Category Archive : Berita Utama

MTs Negeri Gresik terus berupaya mencetak generasi unggul melalui torehan prestasi peserta didik baik di bidang akademik maupun non akademik.

Kepala MTs Negeri Gresik Pamuji menyampaikan bahwa MTs Negeri Gresik berupaya keras secara sistematis untuk meningkatkan potensi akademik dan non akademik peserta didik. “Selama ini MTs Negeri Gresik fokus dalam pembinaan siswa dibidang akademik dengan diimbangi pembinaan dibidang non akademik,” terangnya. Senin, (21/11).

Prestasi akademik bisa dilihat dari beberapa perolehan medali dalam ajang lomba olimpiade bertaraf nasional. Tercatat di bulan Nopember 2022 terdapat 27 penghargaan medali baik perak, perunggu, dan emas telah ditorehkan oleh peserta didik MTs Negeri Gresik. Gaung prestasi peserta didik MTs Negeri Gresik terdengar di berbagai ajang perlombaan baik ditingkat kabupaten, tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional. “MTs Negeri Gresik akan terus bebenah dengan melaksanakan bimbingan yang lebih intens,” tegas Pamuji

Ria Harmonis, salah satu Peserta Didik dari kelas 8-B peraih prestasi dalam bidang mata pelajaran PAI mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas hasil yang dicapai. Ia dan teman-temannya selalu optimis saat mengikuti olimpiade. “Berkat bimbingan dan motivasi dari semuanya, alhamdulillah kami bisa ikut andil menambah deretan prestasi di MTs Negeri Gresik,” ungkapnya.

“Kami bertekad untuk menciptakan peserta didik yang unggul dan berprestasi, tidak hanya di bidang akademik, termasuk prestasi di bidang non-akademik. Oleh karena itu, kami berupaya untuk memberikan dukungan secara maksimal kepada peserta didik untuk meraih prestasi pada ajang bergengsi,” ungkap Abdul Aziz, Wakabid Kesiswaan MTs Negeri Gresik.

Paskibra MTs Negeri Gresik (Pasmagres) kembali membawa harum nama madrasah dengan menjadi Juara 1 Purwa peserta SMP sederajat dalam Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) Pusaka S.4 Tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan oleh SMAN 1 Krembung, Sidoarjo. Sabtu (12/11)

Kak Wildan selaku pembina merasa sangat bersyukur, bangga dan bahagia atas keberhasilan yang diraih oleh pasukan Pasmagres tersebut.

Dengan torehan prestasi ini, Pamuji selaku kepala madrasah, menyatakan bahwa secara otomatis nama lembaga MTs Negeri Gresik terbawa harum oleh prestasi yang diraih oleh Pasmagres di ajang LKBB tersebut.

“Trimakasih banyak atas sumbangsih prestasi untuk madrasah, kami ucapkan selamat kepada anak-anak yang bergabung di Pasmagres, begitu juga dengan Pembinanya Kak Wildan semoga tetap semangat membimbing anak-anak,” ungkap Pamuji.

Lebih lanjut, “Ke depannya, torehan prestasi oleh pasukan Paskibra MTs Negeri Gresik ini bisa dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan lagi baik di level Provinsi maupun Nasional,” kata Abdul Aziz selaku Waka Kesiswaan.

(MTsN Gresik) – Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 Nopember menjadi momen reflektif untuk memberi makna atas pengorbanan para pahlawan yang telah gugur di medan perang dalam “Pertempuran 10 Nopember 1945” di Surabaya. Oleh karenanya, momentum ini diperingati dengan menggelar upacara bendera diberbagai Daerah, khususnya di satuan pendidikan.

Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik sebagai satuan pendidikan Negeri tidak mau melewatkan momentum bersejarah ini. Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pahlawan digelar di halaman madrasah dengan diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, dan karyawan. Kamis, (10/11)

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Matsanegres menjalankan kepercayaan untuk menaikkan Sangsaka Merah Putih dan diiringi oleh Lagu Kebangsaan Indonesia Raya oleh marching band Giri Sangkakala Nada. Upacara Peringatan Hari Pahlawan berjalan dengan khidmat.

Lagu Gugur Bungah, persembahan dari Regu Paduan Suara (Padus), dinyanyikan sebagai rasa untuk mengenang jasa para Pahlawan yang telah gugur di medan perang.

Lagu Gugur Bungah, mengisyaratkan bagi seluruh Bangsa Indonesia, khususnya para pelajar untuk lebih membangkitkan nilai-nilai kepahlawanan serta meningkatkan kecintaan kepada tanah air kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Imam Syafi’i selaku Pembina Upacara dalam amanatnya, “peristiwa Pertempuran 10 Nopember 1945 di Surabaya sebagai pertempuran pertama dan terbesar dengan pasukan Jepang setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, dengan memakan korban jiwa yang sangat besar. Oleh karenanya, untuk menghargai jasa-jasa para pahlawan maka kita sebagai pelajar harus lebih menghormati dan menghargai bapak dan ibu guru, jadilah pelajar yang pintar dan cerdas dengan akhlak (karakter) yang baik dan memiliki ketekunan dan semangat belajar.” Pinta Syafi’i kepada seluruh peserta didik.

Di akhir amantnya, ia mengajak kepada seluruh peserta upacara untuk meneriakkan “Pekik Perjuangan”

“Merdeka, Merdeka, Merdeka,”
“10 Nopember, Hari Pahlawan…”
“Kota Pahlawan, Surabaya.”
“Takbir, Allah Akbar, Allah Akbar, Allah Akbar.” (abd)

MTsN Gresik – Torehan prestasi kembali diraih oleh peseta didik MTs. Negeri Gresik dalam berbagai event olimpiade online selama bulan Oktober 2022.

Kurang lebih 37 prestasi ini dicapai dari berbagai mata pelajaran. Meskipun penyelenggaraannya secara online namun tidak menyurutkan semangat para peserta didik dalam mengikutinya.

Pamuji, kepala MTs. Negeri Gresik menandaskan bahwa peserta didik tetap dimotivasi untuk mengikuti kegiatan semacam ini. Paling tidak mereka akan mengetahui seberapa jauh kemampuan mereka dibanding dengan temannya yang lain di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Lita Sova selaku koordintaor Olimpiade menyatakan bahwa keikutsertaan peserta didik dalam olimpiade akan terus dipantau dan dievaluasi sampai mereka benar-benar mempunyai daya saing yang tinggi untuk mengikuti kegiatan serupa baik yang dilaksanakan secara online maupun offline.

Peran serta berbagai unsur harus ada, dalam hal ini Abdul Aziz selaku Waka Kesiswaan MTs Negeri Gresik berharap, “semoga di Bulan November ini prestasi dari Peserta Didik MTs Negeri Gresik lebih banyak dan lebih baik lagi. Oleh karenanya, mohon dukungan dan bimbingan dari seluruh bapak dan ibu guru untuk menumbuhkan bakat dan minat anak baik akademik maupun non akademik. Sehingga peserta didik yang belum pernah mengikuti ajang lomba bisa termotivasi untuk mengikutinya.”

(MTsN Gresik) – Sebagai Mahasiswa tentu akan merasakan pengalaman yang berbeda manakala terjun langsung dalam dunia pendidikan. Aktifitas yang dilakukan setiap hari di perguruan tinggi tempat mereka belajar tentu berbeda dengan kondisi di mana mereka bukan lagi belajar seperti biasanya, melainkan praktek secara langsung dalam pembelajaran di satuan pendidikan.

Itulah yang dirasakan oleh 9 Mahasiswi dari Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Arab, dan Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Univeritas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, selama dua bulan mereka magang di MTs Negeri Gresik guna menjalani masa PLP II.

PLP II atau Pengenalan Lapangan Persekolahan merupakan proses pengamatan atau observasi dan pemagangan yang dilakukan mahasiswa/i Program Sarjana Pendidikan untuk mempelajari aspek pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, yang mempunyai tujuan memperkuat jati diri calon pendidik sekaligus membentuk kesiapan sebagai calon pendidik.

Banyak manfaat yang diperoleh Madrasah dalam pelaksanaan kegiatan PLP II Mahasiswi UINSA Surabaya di MTs Negeri Gresik, seperti manfaat dalam hal sumbangsih mereka saat memberikan pemikiran, tenaga, teknologi dalam perencanaan dan pengembangan perangkat pembelajaran.

Sementara bagi Mahasiswi PLP II UINSA Surabaya selama dua bulan di MTs Negeri Gresik tentunya mereka mendapatkan banyak pengalaman, diantaranya seperti pengalaman mengembangkan RPP, Media pembelajaran, bahan ajar, dan perangkat pembelajaran. Selain itu, mereka juga merasakan langsung bagaimana menjadi guru yang menggantikan guru pamong di dalam kelas bersama peserta didik, serta menjadi pengganti bagi guru yang lain yang sedang berhalangan.

Kini, telah usai sudah perjalanan mereka di MTs Negeri Gresik, selama dua bulan mengenal dan mempelajari atmosfer kehidupan di MTs Negeri Gresik, dengan suka dan duka.

Rabu, (02/11), tiba saatnya 9 Mahasiswi dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Univeritas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya di berpamitan dengan MTs Negeri Gresik dan dijemput oleh Ida Miftakhul Jannah selaku Dosen Pembimbing Lapangan.

Rangkain acara Penjemputan di laksanakan di ruang Kepala, dalam sambutannya Moh. Mushaffan selaku Waka Kurikulum dan sekaligus perwakilan dari Pimpinan Dalam sambutannya mengucapkan terima kasih banyak kepada UINSA Surabaya yang memberi kepercayaan kepada MTsN Gresik untuk menjadi kawah candradimuka bagi mahasiswanya untuk belajar mengimplementasikan ilmu yg dipelajari dikampus untuk diterapkan di dunia Pendidikan secara nyata, dan berharap kepada mahasiswa PLP II bisa meraih cita citanya.

Ibu Miftahul Jannah selaku DPL, juga memberikan ucapan terima kasihnya kepada keluarga besar MTs Negeri Gresik yang sudah menerima dengan tangan hangat dan terbuka bagi 9 Mahasiswinya dalam menjalankan PLP II.

“Semoga ilmu yang didapat di MTs Negeri Gresik bermanfaat sekaligus bisa menjadi modal bagi Mahasiswi calon pendidik yang suatu saat juga akan terjun menjadi seorang pengajar di lembaga pendidikan”. Ungkapnya.

Lebih lanjut, harapan dari Dosen DPL, “Kemitraan dalam dunia pendidikan antara UINSA Surabaya dan MTs Negeri Gresik semoga tetap istiqamah saling memberikan kontribusi bersama membangun dan memajukan madrasah,” pungkasnya. (abd)

MTsN Gresik – Sebuah upaya terus dilakukan oleh MTs Negeri Gresik sebagai optimalisasi jalannya pelaksanaan kegiatan di madrasah. Peran serta masing-masing unsur menjadi penentu maju mundurnya pelaksanaan program yang sudah terencana. Salah satunya adalah terbentuknya Satgas IMTAQ sebagai sarana membantu dan mengawal berjalannya kegiatan keagamaan di madrasah.

Sebanyak 72 anak perwakilan dari masing-masing kelas yang bergabung dalam Satgas IMTAQ Masjid Ibnu Sina memiliki peranan penting dalam membantu dan mengawal kegiatan keagamaan.

Muhammad Zainul Ulumil Izza, selaku koordinator Pokja Masjid mengatakan bahwa satgas IMTAQ Masjid Ibnu Sina ini memiliki peranan diantaranya: Menertibkan peserta didik ketika shalat jamaah di madrasah, Membantu kelancaran acara keagamaan di madrasah, Menjadi koordinator monitoring shalat 5 waktu, dan Membantu dalam menjaga kebersihan area masjid dan sekitarnya.

Seperti yang sedang berlangsung hari ini, beberapa Satgas IMTAQ (sesuai jadwal piket), membantu dalam mempersiapkan shalat Jamaah Dhuhur. Mereka berkeliling ke kelas-kelas dan melakukan penyisiran diberbagai tempat yang menjadi tempat ngumpulnya anak-anak. Serta mengawasi pelaksanaan shalat agar berjalan dengan tertib. Rabu, (02/11)

Lebih lanjut, ketua Ta’mir Masjid Ibnu Sina ini menjelaskan asal mula terbentuknya Kader Satgas IMTAQ berawal dari Studi Lapangan di SMPN 10 Malang dalam rangka MTsN Gresik menuju Asean Eco School. Dalam observasinya, ditemukan Kader Masjid dengan nama Polisi IMTAQ Masjid Al-Ikhlas, yang memiliki peranan dalam mengawal kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah. Dari sini, guru mata pelajaran Fiqih ini mencoba mengadopsi dan menerapkan di MTs Negeri Gresik. Dan akhirnya muncullah Kader Satgas IMTAQ Masjid Ibnu Sina.

Sementara itu, Abdul Aziz selaku Waka Kesiswaan menjelaskan bahwa peran serta peserta didik dalam menjaga dan melestarikan lingkungan menjadi kunci dalam terwujudnya lingkungan yang sehat, bersih, serta berbudaya lingkungan. Oleh karenanya, pembina Adiwiyata tersebut terus berupaya agar koordinator masing-masing Pokja memunculkan terobosan-terobosan dan langkah strategis sebagi upaya menjaga serta melestarikan lingkungan yang bersih dan sehat di madrasah.

Harapan dari kepala madrasah “Semoga Satgas IMTAQ Masjid Ibnu Sina ini bisa Istiqomah mengawal kegiatan keagamaan, serta membantu mewujudkan warga madrasah berbudaya peduli lingkungan”, kata Pamuji. (abd)

CEO MediaGuru dan Gurusiana, Mohammad Ihsan menetapkan 136 pemenang lomba menulis kategori siswa (Sasisabu) menjadi kabar yang menggembirakan bagi Madrasah Tsanawiyah Negeri Gresik, pasalnya dari 136 penulis yang masuk daftar pemenang, atas nama Faradiba Azzahroh kelas 7-G menjadi salah satu diantaranya. Senin, (01/11).

Ini surprise, tidak disangka di kanca Nasional dalam bidang Literasi peserta didik MTs Negeri Gresik mampu bersaing dengan peserta lainnya dan menjadi yang terbaik. Tulisan esai dengan judul “Membangun Karakter Pemuda, Melalui Diri Sendiri” mengantarkan Faradiba Azzahroh kelas 7-G menjadi salah satu pemenang lomba menulis mewakili MTs Negeri Gresik.

Lomba menulis (Sasisabu) yang diselenggarakan oleh MediaGuru itu dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda. Lomba menulis siswa bulan Oktober ini, berdasarkan keterangan yang di tulis oleh CEO MediaGuru dalam blognya, nantinya tulisan dari 136 siswa akan di bukukan menjadi sebuah buku Antologi dengan judul “Pemuda Harapan Masa Depan”

Hasil terbaik yang diraih oleh Faradiba Azzahroh ini tentu tidak lepas dari peran orang tuanya yang intens memberikan bimbingan untuk menulis, juga motivasi serta support dari Madrasah untuk anak didiknya agar mengeksplorasi bakat yang dimilikinya, yang tentunya salah satu dari beberapa bakat yang dimiliki bisa mengantarkan nya dalam prestasi. Seperti halnya Faradiba, selain memiliki bakat di Literasi, ia juga salah satu peserta ekstrakurikuler Tahfidz.

Kepala madrasah, Pamuji sangat bangga dengan prestasi Faradiba dalam bidang Literasi, ia memberikan apresiasi yang luar biasa ia juga berharap agar teman-temannya bisa termotivasi untuk menulis.

“Selamat dan sukses buat Faradiba Azzahroh, tetap semangat menulisnya, semoga di ajang-ajang yang lain bisa tetap meraih prestasi dalam bidang Literasi”. Tutupnya.

Di bawah terik mentari pagi, wajah sumringah terukir pada seluruh peserta didik MTsN Gresik. Dalam balutan pakaian adat dari berbagai suku daerah, dengan khidmat mereka melaksanakan upacara peringatan hari Sumpah Pemuda. Tak hanya itu, Bapak/Ibu guru dan staf TU juga turut serta mengenakan busana terbaiknya.

Rangkaian upacara di mulai dengan pengibaran bendera oleh tim Paskibraka. Berlanjut dengan pembacaan Ikrar Pancasila, sumpah pemuda dan menyanyikan lagu nasional diiringi oleh grup paduan suara.

Pertama:
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

Kedua:
Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Ketiga:
Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Ibu Lucky selaku pembina upacara hari ini menyatakan, peringatan meriah sumpah pemuda hari ini merupakan kolaborasi dari rangkaian puncak bulan bahasa. “Kita tanamkan nilai-nilai nasionalisme, Bhineka Tunggal Ika dengan mengenakan pakaian adat. Kita ukir sejarah dengan karya.” Ujarnya.

Bapak Pamuji selaku Kepala Madrasah juga berpesan untuk tetap semangat menggunakan Bahasa Indonesia, melestarikan Bahasa daerah dan mempelajari bahasa asing. Bangsa yang besar adalah bangsa yang terus belajar demi melanjutkan tongkat perjuangan pahlawan.

YouTube player