Penulis: Husnul Abid


MTsN Gresik – Avrillia Diva Candini, peserta didik kelas IX-A MTsN Gresik, berhasil meraih Juara 2 pada ajang Nasional English Festival (NEF) tahun 2023 di Malang.

Ajang bergengsi tahunan tingkat nasional ini diadakan oleh HMJ Bahasa Inggris-FKIP Universitas Islam Malang (UNISMA). Minggu, (26/11)

Ajang NEF juga merupakan sebuah ajang kompetisi untuk mengasah keterampilan Bahasa Inggris baik tingkat perguruan tinggi, SMA sederajat maupun SMP sederajat, yang mana dalam acara tersebut menandingkan 5 jenis perlombaan; English Olympiad, Story Telling, Speech Contest, News Anchor, dan Debate.

Berprestasi bisa dilakukan dimanapun, tidak terbatas pada ruang dan waktu. Di mana ada kesempatan, pasti ada jalan untuk meraih prestasi. Itulah yang dilakukan oleh Diva, kepiawaiannya dalam membawakan Story Telling selalu berhasil merebut hati Juri.

Kali ini sukses membawakan cerita “Martha Christina Tiahahu” Diva berhasil masuk babak Penyisihan, dipilih 5 peserta untuk tampil secara offline di UNISMA.

“Alhamdulillah, saya sudah mengirimkan video ke panitia untuk diseleksi masuk babak penyisihan yang akan diambil 5 besar, dan Alhamdulillah saya lolos dan akan tampil final dengan 5 peserta terpilih”. Cerita Diva.

Score 179 dari kriteria penilaian yang didapat, akhirnya mengantarkan Diva dinobatkan menjadi juara 2 di ajang NEF tahun 2023 ini. Keberhasilan yang diraih tentunya tidak luput dari peran orang-orang baik disekelilingnya, bapak ibu guru yang selalu mendoakan, teman-teman yang mensuport dan tentunya orang tua yang selalu mendampinginya.

“Trimakasih banyak atas bimbingan dan doa buat Diva, semoga Diva selalu menjadi peserta didik yang selalu mengharumkan nama madrasah melalui Story Telling pada setiap ajang yang diikutinya.” Ungkap Pamuji, kepala madrasah. (Humas)

MTsN Gresik – Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menggelar Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2023. Peringatan ini secara Nasional digelar setiap tanggal 25 Nopember. Jum’at, (24/11)

Peringatan Hari Guru Nasional diikuti oleh seluruh peserta didik dan dewan Guru di halaman madrasah secara khidmat.

Dalam kesempatan yang sama, sebanyak 9 Guru menerima piagam penghargaan dari kepala Madrasah atas pengabdiannya selama lebih dari 20 Tahun di MTsN Gresik. Mereka adalah bapak Imam Syafi’i, bapak Abdul Karim, bapak Ach. Nuril Huda, bapak M. Nur Kholis, ibu Mamnu’ah, Moh. Zainuri, ibu Lilik Hidayati, ibu Nur Muhanik, dan ibu Siti Fathonah.

Momen mengharukan, perwakilan peserta didik memberikan kesan dan pesan dalam Peringatan Hari Guru Nasional yang berlangsung, peserta didik terpilih atas nama Claranisa Puteri Prayogi dari kelas 8D, dalam kesan yang disampaikan, ia mengucapkan terimakasih kasih banyak atas jasa yang diberikan bapak ibu guru dalam membimbing anak-anak, tanpa guru kami bukanlah apa-apa. Dengan kesabaran dan keikhlasan membimbing kami sehingga kami mengerti dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan barokah.

“Tetap bimbing kami , tegur kami jika berbuat salah, dan istiqamahkan kami dalam setiap lantunan do’a agar kami menjadi manusia yang Sholeh dan Sholehah, serta bermanfaat bagi Agama, Nusa dan Bangsa.” Pesan Clara.

Peringatan Hari Guru di MTs Negeri Gresik ditandai dengan pemberian Bungah sekaligus sungkem kepada seluruh dewan guru, Bungah diberikan oleh peserta didik dari kelas yang sudah terpilih untuk mewakili. Bapak ibu guru memberikan doa supaya ilmu yang didapat bermanfaat dan barokah di masa depan.

“Semoga ilmunya bermanfaat dan barokah, tetap belajar yang rajin, dan jangan lupa shalat lima waktu di jaga dengan baik sampai kapanpun dan di manapun berada.” Do’a Ustadz Nuril Huda, Guru Fiqih.

Semakin menambah keseruan dan kegembiraan di Peringatan Hari Guru Nasional yaitu penampilan kreativitas peserta didik. Diantaranya adalah baca Puisi, drama musikalisasi, tari Tradisional, dan….

“Momentum Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2023 ini, semoga keluarga besar Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik bisa Istiqomah mencetak generasi yang berprestasi dan berkarakter, Aamiin.” Ungkap Pamuji selaku Kepala Madrasah. (Humas)

MTsN Gresik – Prestasi kembali di raih oleh peserta didik MTs Negeri Gresik. Sebuah ajang bergengsi mempertemukan peserta dari berbagai daerah untuk berkompetisi menjadi yang terbaik, juga menjadi wadah ajang silaturahmi bertukar pengalaman dan saling berbagi.

Di helat secara Online dan Offline, Ajang bergengsi itu adalah “ISC’2023” Islamic Student Competition dengan tema “Youth Of The Future” yang diselenggarakan oleh SMA IT Al-Hikmah Blitar dan INSIDE yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 1 (SMAMSA) Gresik.

Peserta didik MTs Negeri Gresik Avrillia Diva Candini kelas 9A ikut aktif dalam kedua ajang tersebut pada cabang Story Telling. Bersaing secara sportif dengan peserta dari berbagai daerah. Menjadi yang terbaik dari yang terbaik, berbekal pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan dalam memainkan Story Telling. Akhirnya sang Diva dinobatkan menjadi juara 2 pada ajang INSIDE dan juara 3 di ajang ASC’2023 SMA IT Al-Hikmah Blitar.

Kedua prestasi yang diraih mendapat apresiasi langsung dari kepala madrasah bapak Pamuji. Ia sangat terharu dan bangga atas keberhasilannya meraih prestasi yang membanggakan nama madrasah.

“Selamat dan sukses untuk Diva, semoga keberhasilan dalam meraih prestasi dijadikan motivasi bagi teman-teman berprestasi juga”. Ungkapnya. (Humas)


MTsN Gresik – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Gresik menggalang dana sosial untuk warga Palestina. Jumat, 17/11). Kegiatan diawali dengan pembiasaan shalat Dhuha, selanjutnya peserta didik berkumpul di halaman madrasah membaca surat Yasin dan berdo’a sebelum kegiatan pembelajaran di mulai.

Penggalangan dana dibantu oleh anggota OSIS. Mereka berkeliling ke tiap anak dengan membawa kotak yang bertuliskan “Pray for Gaza Palestina” untuk mengambil shadaqah yang sudah dibawah. Beragam besaran uang yang diberikan untuk disumbangkan ke saudara muslim di Palestina.

Sebelumnya, Abdul Aziz selaku Waka Kesiswaan menyampaikan bahwa apa yang kita lakukan hari ini adalah sebuah perhatian dan solidaritas kepada warga Palestina. Mereka adalah saudara kita, yang saat ini mengalami musibah bertubi-tubi. Oleh karenanya, Ia mengajak untuk mendonasikan sebagian dari apa yang kita miliki untuk membantu saudara warga Palestina.

Almira, ketua OSIS menungkapan rasa prihatn terhadap kondisi warga Palestina saat ini. Kami sebagai saudara sesama mulim sangat sedih. Banyak anak-anak kecil meninggal dalam persitiwa tersebut. Oleh karenanya, sebagai bentuk solidaritas kami mengajak kepada seluruh teman-teman untuk mendoakan agar musibah ini cepat berakhir, juga mengulurkan tangan memberikan donasi terbaiknya untuk berbagi bersama saudara warga Palestina.

Sementara itu, bapak Pamuji selaku kepala madrasah sangat mengapresiasi kegiatan penggalangan dana hari ini. Ia juga mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh peserta didik yang memberikan dana sosialnya, juga kepada bapak dan ibu guru, juga karyawan yang juga turut berpartisipasi.

“Kegiatan penggalangan dana ini sebagai bukti bahwa peserta didik memiliki rasa empati yang sangat tinggi bagi saudara warga Palestina”. Tutup Pamuji.

Setelah dilakukan penghitungan oleh anggota OSIS, dari hasil kegiatan penggalangan dana sosial untuk saudara Palestina, terkumpul dana sebesar 9.155.100. Dana akan disalurkan melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik.

“Semoga kebaikan yang kita lakukan berbuah pahala yang berlimpah dan dapat membantu warga Palestina”. Harap Sutoyo, Waka Humas. (Humas)

MTsN Gresik – Prestasi kembali ditorehkan oleh peserta didik MTsN Gresik. Kali ini dalam ajang Literasi lomba Cipta Puisi dan Cerpen. Pengumuman hasil kompetisi tersebut berdasarkan surat keputusan nomor 004/LMN-2/BP/XI/2023. Dalam surat tersebut dinyatakan nama-nama peserta yang meraih penghargaan berdasarkan kriteria penilaian.

Lomba Cipta Puisi dan Cerpen Tingkat Nasional 2023 yang diikuti diselenggarakan oleh penerbit PT Bara Pustaka Group pada tanggal 06 s.d 27 Oktober 2023 telah berakhir pada tanggal 10 November 2023. Lomba diikuti oleh 1.335 peserta untuk cabang lomba cipta puisi, dan 1.007 peserta untuk cabang lomba cipta cerpen. Penerbit PT Bara Pustaka Group.

Secara teknis, Panitia pelaksana telah menghimpun seluruh karya peserta untuk selanjutnya dinilai oleh juri yang bertugas. Adapun penilaian lomba dibagi menjadi lima (4) kategori yaitu Juara 1, 2, 3, 10 Penulis Terbaik, Penulis Terpilih, dan Peserta.

Alhamdulillah, peserta didik telah mengikuti secara Online dalam ajang kompetisi Cipta Puisi dan Cerpen akhirnya meraih prestasi pada kategori Penulis Terpilih.

Untuk Cipta Puisi di raih oleh Alifya Yeza Azharine kelas 8B dan Almira Chandra Dewi dari kelas 8H. Sedangkan untuk lomba Cerpen di raih oleh Naufal Fadlur Rokhman dari kelas 9E, Nur Aisya Dewi K kelas 8G, dan Muhammad Ramadhan Zafitra kelas 7A.

Lebih lanjut, berdasarkan keputusan panitia pelaksana, hasil karya lomba cipta Puisi akan terbit ISBN dan dibukukan dalam Antologi Puisi berjudul “Tarian Terakhir Matahari”. Sedangkan Hasil karya lomba cipta Cerpen akan terbit ber-ISBN dan dibukukan dalam Antologi Cerpen berjudul “Kalau TAKUT, Jangan DIBACA!”.

Kepala madrasah, bapak Pamuji sangat bersyukur atas torehan prestasi peserta didiknya dalam bidang Literasi. “Saya bangga sekali dan berterima kasih atas kerja kerasnya mengikuti ajang ini, dan Alhamdulillah usaha dibalas dengan buah yang manis”. Kata Pamuji.

Di kesempatan yang sama, Abdul Aziz selaku Waka Kesiswaan juga mengucapkan selamat atas Raihan prestasi anak-anak dalam karya Literasi. “Selamat dan sukses, jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi”. Ucap Abdul Aziz. (Humas)

Kegiatan rutin sholat Dhuha pagi ini berbeda. Seluruh siswa MTsN Gresik didampingi Bapak/Ibu guru membentangkan karpet dan sajadah di halaman masjid Ibnu Sina MTsN Gresik guna melaksanakan Sholat Dhuha yang dilanjutkan dengan Sholat Gaib, Istighosah, Sholawat Asyghil dan khotmil Qur’an. Kegiatan ini ditujukan untuk mendoakan para sahabat di Palestina.

Kegiatan diawali Sholat Dhuha dengan imam Bapak Abdul Aziz, M.Pd. Dilanjutkan dengan Sholat Gaib dengan Imam Bapak Zainul Ulumil Izza, S.H. Selepas melaksanakan Sholat Gaib, dipimpin oleh Bapak Achmad Nuril Huda, S.Ag anak-anak diajak untuk melantunkan istighosah bersama. Sholawat Asyghilpun dilantunkan dengan khidmat dipimpin oleh Bapak Sutoyo, S.Pd.

“Rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan memupuk keimanan seluruh warga MTsN Gresik. Kegiatan akan dilanjutkan Khotmil Qur’an perwakilan dari setiap kelas.” Papar kepala Madrasah, Bapak Pamuji, M.Pd
(Humas).

Alhamdulillah, ucap syukur kehadirat Allah SWT.

Selamat dan sukses terus mengukir prestasi kali ini di raih dibidang Pencak Silat Tingkat Nasional

1. Claranisa Puteri Prayogi (8D) Juara 1 Seni Tangan Kosong Tk Pra Remaja Putri
2. Nasafa Dwi Aulia (8F) Juara 1 Seni Tangan Kosong Tk Pra Remaja Putri
3. Nanda Eka Anjelita (8F) /Keyla Salsabila (8H) Juara 1 Seni Ganda Tk Pra Remaja Putru
4. Davarico Marvell Saputra (8G) Juara 2 Tanding Kelas H Tk. Pra Remaja Putra

dalam acara Majapahit National Heroes Competition
tingkat Nasional yang diadakan oleh IPSI Kab. Mojokerto
pada tanggal 3 s.d 5 November 2023
di GOR Mayangkara Yonif Raider 503 Kab. Mojokerto
sukses selalu buat kakak
(Humas)

MTsN Gresik – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-95, Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik menggelar upacara secara khidmat di halaman madrasah, Senin, (30/10). Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di mulai pukul 07.00 WIB, Bertindak sebagai pembina upacara, bapak Moh. Ayisyuddin Guru SKI.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 tahun ini mengusung tema “Bersama Majukan Indonesia”. Tema ini mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan berkolaborasi dalam memajukan Indonesia.

Moh. Ayisyuddin selaku pembina Upacara mengutarakan awal terbentuknya Sumpah Pemuda yaitu pada rapat pertama yang diselenggarakan di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond pada tanggal 27 Oktober 1928, beberapa tokoh seperti Soegondo Djojopoespito dan Muhammad Yamin menyampaikan pidato mereka tentang pentingnya persatuan.

Muhammad Yamin juga menyampaikan bahwa terdapat lima faktor yang dapat memperkuat Indonesia yakni sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan. Kemudian di rapat kedua yang diselenggarakan di Gedung Oost-Java Bioscoop pada tanggal 28 Oktober 1928, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro membahas mengenai pentingnya pendidikan kebangsaan bagi anak-anak. Sedangkan di rapat ketiga yang diselenggarakan di Gedung Indonesische Clubhuis Kramat membahas tentang pergerakan nasional dan gerakan kepanduan. Dalam rapat yang diselenggarakan pada tanggal 28 Oktober 1928 tersebut juga dibacakan ikrar pemuda yang hingga saat ini kita peringati sebagai hari Sumpah Pemuda.

Oleh karenanya, peringatan Sumpah Pemuda seharusnya tidak hanya sekedar ceremonial dengan menggelar Upacara Bendera dan menceritakan sejarah terbentuknya peristiwa Sumpah Pemuda. Lebih dari itu, sebagai generasi bangsa harus benar-benar bisa memiliki komitmen memajukan bangsa, serta dapat mengaplikasikan nilai-nilai Sumpah Pemuda yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan madrasah.

Diantara komitmen yang harus dibangun sebagai pelajar adalah; pertama, meningkatkan kualitas diri, artinya seorang pemuda khusunya pelajar wajib memiliki komitmen meng-updete dirinya baik dari segi pendidikan, keterampilan, maupun karakter. Dengan kualitas diri yang baik, pemuda khususnya pelajar Indonesia dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi bangsanya. Kedua, berkarya dan berinovasi, artinya seorang pemuda khsusunya pelajar harus mencoba hal-hal positif yang baru. Belajar bagaimana bisa meraih prestasi baik akademik mauapun non akademik. Kalau tidak memiliki keberanian mencoba, maka sampai kapapnpun tidak akan pernah tahu kemampuan kita. Dan yang ketiga, berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa, dengan terlibat aktif dalam beberapa organisasi seperti OSIS, maka wawasan akan kebangsaan akan dimiliknya sehingga mempunyai jiwa Nasionalisme yang tinggi,

Terkait prestasi, Abdul Aziz selaku Waka Kesiswaan selalu mendorong peserta didik untuk mencoba mengeluarkan potensi yang dimilikinya, karena setiap anak pasti memiliki potensi yang harus dikeluarkan. Sebab kita tidak akan pernah tau kemampuan atau potensi yang kita miliki, manakala kita tidak mengeksplor. Dan jika potensi itu terlihat, maka harus dikembangkan untuk meraih prestasi karna madrasah juga berkomitmen untuk membimbing bagi peserta didik yang berprestasi. Hal ini merupakan bentuk dari komitmen berkarya dan berinovasi dalam pendidikan. (humas)

MTsN Gresik – Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik melaksanakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P2RA). Kegiatan P5P2RA ini dilaksanakan oleh kelas VIII di Semester Ganjil. Tema kegiatan P5P2RA adalah “Bangunlah Jiwa Raganya”. Dengan tema ini, diharapkan peserta didik bisa menerapkan sehat jasmani dan rohani. Membangun jiwa peserta didik adalah memiliki jiwa dan mental yang sehat, dapat menjadi teladan bagi siapapun, dan memiliki sikap religius.

Rangkaian kegiatan pada P5P2RA dengan tema “Bangunlah Jiwa Raganya” diantaranya yaitu senam bersama, sosialisasi kesehatan, dinamika kelompok, Asesment Nutrition and Table Manner, serta do’a bersama.

Sebelum mulai, kegaiatan P5P2RA dibuka oleh Waka Kesiswaan Abdul Aziz, bertempat di Gedung Sport Center (GOR) dengan diikuti oleh seluruh peserta didik kelas VIII dan didampingi oleh wali kelas serta guru mata pelajaran. Kamis, (26/10)

“Sehat itu mahal”. Kata Abdul Aziz saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan P5P2RA. Maka dari itu, “mari kita bersama-sama menjaga kesehatan dengan memperhatikan asupan makanan, menjaga kebugaran tubuh dengan membiasakan berolahraga”. Lanjutnya.

Salah satu indikator disiplin adalah sehat. Kalau tubuh kita sehat, maka aktifitas yang dilakukan setiap hari bisa terlaksana dengan baik, termasuk menjaga kedisiplinan di lingkungan madrasah. begitulah salah satu materi yang disampaikan oleh guru BK ibu Yuyun saat meberikan sosialisasi tentang kesehatan.

Selain pembiasaan berolahraga, asupan nutrisi dalam makanan juga harus diperhatikan. Melalui kegiatan asesment nutrition and table manner, peserta didik diajarkan secara langsung bagaimana cara memenuhi nutrisi tubuh dengan makanan yang sehat, terdiri dari karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Asupan-asupan tersebut dapat menjadikan tubuh sehat dan kuat.

Etika saat makan pun perlu diperhatikan. Cara makan, Etika makan berhubungan dengan cara kita menggunakan alat untuk menyantap makanan atau bisa juga berhubungan dengan bagaimana cara makan seperti berdoa sebelum dan sesudah makan, menggunakan tangan kanan, makan harus dari pinggir, dan lainnya. Oleh karenaya, mengajarkan peserta didik tata cara makan yang baik itu sebuah kewajiban.

Melalui Table Manner ini diharapkan peserta didik memiliki pengetahuan, ketrampilan, serta pengalaman tentang etika saat makan. Diharapkan pembiasaan baik ini diimplementasikan dalam pergaulan di masyarakat.

Kegiatan P5P2RA diakhiri dengan do’a bersama setelah shalat Dhuhur berjamaah. Berdo’a agar jiwanya juga sehat, dengan kalimat-kalimat thoyyibah penyejuk kalbu yang akan mendorong peserta didik untuk berfikir secara jernih dan tenang. Sehingga pikiran dan perilaku bisa berjalan seimbang. (Humas)

Video Cuplikan Kegiatan dapat disaksikan di Instagram MTsN Gresik

5 Peserta Didik MTsN Gresik Terima Sumbangan Kacamata

5 Peserta Didik MTsN Gresik Terima Sumbangan Kacamata

(MTsN Gresik) – Peserta didik MTs Negeri Gresik menerima bantuan kacamata dari madrasah. Peserta didik yang menerima bantuan ini dikarenakan mereka mengalami gangguan sakit mata, sehingga mereka merasa tidak nyaman ketika mengikuti proses pembelajaran.

Sakit mata yang dialami peserta didik disebabkan mata meraka minus, sehingga perlu tindakan untuk mengatasinya. Melalui guru BK ibu Yuyun, madrasah berinisiatif memberikan bantuan kacamata kepada peserta didik yang mengalami mata minus. Lima Peserta didik mengalami mata minus mulai dari C minus 0,75, 1,50, 1,75, dan 2.25.. Hal itu sesuai dengan hasil pemeriksaan dari UKS saat kegiatan Skrinning bersama UPT. Puskesma Metatu.

Kini, 5 peserta didik – Mahfudho D. Dari kelas 9B, Olivia Carisa P. Dari kelas 7J, Prika Yunita dari kelas 7I, Nur Anifa dari kelas 7J, dan Auliya Anggelika O. dari kelas 7F– sudah menerima kacamata dari madrasah. Tindakan pemberian bantuan kacamata ini merupakan wujud kepedulian madrasah terhadap peserta didik, agar peserta didik tetap bisa mengikuti kegiatan pembelajaran dengan nyaman.

Kepala madrasah bapak Pamuji berharap bantuan kacamata yang diterima peserta didik dapat meningkatkan kegiatan belajarnya. “Mudah-mudahan peserta didik yang sudah mendapatkan kacamata ini bisa meningkatkan kegiatan belajarnya dilingkungan madrasah dan di rumah” kata Pamuji.

Mahfudho, peserta didik kelas 9B, satu dari 5 penerima bantuan kacamata, ia mengaku telah merasakan keluhan di matanya. Setelah memakai kacamata, Mahfudho bisa beraktifitas kembali belajarnya mengenakan kacamata. “Saya ucapkan terimakasih banyak atas bantuan kacamatanya, saya bisa belajar dengan tenang sekarang, tidak mengalami kesulitan dalam penglihatan.”Ucapnya.

Sementara itu, bapak Sutoyo selaku Waka Humas, juga mengungkapkan pentingnya tindakan pemberian bantuan kacamata ini, “Memberikan bantuan kepada peserta didik yang membutuhkan kacamata merupakan bukti nyata dari nilai-nilai Sosial dan kepedulian yang dijunjung tinggi di Madrasah ini. Hal ini juga mencerminkan komitmen kami untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan dukungan penuh Madrasah terhadap perkembangan potensi setiap siswa.” (Humas)