan adanya virus covid-19  ini membuat semua sarana mati atau di tutup sementara, termasuk kegiatan belajar mengajar,

Belajar adalah aktifitas yang diwajibkan bagi semua orang. Sebagaimana Nabi Muhammad pernah bersabda: “Mencari ilmu (belajar) wajib hukumnya bagi setiap orang Islam”.  Dan dalil tentang kewajiban belajar banyak disinggung di dalam Al Qur’an maupun Al Hadis. Hal ini merupakan indikasi, bahwa betapa pentingnya belajar dan mencari ilmu bagi umat manusia. Dengan belajar manusia dapat mengertiakan dirinya, lingkungannya dan juga Tuhan-nya. Dengan belajar pula manusia mempu menciptakan kreasi unik dan spektakuler. Artinya meskipun pada masa pandemic sekalipun, setiap institusi dan para pelaku pendidikan diwajibkan untuk melaksanakan proses pendidikan seperti biasa meskipun di luar lingkungan sekolah.

Dalam kondisi seperti itu, dan tuntutan yang mewajibkan untuk belajar maka melaksanakan pembelajaran di rumah atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai pengganti dari kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di sekolah. Meskipun pada awalnya banyak orang tua yang menolak pembelajaran jarak jauh untuk anaknya, karena mereka masing-masing dengan teknologi. Namun seiringnya waktu, orang tua mulai menerima pembelaran jarak jauh ini. Terlebih adanya Surat Edaran no. 4 tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang menganjurkan seluruh kegiatan di institusi pendidikan harus jaga jarak dan seluruh penyampaian materi akan disampaikan di rumah masing-masing.

Sedangkan faktor keberhasilan dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini adalah sosok orang tua. Orang tua memiliki andil yang sangat besar dalam kemampuan anak dalam lingkup Pendidikan. Peran orang tua dalam menentukan prestasi belajar siswa sangatlah besar. Pendidikan anaknya dapat menyebabkan anak kurang atau bahkan tidak berhasil dalam belajarnya. Sebaliknya, orang tua yang selalu memberi perhatian pada anaknya, terutama perhatian pada kegiatan belajar mereka di rumah, akan membuat anak lebih giat dan lebih bersemangat dalam belajar karena ia tahu bahwa bukan dirinya sendiri saja yang berkeinginan untuk maju, akan tetapi orang tuanya juga memiliki keinginan yang sama. Sehingga hasil belajar atau prestasi belajar yang diraih oleh siswa menjadi lebih baik. Peran orang tua juga sangat diperlukan untuk memberikan edukasi kepada anak-anaknya yang masih belum bisa memahami tentang pandemi yang sedang mewabah untuk tetap berdiam diri di rumah agar tidak tertular dan menularkan wabah pandemi ini.

Peran orang tua dalam situasi pandemi Covid-19 ini memiliki kedudukan yang fundamental. Terlebih semua penyampaian materi dilakukan secara daring/online dan perlu sarana teknologi yang akan diberikan kepada anak, maka peran serta orang tua dalam mendampingi anaknya sangat dibutuhkan agar anak tersebut menggunakan waktunya untuk fokus pada pembelajaran jarak jauh  (PJJ) dan tidak menggunakan perangkat teknologi sebagai wahana untuk bersenang-senang.

Oleh karena itu, pada tulisan ini penulis akan menyampaikan beberapa peran orang tua sebagai pendamping bagi anaknya agar anak tersebut menggunakan fasilitas yang sudah diberikan sebagai alat untuk mempermudah pembelajaran yang dilaksanakan secara online. Menurut Winingsih dalam artikelnya setidaknya ada empat peran orang tua dalam mendampingi anaknya mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagaiberikut;

Pertama, peran sebagai guru nomor satu di rumah. Sebab sebelum anak memasuki masa sekolah orang tualah yang berperan sebagai pendidik utama bagi anak sejak dari bayi bahkan sejak anak masih dalam kandungan ibunya. Dalam hal ini orang tua berperan dalam mengontrol waktu dan cara belajar anak. Orang tua wajib mengingatkan anak untuk belajar secara rutin di rumah. Tidak lupa orang tua dapat menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi anak-anak dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. Upayakan agar anak tidak merasa tertekan dan stabil emosinya.

kedua, sebagai fasilitator. Fasilitator berarti orang yang berperan sebagai penyedia. Jika di dalam kelas guru berperan sebagai penyedia bahan belaja, rmaka orang tua di rumah juga mempunyai peran sebagai penyedia sarana dan prasarana yang diperlukan anak dalam proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini. Dengan tersedianya fasilitas belajar yang diperlukan akan mendukung keberhasilan pembelajaran jarak jauh ini.

ketiga, sebagai motivator. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) motivator berarti orang yang member motivasi kepada orang lain. Ketika anak mengalami kesulitan belajar di rumah maka orang tua orang harus dapat membantu dengan member inspirasi kepada anak. Orang tua juga harus dapat menjadi  penggerak dan pendorong kepada anak untuk selalu meningkatkan motivasi belajar pada dirinya.

keempat, sebagai pengarah atau director. Orang tua mempunyai peran untuk selalu membimbing anaknya agar dapat mencapai keberhasilan di masa yang akan datang. Orang tua juga berperan untuk mengarahkan anak sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki oleh masing-masing anak. Hal ini dikarenakan anak mempunyai bakat yang berbeda-beda. Anak memiliki hak untuk mewujudkan cita-citanya. Anak harus selalu dingatkan agar tidak larut dalam situasi libur sekolah yang tidak menentu seperti saa tini.

Menurut Grant Thornton, para orang tua akan lebih mudah dalam menjalankan perannya jika mereka mau melakukan beberapa hal berikut:

  1. Menyediakan waktu ekstra saat mendampingi anak belajar Absennya sosok guru dalam tatap muka di sekolah kini digantikan oleh sosok orang tua di rumah. Kehadiran orang tua saat masa pembelajaran jarak jauh mengembalikan peranan dan tanggung jawab utama orang tua di dalam pendidikan anak-anaknya. Selain itu, orang tua juga dapat membantu meningkatkan semangat belajar Orang tua sebaiknya mengambil peranan lebih dalam membantu menjelaskan materi yang belum dipahami anak. Hal ini akan dapat menjembatani keterbatasan bertanya langsung pada guru saat pembelajaran secara Daring.
  2. Kenali teknologi lebih jauh. Banyaknya program maupun aplikasi untuk menyelenggarakan sesi pembelajaran jarak jauh yang interaktif membutuhkan pemahaman lebih dari orang tua. Hal itu demi memastikan anak-anak mereka nyaman dalam menimba ilmu dengan cara yang relative Melimpahnya pilihan startup edutech sebagai tambahan opsi bagi anak untuk belajar lebih optimal tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua..
  3. Asah Keterampilan Bersama Anak Belajar di rumah secara Daring memiliki implikasi hilangnya kegiatan tambahan yang biasanya didapatkan di sekolah secara Mulai kegiatan ekstrakurikuler hingga kegiatan bermain dengan teman sebaya menjadi sulit untuk dilakukan.
  4. Orang tua memastikan anak belajar dengan Orang tua membantu anak agar dapat belajar dengan aman serta efektif, baik di sekolah maupun di rumah, baik secara Luring maupun Daring. Jangan lupa untuk mempraktekkan protocol kesehatan sebelum dan sesudah belajar.
  5. Beri Semangat Anak untuk Belajar Secara Daring. Anak cenderung mudah bosan dan kehilangan semangatnya, oleh karena itu,Parents perlu mendukung dengan memberikannya Jika belajar di rumah, ciptakanlah suasana yang menyenangkan. Anak juga bisa diberikan ruangan khusus untuk belajar agar tidak terdistraksi oleh mainan atau benda elektronik lainnya selain yang digunakan untuk belajar.
  6. Orang tua bisa menghubungi guru jika mengalami Dalam pembelajaran Daring, orang tua berperan sebagai guru di rumah yang ikut menyampaikan materi kepada anak. Apabila mengalami kendala terkait pembelajaran, misalnya tidak memiliki waktu untuk mengajari anak, maka Parents bisa menghubungi guru atau Dinas Pendidikan setempat untuk menemukan solusi yang tepat.

Dengan demikian, mereka mampu melewati masa sulit yang terjadi saat ini dengan tetap memiliki semangat belajar yang tinggi untuk berbagai ilmu yang bermanfaat. Dengan ini akan membuahkan sinergitas antara guru, anak dan orang tua sehingga tujuan pembelajaran akan mudah tercapai meskipun dalam kondisi Pandemi Covid-19 yang mengharuskan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh.

*Fahimul Ilmi, M.Pd, adalah Guru Mapel Akidah Akhlak pada MTs Negeri Gresik

PAT: Tolak Ukur Pencapaian Kompetensi Peserta Didik Selama PJJ
PAT: Tolak Ukur Pencapaian Kompetensi Peserta Didik Selama PJJ

PAT: Tolak Ukur Pencapaian Kompetensi Peserta Didik Selama PJJ

BENJENG.MTsN Gresik. Mengacu pada Kalender Pendidikan (kaldik) tahun pelajaran 2020/2021, Penilaian Akhir Tahun (PAT) berlangsung pada awal bulan Juni 2021. Meski masih dalam masa Pandemi Covid 19, namum lembaga pendidikan baik Swasta maupun Negeri tetap mengadakan kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT).

Penilaian Akhir Tahun (PAT) dilakukan guna mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester genap. Hal itu dilakukan sebagai tolak ukur capaian kompetensi dan evaluasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama satu semester. Cakupan penilaian yang di ukur meliputi seluruh indikator yang mempresentasikan semua Kompetensi Dasar (KD) pada semester genap.

Penilaian Akhir Tahun (PAT) di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menggunakan CBT via e-Learning. Sebelum waktu pelaksanaan, guru Mapel di beri tugas untuk menyusun soal PAT berdasarkan kisi-kisinya, selanjutnya soal tersebut di uploud oleh Panitia PAT ke e-Learning. Peserta didik tinggal masuk ke e-Learning dengan menggunakan akun masing-masing untuk mengerjakan soal PAT.
Saat PAT berlangsung, peserta didik masuk di aplikasi berbasi website dengan alamat link. https://um.mtsngresik.online/, membuka beranda CBT dengan memasukan token dan langsung mengerjakan sesuai mata pelajaran yang berlangsung.

Berdasarkan jadwal Panitia, bapak Suwadi, mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT) dilaksanakan selama delapan hari, dimulai hari Rabu, 02 s.d Kamis, 10 Juni 2021. Untuk waktu pelaksanaan terdiri atas dua sesi, sesi pertama dimulai pukul 07.00 08.30 WIB, sesi kedua dimulai pukul 10.45 12.15 WIB.

Selain itu, dalam pelaksanaan PAT, peserta didik kelas 7 dan 8 diharuskan datang ke madrasah. Dengan membawa HP, Smartphone, Gedget beserta data internet sendiri sendiri. Peraturan dibuat seperti itu, lanjut bapak Suwadi, hal itu mengacu pada hasil evaluasi setiap tugas peserta didik yang diketahui masih banyak yang tidak mengerjakan saat di rumah.

Oleh karena itu, di saat pelaksanaan PAT, peserta didik harus di datangakan untuk menghindari adanya absen (off), juga dimanfaatkan oleh setiap guru mapel unutk menagih tugas tugas selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang belum di kerjakan dan dikumpulkan yang nantinya dipakai untuk memberi nilai dalam raport.

“Kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT) di MTs Negeri Gresik dilaksanakan dengan mendatangkan peserta didik secara terbatas di madrasah. Hal tu sesuai dengan peraturan pemerintah yang membatasi hanya 50% dari jumlah keseluruhan peserta didik tatap muka di madrasah. Dengan tujuan, agar tidak terjadi penularan virus Covid 19, juga tidak terjadi munculnya cluster baru di lembaga pendidikan.

“Selama proses pelaksanaan PAT, madrasah tetap mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan, dengan melakukan penerapan satu kelas terdiri dari 15 anak berjarak 1 meter, pengechekan suhu, cuci tangan, dan memakai masker,” ungkap Pamuji selaku kepala Madrasah. (abd)

MTs Negeri Gresik Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama
MTs Negeri Gresik Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama

MTs Negeri Gresik Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama

Memasuki hari ke-24 di Bulan Ramadhan 1442 H yang penuh berkah ini, menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan Keluarga Besar Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik, dalam acara santunan anak yatim dan buka bersama. Kamis, (06/05)

Bertempat di Masjid Ibnu Sina, kegiatan buka bersama dan santunan anak yatim di isi dengan pembacaan istighotsah yang di pimpin oleh Moh. Zainuri selaku Waka Humas. Acara berlangsung penuh khidmat, meski di kemas secara sederhana.

Pamuji, selaku kepala Madrasah, dalam sambutannya menyampaikan ucapan banyak terimakasih atas kedatangan anak-anak. Beliau mengajak untuk selalu mensyukuri atas apa yang sudah diperoleh. Semakin banyak syukur, maka Allah pasti akan menambah lagi. Hal itu sesuai dengan janji Allah yang ada dalam Al-Qur’an “Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7).

MTs Negeri Gresik Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama

MTs Negeri Gresik Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama

Selain mengajak untuk bersyukur, beliau juga mengingatkan untuk selalu menjadi pribadi yang bermanfaat, salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang Muslim. Seorang Muslim lebih diperintahkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain, bukan hanya mencari manfaat dari orang atau memanfaatkan orang lain. Ini adalah bagian dari implementasi konsep Islam yang penuh cinta, yaitu memberi.

“Mari kita berbuat kebaikan dimanapun kita berada selama kita masih bisa”, ungkapnya.

“ Mari kita do’akan donatur kegiatan santunan ini, mereka dari keluarga besar Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik. Semoga rezeki yang dimiliki barokah, dan keluarga diberikan kesehatan serta dilindungi oleh Allah SWT. Khusus untuk MTs Negeri Gresik, semoga diberikan kesuksesan dan kejayaan dalam menjadikan madrasah yang bermutu, hebat dan bermartabat sesuai dengan visi dan misi Madrasah,” pinta Pamuji dalam do’a bersama anak-anak yatim. (Humas)

Alhamdulillah, Pelajar MTsN Gresik Persembahkan Medali Perak dan Perunggu di Ajang Numerasi Nasional Sesion 1th oleh POSI
Alhamdulillah, Pelajar MTsN Gresik Persembahkan Medali Perak dan Perunggu di Ajang Numerasi Nasional Sesion 1th oleh POSI

Alhamdulillah, Pelajar MTsN Gresik Persembahkan Medali Perak dan Perunggu di Ajang Numerasi Nasional Sesion 1th oleh POSI

Lagi, lagi, dan lagi. Kedua pelajar MTsN Gresik ini selalu menorehkan prestasi pada ajang yang mereka ikuti. Mereka adalah Fatimatul Hikmiah dari kelas 8 A dan Dhea Choirina Eka Maylani dari kelas 8 A.

Berkompetisi secara online, pada tanggal 24 April 2021, Hikmah dan Dhea mengkuti ajang Olimpiade Numerasi Nasional Sesion 1Th yang di selenggarakan oleh Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI). Dengan ucapan Alhamdulillah, mereka berdua meraih prestasi dengan persembahkan medali perak dan perunggu pada bidang mata pelajaran Matematika SMP.

Tidak pernah bosan, Meski ajang yang mereka ikuti sama, tetapi pengalaman yang didapat tentu berbeda. Hal ini yang membuat Hikmah dan Dhea tetap semangat dan aktif mengikutinya.

Keberhasilan yang mereka dapatkan mendapat apresiasi yang besar dari Pamuji selaku kepala Madrasah.

“Selamat atas prestasi yang di raih, semoga pribadi semakin berkualitas, dan ilmu yang barokah, tetap semangat meraih prestasi,” kata Lucky Liss Setya Rini. (Humas)

Shafiyah, Pelajar MTsN Gresik Raih Medali Emas di Ajang Olimpiade Sains Ramadhan (OSR) 2021
Shafiyah, Pelajar MTsN Gresik Raih Medali Emas di Ajang Olimpiade Sains Ramadhan (OSR) 2021

Shafiyah, Pelajar MTsN Gresik Raih Medali Emas di Ajang Olimpiade Sains Ramadhan (OSR) 2021 pada

Benjeng.MTsN Gresik. Ramadhan penuh berkah, Alhamdulillah, pelajar MTsN Gresik kembali menorehkan prestasi di ajang Olimpiade Sains Ramadhan 2021.

Ajang OSR diselenggarakan oleh Indonesian.Scientist untuk mencari bakat dan kompetensi pelajar di bidang mata pelajaran Matematika, IPA, dan IPS tingkat SMP skala Nasional.

Pelajar MTsN Gresik, Shafiyah Nur Aini kelas 8A, berhasil merebut juara 1 dengan medali Emas di ajang Olimpiade Sains Ramadhan (OSR) 2021 bidang Matematika SMP. Kamis, (22/04).

Prestasi yang di raih oleh anak didiknya menjadi indikator keberhasilan madrasah sebagai madrasah hebat bermartabat.

“Selamat kepada Shafiyah Nur Aini atas medali emas yang di raih. Semoga barokah dan menginspirasi”, ucap Hj. Lucky Liss Setya Rini, – Waka Kesiswaan MTsN Gresik.

Raih Runner Up Juara 3 Story Telling Tingkat Nasional, Pelajar MTsN Gresik Sukses Bawakan Cerita Ajisaka
Raih Runner Up Juara 3 Story Telling Tingkat Nasional, Pelajar MTsN Gresik Sukses Bawakan Cerita Ajisaka

Raih Runner Up Juara 3 Story Telling Tingkat Nasional, Pelajar MTsN Gresik Sukses Bawakan Cerita Ajisaka

Benjeng. MTsN Gresik – Selalu menciptakan prestasi, tak bosan-bosan pelajar MTsN Gresik satu ini. Ia selalu meraih juara dalam setiap ajang kompetisi yang diikuti baik Lokal, Provinsi, maupun Nasional. Siapa lagi kalau bukan Lillah Maghfiratul Karimah. Ia kembali berhasil menggondol Runner up juara 3 lomba Story Telling tingkat Nasional di ajang SMAKERS English Competition (SEC) 2021 yang di selenggarakan oleh SMA Katolik Kesuma Mataram.

Lomba diselenggarakan secara daring dalam dua gelombang. Untuk bacth 2 dijadwalkan tanggal 2 Maret – 2 April 2021. Peserta di minta menampilkan isi story yang dibawakan dengan durasi 8-10 menit. Video di uploud di YouTube channel.

Kompetisi SEC ini berlangsung secara sportif dan ketat, karena di akhir babak penyisihan peserta di ambil empat nominasi terbaik. Nomintor tersebut harus melakukan live peeformance hari Jum’at, (09/04) melalui aplikasi zoom.

Alhamdulillah, berkat do’a semua dan bakat yang di miliki Lillah, akhirnya ia lolos dan meraih juara 3 (Runner up) pada lomba katagory Story Telling. Pengumuman disiarkan dalam acara Awarding Live Minggu, (11/04).

Lillah mengaku, persiapannya tidak ada yang istimewa. Karena ia sudah sering mengikuti lomba story telling secara daring. Hanya butuh membenahi pronounsation, intonasi, ekspresi, dan pendalaman isi cerita. Selanjutnya tinggal practice and practice.

Perasaan haru dan gembira di rasakan oleh Lillah, karena ia menjadi peserta yang mewakili Provinsi Jawa Timur dalam Kanca Nasional di ajang SEC 2021. Prestasi yang mengharumkan nama madrasah (MTsN Gresik) sekaligus kota tempat tinggalnya.

Ucapan selamat dan rasa syukur terucap dari Pamuji selaku kepala Madrasah atas prestasi Lillah, terus pacu dan asah bakat yang dimiliki. Semoga tetap mempertahankan prestasinya, Aamiin. (abd)

Pelajar MTsN Gresik Persembahkan Medali Emas, Perak, dan Perunggu di Ajang OSM 2021 Pusat Prestasi Matholi' MA Matholi'ul Huda Bugel Jepara Tingkat Nasional
Pelajar MTsN Gresik Persembahkan Medali Emas, Perak, dan Perunggu di Ajang OSM 2021 Pusat Prestasi Matholi' MA Matholi'ul Huda Bugel Jepara Tingkat Nasional

Pelajar MTsN Gresik Persembahkan Medali Emas, Perak, dan Perunggu di Ajang OSM 2021 Pusat Prestasi Matholi’ MA Matholi’ul Huda Bugel Jepara Tingkat Nasional

Benjeng.MTsN Gresik – Berpacu dalam prestasi, keberhasilan dan torehan pundi-pundi medali yang diraih oleh anak didiknya merupakan sebuah indikator bahwasanya madrasah berkembang dan maju.

Pamuji, kepala MTsN Gresik terus berupaya semaksimal mungkin dengan memunculkan berbagai inovasi agar dalam kepemimpinannya MTsN Gresik menuai kejayaan. Sebuah amanah yang besar dan dibutuhkan kerja sama, kerja keras dan kerja cerdas kepada semua belah pihak.

Di masa Pandemi Covid-19, hampir seluruh kegiatan dilaksanakan secara daring, begitu juga even olimpiade. Peran maksimal dari para pembimbing mata pelajaran sangat di butuhkan untuk mengantarkan anak didiknya berpacu dalam prestasi. Hal itu terbukti, partisipasi di setiap ajang kompetisi selalu membawa anak didiknya meraih prestasi.

Kali ini, Alhamdulilah, pelajar MTsN kembali meraih pundi-pundi medali pada ajang Olimpiade Sains Madrasah (OSM) yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Matholi’ MA Matholi’ul Huda Bugel Jepara pada tgl 4 April 2021

Dua bidang mata pelajaran yang diikuti oleh pelajar MTsN Gresik, IPA (Biologi, Fisika) dan PAI akhirnya membuahkan hasil yang apik. Bersaing dengan ratusan pelajar meski secara daring karena kondisi masih dalam masa Pandemi Covid-19, hal itu tidak membuat pelajar MTsN Gresik berpangku tangan. Mereka tetap optimis, berjuang untuk membersembahkan hasil yang terbaik.

Pelajar yang meraih prestasi di bidang mata pelajaran IPA Fisika adalah Talitha Rifdah Farella kelas 8A dengan medali perak. Untuk Bidang mata pelajaran IPA Biologi meraih medali Perunggu atas nama Nadia Pratiwi dari kelas 8A.

Sedangkan untuk bidang mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) atas nama Kayla Azzahwa Dwi Agustya dari kelas 7H dengan medali emas, Khoirotun Niswah dari kelas 8A dengan medali perak, Nadia Pratiwi 8A dengan medali perak, Emiliya Sulfia Wati dari kelas 8B dengan medali perak.

“Selamat, semoga anak didik MTsN Gresik tetap mempertahankan prestasi di bidang kompetensinya masing-masing, terus melangkah menggapai prestasi,” kata Pamuji. (abd)