Category Archive : Berita Utama

Terimakasih atas doanya, dari Lomba Final di SMKTIG anak-anak kita berhasil meraih Juara Umum dgn rincian sbb :

Juara 1Puisi diraih oleh Alifiya Yeza Azarine

Juara 2 Stand Up comedy diraih oleh Mohammad Ilham

Juara 1 Drama diraih kelompok A ( Awillu dkk)
Awwilu Sayyidah Maulidyah
Adelina Calista Valda
Sintya Kirani Putri
Sheila Ayu M.P.

Juara 2 Drama diraih kelompok B (Sesa dkk)
Sesa Naila Z.P
Maulidyah K.A.
Tesya Shilla P.D.
Yohana Zahra
Dwi Rahma Nanda S.

Juara 3 Pidato diraih Ahmad Sholihul Widad

Juara 2 Story Telling diraih Avrillia Diva candini

Juara 3 Story Telling diraih oleh Awwilu Maulidiya

Juara 1 Musikalisasi Puisi diraih Erik Setiawan dan Yoyon

Terimakasih kepada semua bapak ibu pembimbing 🙏

mtsn-gresik-bersholawat2-2022

MTsN Gresik – 12 Rabiul Awal adalah hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Seluruh Umat Muslim memperingatinya sebagai bentuk rasa cinta dan kasihnya kepada Rasulullah SAW. Banyak ragam kegiatan pun dilakukan sesuai dengan tradisi dan budaya daerah setempat untuk mewarnai peringatan ini.

MTs Negeri Gresik mengadakan kegiatan bersholawat dalam rangka puncak peringatan Hari Santri Nasional dan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Habib Anis Syahab, Senin (24/10)

Tujuan diadaknnya kegiatan ini adalah “Dengan Sholawat Mari Tumbuhkan Kecintaan Kepada Rasulullah.” Matsanegres Bershalawat ini dilaksanakan di GOR, dihadiri oleh seluruh guru dan karyawan, seluruh peserta didik dan wali murid kelas 7, 8, dan 9. Turut hadir juga dari Kantor Kemenag Kab. Gresik, Komite MTs Negeri Gresik, MAN 2 Gresik, MIN 1 Gresik, MIN 2 Gresik, Pejabat Pemerintah Desa Metatu, serta ketua Almuni MTsN Gresik, dan masih banyak lainnya.

Kegiatan pra acara dibuka dengan lantunan sholawat dari group Banjari MTsN Gresik, selanjutnya tampilan Ahbabul Musthafa dari Lamongan semakin menambah semangat pecinta Rasulullah SAW dalam melantunkan sholawat ala an-Nabi.

Achmad Nuril Huda selaku Panitia mengatakan bahwa sebagai Muslim kita wajib merayakan maulid (hari lahir) sebagai bentuk rasa kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Lebih lanjut ia mengatakan, “Surga dan kenikmatannya akan menjadi keberuntungan bagi siapa saja yang bershalawat dan memohonkan selamat serta berkah atas Rasulullah SAW. Tuturnya penuh kecintaan kepada Nabi SAW.

Pada acara inti, juga diselingi Mau’idhoh hasanah yang diisi langsung oleh Habib Anis Syahab dari Jakarta, beliau menyampaikan bahwa cara agar bertemu dengan Nabi SAW adalah dengan banyak membaca shalawat. Dengan bershalawat kepadanya, maka kita mengakui bahwa kita sangat mengidolakan Nabi SAW. Dengan bershalawat, sedikit demi sedikit hati yang akan tertutup itu akan terbuka. Sehingga, perlahan tapi pasti, cahaya atau syafa’at dari Rasulullah SAW akan dengan mudahnya masuk pada hati kita.

Lantunan sholawat menggema bersama Habib Anis Syahab dengan diiringi oleh Ahbabul Musthafa, semua berlomba-lomba untuk meraih syafa’at Baginda Rasulullah SAW.

upacara-hari-santri-2022

Berdaya, kata Menag Yaqut Qolis, menandai pribadi santri yang selalu siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara.
Berdaya juga mengandung makna bahwa santri dengan segala kemampuannya, bisa menjadi apa saja tidak hanya ahli ilmu agama, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Tujuan agama adalah memuliakan manusia. Dengan belajar agama, memperdalam ilmu pengetahuan, diharapkan santri akan mampu melaksanakan tujuan agama yaitu menjaga harkat martabat manusia atau hifdzunnafs.

Zainuri selaku penyampai amanat pada hari ini di upacara peringatan hari Santri MTsN Gresik menegaskan, Santri ada untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan Indonesia. Mengemban semangat untuk belajar dan berbakti pada negeri. Santun, hormat, sendiko dawuh adalah sosok khas Santri yang menjaga marwahnya.

Semoga anak-anak MTsN Gresik sebagai santriwan santriwati dapat mengemban amanat dan menjadi sosok yang sukses dunia dan akhirat. Pungkas Pamuji selaku Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik.

#harisantrinasional
#harisantri
#berdaya#menjagamartabat#kemanusiaan
#Matsanegres

(MTsN Gresik) – Kedisiplinan dalam mutthalaah dan muraja’ah Al Qur’an menjadi kunci keberhasilan bagi penghafal Alquran (Tahfidz). Itulah yang selalu dilakukan oleh anak-anak yang bergabung dalam ekstrakurikuler Tahfidz setiap harinya sebelum melaksanakan kegiatan belajar di kelas. Selain menghafal al-Qur’an, program Ekstrakurikuler Tahfidz di MTs Negeri Gresik juga mengikutkan anak-anaknya di berbagai ajang lomba Tahfidz. Hal ini yang dilakukan oleh Muhammad Zainul Ulumil Izza selaku Pembina dan pembimbing Ekstra Tahfidz.

Alhamdulillah, di ajang “Festival Anak Muslim” yang diselenggarakan oleh Gress Mall, prestasi kembali di raih oleh peserta didik MTs Negeri Gresik. Kali ini datang dari peserta didik kelas 7-B Almira Azzalia Alysa Putri.

Ajang Festival Anak Muslim diselenggarakan oleh official Gress Mall dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Bertempat di lantai LG Gress Mall, Festival Anak Muslim tingkat Kabupaten diikuti oleh peserta dari jenjang TK s.d SMP sederajat dengan aneka jenis lomba seperti pildacil, mewarnai, kaligrafi, dan Tahfidz.

Momentum tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh madrasah dengan mengikutsertakan peserta didik dari ekstrakurikuler Tahfidz. Secara teknis, untuk kategori lomba Tahfidz jenjang SMP peserta memilih dua surah yaitu surah Al Kahfi dan Yasin. Tim juri akan menilai dengan kriteria kelancaran, makhraj, dan tajwid.

“Alhamdulillah, hasil penilaian tim juri ananda Almira Azzalia Alysa Putri peserta didik MTs Negeri Gresik meraih juara 1. Minggu, (16/10)

“Saya sangat senang dan bangga dengan capaian ini, meski teman-temannya belum beruntung, yang terpenting MTs Negeri Gresik sudah terwakili dengan salah satu prestasi anak didiknya dalam bidang Tahfidz. Ini yang membuat harum nama madrasah.” Ucap Muhamad Zainul Ulumil Izza, selaku pembimbing Ekstrakurikuler Tahfidz.

Prestasi ini disambut baik oleh kepala madrasah Pamuji, beliau mengucapkan rasa syukur dan berterima kasih banyak atas bimbingan untuk anak-anak ekstrakurikuler Tahfidz.

(MTsN Gresik) – Bulan Oktober, bulan dengan nomor urut sepuluh. Sebagaimana halnya dengan bulan lain, ia juga memiliki hari-hari penting yang melekat padanya. Seperti Hari Kesaktian Pancasila, Hari Batik Nasional, Hari Surat-Menyurat Internasional, dan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia.

Selain itu, ada pula hari bersejarah yang juga kita peringati pada bulan ini, yaitu Hari Sumpah Pemuda. Hari itu menjadi dasar sebuah perayaan tahunan mengenai kebahasaan dan kesusastraan, yang kita kenal sebagai Bulan Bahasa dan Sastra.

Momentum tersebut dimanfaatkan oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik untuk menggelar serangkaian kegiatan. Kegiatan yang bertajuk “gerakan sehari menulis cerpen dan puisi”.

Gerakan tersebut menghasilkan karya “satu kelas satu buku” (SAKESABU) dan “satu guru satu cerita inspiratif” (SAGUSACI) dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda dan Bukan Bahasa diikuti tidak hanya peserta didik, namun juga melibatkan guru dan karyawan madrasah. Rabu, (12/10)

Menurut Kastinah selaku ketua pelaksana “kegiatan menulis cerpen dan puisi ini bertujuan untuk menumbuhkan minat dan hobi menulis di kalangan peserta didik. Juga untuk meningkatkan kegiatan literasi.” Ungkapnya.

Secara teknis, kegiatan menulis cerpen dan puisi dilaksanakan di masing-masing kelas dengan didampingi oleh wali kelas. Peserta didik menulis dikertas minimal dua lembar ukuran folio untuk cerpen dan minimal tiga paragraf untuk puisi dengan memilih judul bebas.

Sementara guru dan karyawan menulis di ruang guru, di perpustakaan, di gajebo, bahkan ada yang sambil berjalan-jalan guna mendapatkan inspirasi.

Berdasarkan penilaian dari tim juri, karya dari masing-masing kelas akan diambil juara terbaik 1,2, dan 3 setiap kategori dan juga juara individu terbaik 1,2, dan 3 dari kelas 7,8, dan 9 . Begitupun juga karya dari bapak ibu guru dan karyawan akan mendapatkan juara terbaik 1,2, dan 3.

“Semua karya baik cerpen dan puisi dari masing-masing kelas nantinya akan di daftarkan ISBN dan di bukukan menjadi karya buku antologi.” Tambah Kastinah penuh optimis.

Dalam kegiatan menulis cerpen dan puisi ini, Pamuji selaku kepala madrasah berharap peserta didik mampu meningkatkan kreativitas dalam bidang bahasa dan sastra. Selain itu, pengembangan karakter perlu di biasakan dalam bentuk kesadaran akan pentingnya menulis sebagai sarana untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan secara estetis. Sehingga outputnya peserta didik akan lebih mencintai bahasa dan sastra Indonesia sebagai jati diri bangsa dalam kehidupan sehari-hari. (abd)

Madrasah dengan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)nya merupakan wadah satu-satunya untuk menjalankan program kesehatan di lingkungannya. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan melalui UKS di madrasah antara lain: imunisasi, screening, pembinaan kader UKS, dan pembinaan lingkungan sehat.

Untuk memantau seluruh aktivitas kegiatan kesehatan peserta didik di madrasah, maka Tim Pembina UKS MTs Negeri Gresik memberikan buku raport kesehatan kepada seluruh peserta didik.

Seperti kegiatan Screening hari ini, Rabu, (12/10) seluruh peserta didik membawa buku “Raport Kesehatanku” hasil dari penilaian Tim Petugas Kesehatan Puskesmas akan di catat di buku tersebut.

Layaknya raport akademik, buku raport kesehatan UKS dengan nama “Raport Kesehatanku” merupakan buku catatan riwayat kesehatan anak di lingkungan madrasah. buku Raport tersebut diisi oleh Tim UKS bekerjasama dengan petugas kesehatan saat melakukan pemeriksaan.

Melalui buku “Rapor Kesehatanku” madrasah dapat mengetahui track record permasalahan kesehatan peserta didik sehingga ketika terdapat permasalahan kesehatan pada siswa, sekolah dapat memberikan penanganan yang tepat

Buku Raport Kesehatanku ini dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI Direktorat Bina Kesehatan Anak
Direktorat Jendral Bina Gizi dan KIA Tahun 2014 sesuai jenjang pendidikan. Di dalamnya memuat catatan kesehatan, terdapat beberapa penilaian. Misalnya, riwayat kesehatan anak. Para siswa ditanya seputar riwayat kejang hingga kelainan bawaan yang pernah dialami. Termasuk riwayat kesehatan keluarga. Baik penyakit menular maupun tidak menular.

Selain catatan kesehatan, juga memuat seputar informasi kesehatan. Buku Raport tersebut menjelaskan tentang berbagai risiko kesehatan yang bisa dialami anak-anak sampai remaja. Di antaranya, kesehatan reproduksi dan infeksi menular seksual.

“Upaya memaksimalkan peran terhadap fasilitas yang dimiliki madrasah terus dilakukan guna menjadikan madrasah hebat bermartabat, mandiri berprestasi, berprilaku mencintai dan melestarikan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujar Pamuji (abd)

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu program pokok Trias UKS. Pelayanan kesehatan yang dimaksud meliputi skrining kesehatan anak atau yang lebih dikenal dengan penjaringan kesehatan, pemantauan kesehatan, serta penyuluhan kesehatan.

Sebagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan peserta didik, Tim Kesehatan Puskesmas UPT Metatu, Benjeng melakukan Tes Screening. Kegiatan Screening diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 7, 8, dan 9 MTs Negeri Gresik. Rabu, (12/10)

Kegiatan Screening yang berlangsung di MTs Negeri Gresik meliputi; penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tensi darah, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan mata dan telinga, serta golongan darah.

Urwati, selaku pembina UKS MTs Negeri Gresik menyampaikan bahwa kegiatan Screening ini merupakan kerjasama UKS MTs Negeri Gresik dengan Tim Kesehatan Puskesmas UPT. Metatu, Benjeng yang bertujuan sebagai upaya deteksi dini bagi kesehatan peserta didik.

Tim Kesehatan Puskesmas, dr. Nova menambahkan bahwa kegiatan Screening tidak hanya melakukan pemeriksaan, namun memberikan feedback bagi anak yang mengalami masalah dalam kesehatan agar secepatnya di bawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kepala madrasah, pamuji menyampaikan bahwa, “Kegiatan ini sangat baik dan sangat membantu madrasah untuk mendeteksi kesahatan anak sekolah sebagai upaya peningkatan kualitas kesehatan generasi muda. Ia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada tim Puskesmas UPT Metatu yang sudah memberikan pelayanan terbaiknya kepada anak-anak kami. (abd)
Sumber : MTsN Gresik

(MTsN Gresik) – Ribuan peserta didik MTs Negeri Gresik melaksanakan Shalat Dhuha, Dzikir dan Istighosah. Kegiatan sebagai bentuk pembentukan karakter spritual dan mental peserta didik ini dilaksakan di masjid Ibnu Sina. Dengan di dampingi oleh bapak dan ibu guru serta karyawan. Jumat, (07/10)

Pelaksanaan sholat Dhuha di MTs Negeri Gresik ini rutin dilaksanakan setiap pagi, tepatnya sebelum pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM dengan jadwal yang telah ditentukan.

Pada kesempatan kali ini, pelaksanaan shalat Dhuha disertai dengan Dzikir dan Istighosah. Menurut Abdul Aziz selaku Waka Kesiswaan, kegiatan Dzikir dan Istighotsah yang dilaksanakan setelah shalat Dhuha berjamaah dijadwalkan satu kali dalam satu bulan karena kegiatan tersebut merupakan progam pembiasaan MTs Negeri Gresik.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Dzikir dan Istighosah dengan di pimpin oleh guru Agama yang dilaksanakan hari ini memiliki tujuan yaitu, pertama; meminta kepada Allah SWT agar keluarga besar MTs Negeri Gresik diberikan keselamatan dan kesehatan, serta kelancaran dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan di madrasah, kedua; mendoakan keluarga besar MTs Negeri 19 Jakarta Selatan atas musibah yang terjadi pada tanggal 6 Oktober 2022 menelan korban 3 anak meninggal dan 2 luka dirawat di rumah sakit, ketiga; sebagai sesama saudara muslim, turut berduka cita atas tragedi pada tanggal 1 Oktober 2022 di stadion Kanjuruhan Malang yang menimpa suporter Arema, dan keempat; menyambut bulan Nabi SAW, bulan Rabiul Awwal yang di nanti-nantikan oleh ummat-nya.

Sementara itu, Kepala Madrasah Pamuji berharap agar program pembiasaan karakter spritual peserta didik MTs Negeri Gresik berjalan Istiqomah, “mohon untuk bapak dan ibu seluruhnya baik guru dan karyawan selalu mensupport dan ikut mendampinginya.” Kata Pamuji penuh harap.

Selain itu, beliau juga ikut turut berduka cita atas beberapa musibah yang di alami dalam sepekan ini, datang dari keluarga kita yaitu musibah di MTsN 19 Jakarta Selatan dan Tragedi Stadiun Kanjuruhan Malang yang menelan korban ratusan nyawa.

“Semoga korban jiwa yang meninggal khusnul khatimah ditempatkan di sisi Allah SWT, juga korban yang masih dirawat diberikan kesembuhan dan keluarga yang di tinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, serta kekuatan oleh Allah SWT Amin.” Tutup Pamuji dalam doanya. (abd)

Kab. Gresik (MTsN Gresik) – Meraih juara tentu menjadi impian bagi setiap peserta dalam ajang kompetisi yang diikutinya. Hal itu dibuktikan oleh Diva Avrilia Candini, peserta didik kelas 8-A MTs Negeri Gresik. Ia kembali menorehkan juara Runner-up 3 tingkat SMP sederajat di ajang English Contest (Econ-SPIKIZI) season 1 yang diselenggarakan oleh Rihand Creative Malang, Jawa Timur secara online.

SPIKIZI (Speak Easy) adalah lomba mendongeng tingkat Nasional dimana para peserta akan bercerita dalam bahasa Inggris dengan gaya kreatif mereka. Peserta akan diberikan waktu 10 menit untuk penampilannya.

Selain itu, peserta diperbolehkan menggunakan kostum, gambar, alat peraga dan bahan pendukung lainnya untuk membuat cerita lebih menarik. Sedangkan kriteria penilaian lomba terdiri dari Materi (tata bahasa, kosa kata, intepretasi cerita, dan pengucapannya), dan Penampilan ( interaksi, intonasi, dan ketepatan waktu)

Rangkaian perlombaan yang diikuti oleh Diva dimulai dari babak penyisihan dimana Diva meng-upload video rekaman berdurasi 10 menit beserta naskah ceritanya. Di babak ini dipilih 5 peserta untuk maju ke babak final dengan penampilan zoom di depan dewan juri berdurasi 7 menit.

Alhamdulillah, dari rangkaian proses perlombaan, kategori D tingkat SMP sederajat dengan tema “Finding Yourself or Growing Up”, Avrilia Diva Candini kelas 8-A dinobatkan sebagai Runner Up 3 Story Telling di ajang yang diselenggarakan oleh Rihand Creative SPIKIZI Sesi 1 Malang Jawa Timur.

Waka Kesiswaan, Abdul Aziz mengatakan, kemampuan berbahasa Inggris Avrilia Diva Candini sangat bagus, apalagi ketika bisa menjadi beberapa karakter tokoh dalam cerita. “Keunikan itu yang saya lihat, terutama dari segi karakter bahasa. Selain itu, dari segi mental cukup bagus, bisa bersaing dengan peserta lainnya dari berbagai daerah,” ujarnya.

“Selamat dan sukses untuk Diva, terimakasih sudah mempersembahkan yang terbaik buat madrasah, pertahankan terus prestasi di setiap ajang yang diikutinya, semoga bisa lebih baik.” Pungkas Pamuji kepala madrasah. (abd)

MTsN Gresik – Pelaksanaan kegiatan proses pembelajaran di MTs Negeri Gresik ada yang berbeda. Biasanya Guru dan Karyawan mengenakan busana Putih Hitam pada hari Senin dan Selasa, begitu juga dengan peserta didik yang mengenakan busana Putih Biru. Akan tetapi pada hari ini, Selasa (4/10) seluruh warga MTs Negeri Gresik mengenakan pakaian batik.

Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan, melainkan dalam rangka memperingati hari batik Nasional yang tepat pada tanggal 2 Oktober 2022.

“Batik merupakan hasil kekayaan budaya bangsa sekaligus menjadi simbol persatuan. Dengan berbatik, tidak ada lagi strata sosial, kaya maupun miskin. Karena batik menunjukkan kolektivitas dan kebersamaan.” Ungkap Pamuji kepala madrasah saat memberikan makna dalam peringatan hari batik Nasional di tahun 2022 ini.

Tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai Peringatan Hari Batik Nasional, biasanya peringatan tersebut ditandai dengan mewajibkan pegawai memakai baju batik di setiap instansi pendidikan maupun non pendidikan.

13 tahun yang lalu tepatnya 9 Oktober 2009 batik ditetapkan sebagai daftar Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO atau Warisan Budaya Takbenda (WBTb) pada sidang UNESCO di Abu Dhabi.

Penetapan itu merupakan yang ketiga kalinya bagi Indonesia setelah Keris dan Wayang yang terlebih dahulu masuk daftar ICH UNESCO.

Peringatan hari batik Nasional di MTs Negeri Gresik disambut dengan antusias oleh warga madrasah. Terlihat dari peserta didik yang mengenakan baju batik dengan rapi sebagai wujud kebanggaan atas budaya Indonesia.

“Saya senang dan bangga mengenakan baju batik, selain sebagai hasil kekayaan budaya Nusantara, mengenakan baju batik juga terlihat menawan, gagah dan elegan.” Kata Hafis kelas 8-J.

Guru Seni Budaya, Urwati mengungkapkan bahwa batik menjadi ciri khas bangsa. Mengenakan batik berarti mencintai budaya. Oleh karenanya, mari selalu cintai dan jaga warisan nenek moyang kita dengan terus melestarikannya.

Sementara itu, Waka Humas, Sutoyo mengatakan, “sebagai Pemuda Penerus Bangsa, Selaku siswa-siswi MTs Negeri Gresik harus terus melestarikan keberadaan batik sebagai warisan budaya yang memiliki nilai seni tinggi.

“Selamat hari batik Nasional 2022, lestarikan budaya, bangga mengenakan batik” Pungkasnya. (abd)